{"id":5464,"date":"2022-02-23T23:58:27","date_gmt":"2022-02-23T23:58:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5464"},"modified":"2022-02-23T23:58:39","modified_gmt":"2022-02-23T23:58:39","slug":"kristen-yang-kristen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5464","title":{"rendered":"Kristen Yang Kristen"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 24022022<\/p>\n\n\n\n<p>Galatia 5:22-23<br \/>Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,<br \/>kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Bnyk kita dengar komentar dr org non Kristen atau bahkan org Kristen sndri yg berkata bhw mrka kecewa melihat kenyataan bhw mereka yg katanya org Kristen justru hidupnya bukan mencerminkan keKristenan, tp justru terlihat sbg org yg munafik.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi apa penyebabnya? Hal yg membedakan org Kristen dan yg non Kristen itu bukan kitab sucinya, bukan tempat ibadahnya, tp siapa yg &#8216;hidup&#8217; di dalam diri seseorg. Org Kristen yg ada Roh Kudus hidup di dalamnya tentulah yg pantas disebut sbg org Kristen, dan itu pasti akan terlihat nyata dr perubahan karakternya. Hanya Tuhan yg sanggup utk mengubah dan menyempurnakan karakter setiap org, walau menurut pandangan bnyk org, tabiat karakter itu sulit utk diubah krna itu adalah bawaan dr lahir, mau dikutak katik bgmnapun, karakter tetaplah karakter, tdk bs diubah menjadi satu karakter yang berbeda atau bahkan bertolak belakang dr yg awalnya. Roh Kudus bekerja di dlm hidup seseorg dan pada waktu-Nya hasil dr pekerjaan-Nya akan terlihat dr perubahan karakter yg digambarkan dlm 9 hal yg ada di dlm buah Roh, bukan cuma satu atau dua, tp 9 hal yg ada dlm buah Roh itu akan muncul secara bersamaan, memang tidak langsung menjd karakter yg dewasa dan matang, tapi seiring berjalannya wkt, karakter itu menjadi matang dan kita menjd dewasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Spt buah dr sebuah pohon, ada tahapan yang hrs dilewati sebelum akhirnya buah itu mulai terlihat muncul dr ranting pohonnya. Jd kalau seorg Kristen belum terlihat kematangan dari karakternya, bkn berarti tdk ada Roh Kudus di dlm hidup org itu. Jgn kita menilai seseorang dari sudut pandang kita, krna itu bs saja jadi sebuah penghakiman yg menghambat orang lain utk bertumbuh rohaninya. Perlu proses &amp; waktu bagi tiap org utk bertumbuh rohaninya dulu baru kemudian muncul buah Roh dalam hidupnya. Itupun buah yg muncul tidak lgsg adalah buah yg matang, buah yg kecil, tidak manis, keras kulit dan dagingnya, dsbnya. Jd kita juga harus jujur mengakui kalau seseorg mulai terlihat adanya sedikit perubahan ke arah yg lebih baik, walaupun belum &#8216;matang&#8217; tapi suatu saat itu akan menjd karakter desa dan membawa dampak positif baik utk orang itu maupun lingkungan di mana dia berada. Di sinilah kita akan menemukan org Kristen yg Kristen, bukan sekedar beragama, tapi ada Tuhan yg hidup dlm dirinya, bukan menjd org yg munafik, tp menjd teladan dan mentor utk org yg lebih muda rohaninya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jgn cari org yg sempurna karakternya, tidak akan bs kita temukan dlm diri siapapun, tapi bertumbuhlah bersama dlm pendewasaan karakter, maka kita akan memiliki komunitas yg ilahi dan membangun kerohanian kita.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 24022022 Galatia 5:22-23Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Bnyk kita dengar komentar dr org non Kristen atau bahkan org Kristen sndri yg berkata bhw &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5464\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5464","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5464","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5464"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5464\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5465,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5464\/revisions\/5465"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5464"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5464"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5464"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}