{"id":5914,"date":"2022-11-11T00:01:19","date_gmt":"2022-11-11T00:01:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5914"},"modified":"2022-11-11T00:03:19","modified_gmt":"2022-11-11T00:03:19","slug":"menabur-yang-jahat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5914","title":{"rendered":"Menabur Yang Jahat"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 11112022<\/p>\n\n\n\n<p>Hosea 8:7<br \/>Sebab mereka menabur angin, maka mereka akan menuai puting beliung; gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka; tumbuh-tumbuhan itu tidak menghasilkan tepung; dan jika memberi hasil, maka orang-orang lain menelannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Apa yg kita tabur, akan kita tuai di masa depan, dan yang kita tuai ini tergantung dari perbuatan apa yang ditabur, perbuatan baik atau jahat, tapi kadang sebagian org tdk peduli akan hal ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap perbuatan kita akan memiliki 2 sisi, yaitu sisi dampak terhadap diri kita maupun org lain, dan sisi apa yg akan kita tuai di masa depan. Ini tentunya hrs kita sadari sejak awal, itu sebabnya kita hrs sadar dan berpikir sblum bertindak dan mengambil sebuah keputusan. Sebagian orang hanya mengikuti insting atau emosinya semata, nekad dan berpikir bhw apa yg dilakukannya itu sesuatu yg &#8216;baik&#8217; dan normal-normal saja, tanpa peduli dampak apa yg ditimbulkan, baik utk saat sekarang maupun utk masa depan. Tak jarang kita melihat banyaknya org yg menyesal setelah semuanya telah terjd, menyalahkan diri sndri &amp; ada yg berakhir tragis dgn membunuh diri sndri. Sebagian org malah menyalahkan org lain, tidak mau mengakui bahwa dirinya sndrilah yg salah, ada jg yg justru menyalahkan Tuhan, knp Tuhan diam dan tdk mencegah sblum semuanya terjd. Itulah sifat manusia yg ceroboh, tp sbg orang yg beriman, kita diajar utk berpikir matang sebelum bertindak atau mengambil sebuah keputusan yg penting, pertimbangkan dampaknya terhadap diri sndri dan org lain, jg apa pengaruhnya untuk masa depan kita, karena yg kita tabur akan kita tuai sesuai dgn jenis yg kita tabur.<\/p>\n\n\n\n<p>Angin menjd puting beliung, ini gambaran yang menjelaskan bhw yg kita tuai itu jauh lebih besar dan banyak drpd apa yg kita taburkan. 1 biji dari buah yang kita tanam bs menghasilkan sebuah pohon yg mengeluarkan buahnya dlm jumlah yg lebih banyak, bs puluhan hingga ratusan, kalau kita sdh menyadarinya, maka jangan ragu untuk menabur apa yg baik dan jangan gegabah untuk melakukan sesuatu yg buruk, salah atau jahat. Seringkali kita berpikir bahwa kenapa keadaan kita hari ini tdk sebaik di tahun-tahun lalu, mgkin karena kita telah melewatkan bnyk kesempatan utk melakukan hal-hal yg baik, sehingga di saat sekarang kita tdk menuai apa-apa. Pendapat yg berkata bhw kita hari ini adalah akibat dari kita di masa lalu, memang ada benarnya, kalau ingin mengalami yg baik-baik di masa depan, lakukan apa yg baik mulai dr sekarang, taburlah sesuatu yg baik maka kita jg akan menuai bnyk hal yang baik. Kalau keadaan kita sekarang kurang baik, tetaplah tabur apa yg baik karena itu akan baik pengaruhnya untuk masa depan kita. Perubahan kadang hrs kita yg &#8216;ciptakan&#8217; karena tdk baik utk selalu menyesuaikan diri dgn keadaan saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Apa yg ingin kita tabur hari ini? Pikirkan dengan matang, taburlah dgn harapan bhw suatu saat kita akan menuai hasil yang baik &amp; berdampak baik utk masa depan kita.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 11112022 Hosea 8:7Sebab mereka menabur angin, maka mereka akan menuai puting beliung; gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka; tumbuh-tumbuhan itu tidak menghasilkan tepung; dan jika memberi hasil, maka orang-orang lain menelannya. Apa yg kita tabur, akan kita &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5914\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5914","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5914","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5914"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5914\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5915,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5914\/revisions\/5915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5914"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5914"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5914"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}