{"id":4727,"date":"2021-01-20T00:01:18","date_gmt":"2021-01-20T00:01:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=4727"},"modified":"2021-01-20T00:05:42","modified_gmt":"2021-01-20T00:05:42","slug":"menumpuk-bara-api-di-kepala-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=4727","title":{"rendered":"Menumpuk Bara Api di Kepala"},"content":{"rendered":"<p>DI 20012021<\/p>\n<p>Roma 12:20<\/p>\n<ul>\n<li>Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Menumpukkan bara api di atas kepala, ini adalah sebuah kiasan yg bersumber pd adat Mesir kuno di mana seseorang yang menyesali kesalahannya menunjukkan penyesalan atas kesalahan tersebut dengan membawa satu piring bara api di atas kepalanya.<\/p>\n<p>Kata bara api dlm bhsa aslinya adalah anthrax (Yunani) dan ghekalim (Ibrani) yaitu arang atau bara api dr kayu, biasa digunakan oleh org miskin utk dijadikan bahan bakar. Kata menumpuk dlm bhsa aslinya adalah so\u0304reuo\u0304 yg artinya sebuah kiasan utk membebani seseorg akan bnyknya dosa yg dia perbuat. Kepala akan terasa panas jika ada sesuatu yg terbakar di atasnya. Jd ungkapan &#8216;menumpuk bara api di atas kepala&#8217; itu pny makna spt kita sdg menyadarkan seseorg yg berseteru dg kita bhw kejahatan yg dia lakukan terhadap kita tdk kita balas dg kejahatan jg, tp dg menunjukkan diri kita bhw kita bersikap tetap baik terhadap mrka, dan tindakan kita ini akan menjd sesuatu yg membuat dirinya sadar bhw dia telah bnyk berbuat dosa, spt seseorg yg &#8216;kepanasan&#8217;.<\/p>\n<p>Mgkin kita pernah berpikir bhw tindakan itu justru akan menurunkan murka Tuhan atas org-org yg menjahati kita sbg balasan Tuhan, tp mari berpikir dg jernih. Org yg menyadari kesalahan dan dosanya lalu bertobat maka pertobatan mrka bs saja membatalkan murka Tuhan turun atas diri mrka, jd Tuhan membalas pertobatan mrka dg belas kasihan dan anugerah. Saat mrka bertobat maka Tuhan ingin kita kembali memulihkan hubungan dg mrka, dulu jd musuh, skrg menjd teman. Inilah yg Tuhan maksud dg kalau bergantung pd kita, hiduplah damai dg org lain (Roma 12:18), kitalah yg mengusahakan perdamaian dg cara membalas kejahatan dg kebaikan spya mrka sadar dan menyesali apa yg telah mrka buat yg adalah jahat dan dosa. Tuhan membalas mrka dg pengampunan, dan Tuhan membalas kita dg berkat krna kita adalah org yg menciptakan dan membw damai (Matius 5:9).<\/p>\n<p>Sulit memang meredam emosi saat kita dijahati org lain dg bgtu parahnya, namun selama kasih ada dlm diri kita, maka kita disanggupkan utk berbuat baik dan tdk mengikuti emosi kita semata.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 20012021 Roma 12:20 Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Menumpukkan bara api di atas kepala, ini adalah sebuah kiasan yg bersumber pd &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=4727\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4727","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4727","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4727"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4727\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4728,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4727\/revisions\/4728"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4727"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4727"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4727"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}