{"id":4987,"date":"2021-05-25T23:46:31","date_gmt":"2021-05-25T23:46:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=4987"},"modified":"2021-05-25T23:46:44","modified_gmt":"2021-05-25T23:46:44","slug":"bukan-soal-usia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=4987","title":{"rendered":"Bukan Soal Usia"},"content":{"rendered":"\n<p>DI <a href=\"tel:26052021\">26052021<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>2 Tawarikh 34:1, 3<br \/>Yosia berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga puluh satu tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.<br \/>Pada tahun kedelapan dari pemerintahannya, ketika ia masih muda belia, ia mulai mencari Tuhannya&nbsp; Daud, bapa leluhurnya, dan pada tahun kedua belas ia mulai mentahirkan Yehuda dan Yerusalem dari pada bukit-bukit pengorbanan, tiang-tiang berhala, patung-patung pahatan dan patung-patung tuangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Yosia menjd raja saat berusia 8 tahun, di usianya yg ke-16 (8+8), saat tahun ke-8 dr pemerintahannya, dia mulai mencari Tuhan dan pd usia ke-20 (8+12), sebuah pembenahan rohani dia lakukan atas bangsanya. Usia 20 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Ayah Yosia adalah Amon, kakeknya ialah Manasye, keduanya melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Apa yg membuat Yosia berbeda dr kakek dan ayahnya? Scra logika harusnya dia jg diajar ttg tata cara penyembahan berhala oleh ayahnya tp justru ketika dia msh sangat muda, ada niat dlm dirinya utk mencari Tuhan lagi. Mgkin ketika dia membaca catatan ttg sejarah bangsa Israel, dia temukan bhw ketika pd zaman pemerintahan Daud dan Salomo, bangsanya mengalami kejayaan dan disegani oleh seluruh bangsa yg ada pd saat itu, ini krna nenek moyangnya dg segenap hati menyembah TUHAN. Jd dia paham bhw utk memperbaiki keadaan bangsanya, maka perlu adanya sebuah pertobatan massal bangsanya, tdk boleh ada berhala lg di tengah bangsanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jd utk menjd seorg pelaku firman Tuhan bukanlah ditentukan oleh usia, tp oleh kesadaran bhw dlm hidup ini kita perlu Tuhan dan itu hrs dimulai ketika mulai bertobat dan bertekad utk melakukan apa yg tertulis dlm firman Tuhan atau Alkitab. Mulai usia 16 tahun, Yosia mulai mencari Tuhan dan 4 tahun kemudian dia lakukan pentahiran dg menghancurkan semua hal yg berkaitan dg berhala yg disembah oleh bangsanya. Utk bs menyembah Tuhan dg segenap hati maka semua hal yg menjd &#8216;berhala&#8217; dlm hidup kita hrs disingkirkan. Zaman ini wujud &#8216;berhala&#8217; bkn hanya scra fisik saja, tp bs jg berwujud keterikatan kita akan sesuatu, hal yg dlm pikiran kita berkata bhw kita tdk mgkin bs hidup tanpa &#8216;itu&#8217;, tdk mgkin kita menyembah Tuhan dan berhala scra bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah kita msh berusia muda? Teladani raja Yosia, mulai usia muda dia telah hidup benar di hadapan Tuhan shga dia diizinkan Tuhan tdk melihat hukuman Tuhan yg akan dijatuhkan pd bangsanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 26052021 2 Tawarikh 34:1, 3Yosia berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga puluh satu tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.Pada tahun kedelapan dari pemerintahannya, ketika ia masih muda belia, ia mulai mencari Tuhannya&nbsp; Daud, bapa leluhurnya, &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=4987\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4987","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4987","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4987"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4987\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4988,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4987\/revisions\/4988"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}