{"id":5661,"date":"2022-06-22T00:04:14","date_gmt":"2022-06-22T00:04:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5661"},"modified":"2022-06-22T00:04:20","modified_gmt":"2022-06-22T00:04:20","slug":"kehilangan-roh-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5661","title":{"rendered":"Kehilangan Roh Tuhan"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 22062022<\/p>\n\n\n\n<p>Mazmur 51:11<br \/>Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil Roh-Mu yang kudus dari padaku!<\/p>\n\n\n\n<p>Mazmur ini Daud tulis setelah dirinya ditegur dg keras oleh Nabi Natan karna pembunuhan yang dia rencanakan atas Uria orang Het yang adalah salah seorg tentara yg sedang berperang, karna telah meniduri Batsyeba, istri Uria.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang Daud takuti adalah kehilangan Roh Tuhan dlm hidupnya, dibuang dari hadirat Tuhan, yang artinya dia tdk bs lagi dgn bebas berkomunikasi dgn Tuhan, krna dia sadar bhw perlu kekudusan supaya dirinya layak menghadap Tuhan baik di dlm doa maupun saat beribadah di Bait Suci. Ini hal yg tidak semua org miliki dalam dirinya, kita bs bandingkan dgn raja Saul, dia lebih takut utk kehilangan kedudukannya sbg raja di Israel drpd takut utk kehilangan perkenanan Tuhan. Daud sadar bhw semua yang dia punya &amp; nikmati itu karena Tuhan memberikan padanya, jd bs saja suatu saat Tuhan akan mengambilnya jika terjd sesuatu yang membuat Tuhan murka. Tapi Daud tidak mementingkan jabatannya, dia justru tidak ingin Tuhan meninggalkan dirinya, karena itulah dia berusaha berdamai dgn Tuhan dg mengakui dosanya dan memohon pengampunan dr Tuhan dan kembali hidup dlm perdamaian dgn Tuhan. Apakah kita punya pemahaman yg serupa dgn yg Daud miliki? Atau kita sama seperti raja Saul yg walaupun telah berbuat dosa tapi fokusnya masih pada takut kehilangan kedudukannya sbg seorg raja tapi tdk berusaha berdamai dg Tuhan bahkan kemudian dia jg terlibat dlm okultisme?<\/p>\n\n\n\n<p>Daud pd akhirnya tetap menjd raja hingga akhir hidupnya dan dia kembali memiliki Tuhan dalam hidupnya. Inilah dampak dr pertobatan yg diikuti dgn berdamai dgn Tuhan. Daud bukan sekedar mengakui dosanya, tapi jg menunjukkan adanya perubahan gaya hidup, tdk mengulangi dosa yg sama, walaupun akibat dr dosa yg dilakukannya itu tetap hrs dia dan keturunannya tanggung, yg penting adalah dia dgn Tuhan bs ada dlm damai sejahtera. Ini jg yg hrs kita sadari: dosa yg diakui akan diampuni Tuhan, tp akibat dari perbuatan itu tetap hrs kita tanggung dan bereskan. Tuhan memberi pengampunan, tapi kitalah yang harus menyelesaikan masalah yg ditimbulkan akibat dosa yang kita perbuat, tapi jika Tuhan berkenan utk menolong kita menyelesaikannya, itu adalah satu anugerah yg istimewa. Daud tdk condong pd apa yg dia miliki dlm dunia ini, tp dia mau utk tetap memiliki Tuhan sepanjang hidupnya. Jika Tuhan mengambil semuanya, dia rela dan sadar bhw itu sepenuhnya adalah kedaulatan Tuhan &amp; dia tdk mungkin bs mencegahnya. Bagaimana dgn kita: lebih takut kehilangan semua yang kita miliki dlm dunia ini atau lebih takut kehilangan perkenankan Tuhan dlm hidup kita?<\/p>\n\n\n\n<p>Bertobat hrs diikuti dgn tindakan nyata, setelah menerima pengampunan dr Tuhan, jgn kembali mengulangi berbuat dosa yang sama, tunjukkan bhw kita serius dgn Tuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 22062022 Mazmur 51:11Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil Roh-Mu yang kudus dari padaku! Mazmur ini Daud tulis setelah dirinya ditegur dg keras oleh Nabi Natan karna pembunuhan yang dia rencanakan atas Uria orang Het yang adalah salah &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5661\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5661","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5661","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5661"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5661\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5662,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5661\/revisions\/5662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5661"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5661"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5661"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}