{"id":5916,"date":"2022-11-12T00:03:25","date_gmt":"2022-11-12T00:03:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5916"},"modified":"2022-11-12T00:03:31","modified_gmt":"2022-11-12T00:03:31","slug":"mencari-yang-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5916","title":{"rendered":"Mencari Yang Baik"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 12112022<\/p>\n\n\n\n<p>Amos 5:14<br \/>Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian TUHAN, Allah semesta alam, akan menyertai kamu, seperti yang kamu katakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Utk menemukan sesuatu, maka kita mencarinya, jadi kalau kita mencari yg baik, berarti kita ingin menemukan hal-hal yg baik, dan apakah bs atau tdk menemukannya, tergantung bgmna caranya kita mencarinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Seandainya dibuat secara persentase, org yang baik ada berapa persen di seluruh dunia? Pasti grafiknya akan naik turun, kenapa? Karena yang sebenarnya di dunia ini tidak ada org yang baik 100% atau yang jahat 100%, artinya seseorg hari ini bs jadi org baik, di lain waktu bs menjd orang jahat, demikian jg sebaliknya, yg dulu jahat, tapi skrg jadi org baik. Pepatah yg mengatakan bhw di dunia ini yang tdk pernah berubah hanya satu hal saja yaitu: perubahan itu sendiri. Teknologi wkt kita masih kecil hingga sekarang ini sangat banyak terjadi perubahannya, contoh kecil saja, zaman dulu org bertelepon tdk bs sambil jalan, tp sekarang kita bs bertelepon sambil jalan atau saat dlm perjalanan, dulu mau telepon seseorg di luar negeri harganya mahal sekali, tp dengan menggunakan aplikasi chatting spt WhatsApp misalnya, org di ujung duniapun bs kita hubungi asalkan di sana tersedia jaringan internet. Inilah yg hrs kita pahami bhw manusia cenderung utk mengalami perubahan, termasuk dlm hal tabiat dan karakternya, kalau dlm hal rohani, bs terjadi perubahan kemurnian hati dan cara berpikir yg awalnya bersumber pd firman Tuhan namun bs bergeser menggunakan sumber yg lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Ayahnya baik belum tentu anaknya jg baik, istri sangat sabar tp suaminya pemarah, karena sdh habis kesabarannya, akhirnya suaminya dibunuh misalnya. Berita kriminalitas ada saja kita dapat temukan setiap harinya, dan terkadang si pelaku dikenal sbg org yg alim, tenang bahkan banyak berbuat baik pd org lain. Kenapa bs begitu? Ini karena penanganan emosi yg tdk tepat, suasana yg sangat menekan sehingga memaksa seseorg melakukan apa yg sebenarnya dia tdk ingunkan atau pikirkan sebelumnya. Seorg anak kecil yg tertangkap basah mencuri, ternyata karena dia sangat lapar, org tertangkap saat berjudi karena tekanan masalah ekonomi, walaupun sebagian org memang hobinya berjudi. Yg baik berubah jd jahat dan ternyata yang jahat berubah jd baik, ini realita kehidupan, dr sudut pandang Alkitab, kita tahu bhw semua manusia pernah berbuat dosa dan kesalahan, ada kecenderungan dlm diri tiap org utk berbuat dosa, tergantung bisa melawan atau kalah oleh keinginan dosa. Godaan untuk berbuat jahat itu selalu ada, tapi tergantung kita, apakah mau melakukannya atau tidak, ingatlah bhw apa yg kita tabur akan kita tuai hasilnya di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Carilah hal yg baik, bukan yg jahat, karena itu jg mempengaruhi karakter kita nantinya, karakter yg baik jgn sampai dirusakkan oleh hal-hal yang jahat, jaga diri kita baik-baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 12112022 Amos 5:14Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian TUHAN, Allah semesta alam, akan menyertai kamu, seperti yang kamu katakan. Utk menemukan sesuatu, maka kita mencarinya, jadi kalau kita mencari yg baik, berarti kita &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5916\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5916","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5916"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5916\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5917,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5916\/revisions\/5917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}