{"id":5472,"date":"2022-03-02T00:06:36","date_gmt":"2022-03-02T00:06:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5472"},"modified":"2022-03-02T00:06:45","modified_gmt":"2022-03-02T00:06:45","slug":"berdoa-sebelum-memilih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5472","title":{"rendered":"Berdoa Sebelum Memilih"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 02032022<\/p>\n\n\n\n<p>Lukas 6:12-13<br \/>Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.<br \/>Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:<\/p>\n\n\n\n<p>Hidup ini pilihan, itu pendapat bnyk org yang sering kita dengar, dan memang bnyk pilihan yg diperhadapkan pd kita setiap harinya, dari kita bangun pagi hingga malam sebelum kita tidur.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah memilih tentu beresiko ringan hingga fatal, ada yg dampaknya sementara, tp ada jg yg dampaknya utk jangka waktu panjang dan bahkan kekal, seperti urusan ttg surga atau neraka, bagaimana kita bs memilih yg tepat, sementara kita ini hanya manusia, terbatas pengetahuannya, tidak spt Tuhan yang tahu semuanya? Contoh dlm ayat ini ketika Yesus hendak memilih 12 murid utama yg nantinya akan dijadikan rasul, Dia berdoa pada Tuhan, barulah pemilihan ditetapkan. Yesus itu kan Tuhan, knpa berdoa pd Bapa? Ingat bhw dlm keadaan diri-Nya sbg manusia saat itu, Dia mengosongkan diri-Nya, artinya ada hal yang menjd terbatas karena kondisi kemanusiaan saat itu, spt Yesus itu jadi tidak Mahahadir, Dia hanya bisa ada di satu tempat. Jadi untuk memilih 12 calon rasul-Nya, Dia perlu berdoa minta jawaban dr Bapa, siapa yang memang akan terpilih dr sekian bnyk para murid. Ini jg yg hrs kita lakukan sblum menentukan apa yg akan jd pilihan kita: berdoa dahulu pd Tuhan sblum memilih.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal yg tentunya menjd pertimbangan, bgmna kalau pilihan itu hrs ditentukan segera, tidak bnyk waktu yg diberikan utk memilih, apa yg hrs kita lakukan? Inilah gunanya kita hrs pny prinsip-prinsip kehidupan yg sesuai dg firman Tuhan, sesuatu yg kita pegang sbg acuan dlm kita bersikap dan bertindak. Pertimbangkan pilihan yg ada, apakah sesuai dg firman-Nya atau ada sisi lainnya yg tdk sesuai dg firman Tuhan. Lalu bgmba kalau semua pilihan yang tersedia itu semuanya buruk? Ambillah yang resikonya paling minim, tapi sekali lagi tetap mengacu pd kebenaran firman Tuhan. Itulah gunanya kita berdoa setiap hari dan membc Alkitab secara rutin, kita dilatih utk peka dgn kebenaran yg dr Tuhan, shga pikiran kita bisa sejalan dgn apa yg jadi kehendak Tuhan dlm hidup kita. Tetap terhubung dgn Tuhan akan memudahkan kita untuk &#8216;mendengar suara Tuhan&#8217; di saat-saat yg penting dan krusial. Ini tentunya perlu dibangun setiap saat, bukan kalau ada perlu baru berdoa pd Tuhan, setiap saat kita hrs terhubung dgn Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanya Tuhan lebih dahulu sblum memilih, ini akan menghindarkan kita dr salah memilih yg tentunya bs membuat hidup kita tdk bahagia dan mengalami kerugian yg besar nantinya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 02032022 Lukas 6:12-13Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul: Hidup ini pilihan, itu pendapat &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5472\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5472","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5472","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5472"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5472\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5473,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5472\/revisions\/5473"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5472"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5472"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5472"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}