{"id":4934,"date":"2021-04-26T00:24:08","date_gmt":"2021-04-26T00:24:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=4934"},"modified":"2021-04-26T00:24:19","modified_gmt":"2021-04-26T00:24:19","slug":"mengampuni-itu-urusan-hati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=4934","title":{"rendered":"Mengampuni itu Urusan Hati"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 26042021<\/p>\n\n\n\n<p>Matius 18:35 KJV<br \/>So likewise shall my heavenly Father do also unto you, if ye from your hearts forgive not every one his brother their trespasses.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi demikian juga akan Bapa-Ku di surga lakukan pula kepadamu, jika kamu dari hatimu tidak mengampuni setiap orang saudaranya pelanggaran-pelanggaran mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengampuni itu ternyata urusan hati kita, dan kita tahu persis tdk ada seorgpun di dunia ini yg bs mengetahui isi hati org lain sehingga apakah kita mengampuni atau tidak, hanya kita dan Tuhan yang tahu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dlm perumpamaan pasal ini, sbnarnya yg dipermasalahkan adalah urusan hutang piutang antara si hamba raja ini dg kawan sesama hamba raja, urusan hutang dg raja sdh dianggap selesai sblumnya. Ini menggambarkan ttg kesalahan atau dosa yg dilakukan antar sesama manusia, bkn dosa terhadap Tuhan. Si kawan sesama hamba ini dipaksa utk tetap membayar hutangnya hingga akhirnya dimasukkan dlm penjara sampai hutangnya dibayar. Ini gambaran ttg &#8216;memaksa&#8217; org lain utk meminta maaf atau minta pengampunan dr kita, baru dimaafkan kalau &#8216;uang hrs jg dibayar dg uang&#8217; artinya balas dendam dulu baru diampuni. Tentu ini bkn prinsip kasih dlm hal mengampuni kesalahan org lain terhadap kita. Balas dendam itu bkn sebuah syarat pengampunan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berita itu sampai ke telinga raja shga spt kisah yg kita baca maka si hamba raja ini akhirnya diserahkan ke algojo, hutangnya yg dulu dianggap lunas krna tdk sanggup bayar, dimunculkan lg dan tetap dituntut utk dibayar. Tdk berbelas kasihan pd sesama dan mengampuni sesama, maka dosa kita terhadap Tuhan akan Tuhan &#8216;munculkan&#8217; kembali, bisakah menebus dosa kita terhadap Tuhan? Tdk mungkin! Jd bgmna dg dosa kita yg dulu sempat diampuni? Hanya satu cara dlm kasus ini: mengampuni dr hati kesalahan dan dosa org lain, barulah dosa kita terhadap Tuhan jg akan &#8216;diselesaikan ulang&#8217; oleh Tuhan. Apakah hati kita bs mengampuni? Tdk bs tanpa adanya belas kasihan, akan mustahil jika yg ada dlm hati itu ternyata adalah dendam.<\/p>\n\n\n\n<p>Kasih tdk mendendam, berilah maaf atau pengampunan dg tanpa syarat spt kita telah menerima pengampunan dr Tuhan dg tanpa syarat, kita hanya perlu akui dosa dan minta pengampunan. Cukuplah org lain mengakui dosa dan kesalahan yg dia perbuat pd kita, lalu kita ampuni mrka dg pengampunan yg keluar dari hati kita.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 26042021 Matius 18:35 KJVSo likewise shall my heavenly Father do also unto you, if ye from your hearts forgive not every one his brother their trespasses. Jadi demikian juga akan Bapa-Ku di surga lakukan pula kepadamu, jika kamu dari &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=4934\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4934","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4934","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4934"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4934\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4935,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4934\/revisions\/4935"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4934"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4934"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4934"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}