{"id":5936,"date":"2022-11-24T00:02:45","date_gmt":"2022-11-24T00:02:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5936"},"modified":"2022-11-24T00:03:47","modified_gmt":"2022-11-24T00:03:47","slug":"tetap-mengikut-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5936","title":{"rendered":"Tetap Mengikut Tuhan"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 24112022<\/p>\n\n\n\n<p>1 Samuel 12:20<br \/>Dan berkatalah Samuel kepada bangsa itu: &#8220;Jangan takut; memang kamu telah melakukan segala kejahatan ini, tetapi janganlah berhenti mengikuti TUHAN, melainkan beribadahlah kepada TUHAN dengan segenap hatimu.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal bangsa Israel meminta seorg raja pd Tuhan ternyata merupakan hal yg jahat di mata Tuhan, namun Tuhan tetap memberikannya dan melalui Samuel, Dia meminta agar bangsa Israel tetap mengikut Tuhan dan beribadah kepada-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita tentu pernah ada dlm kondisi yg mirip spt itu, saat mulai timbul kesadaran bhw apa yang telah kita lakukan itu suatu kesalahan, ada rasa takut pd Tuhan dan berusaha utk memperbaiki keadaan yg ada. Reaksi yg berbeda adalah kita justru berpikir keliru, sudah berbuat dosa, jadi ya sekalian saja buat dosa yg lain dan malah mulai menjauh dr Tuhan. Sebagian dr kita mgkin akan terlalu larut dlm penyesalan yg mendalam dan dikuasai ketakutan bhw nantinya Tuhan murka &amp; memberi hukuman yg berat. Apa yg hrs menjadi reaksi kita yg benar ketika kita mulai sadar bhw yg kita lakukan itu ternyata adalah dosa &amp; jahat di mata Tuhan? Yg harus kita lakukan adalah spt yg Samuel pesankan dlm ayat ini yaitu tetap jadi pengikut Tuhan dan tetap beribadah kepada Dia bukan malah menjauh dr Tuhan. Hukuman pasti ada tapi pengampunan Tuhan jg tersedia untuk kita yg bertobat dan kembali pd Tuhan. Jangan larut dlm kesedihan dan penyesalan, walaupun itu bukti bhw kita mulai masuk dlm tahap yang disebut awal munculnya pertobatan. Tunjukkan pertobatan kita dengan komitmen utk mengikut Tuhan dan tetap beribadah kepada-Nya dengan kesungguhan hati.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun hal yg berbeda mgkin nampak dr reaksi manusia di sekitar kita. Misalkan dlm kalangan gereja sendiri, ketika ada seorg pelayan Tuhan yg melakukan pelanggaran dan dosa, hukuman yg diberikan adalah sesuai dgn peraturan yang telah dibuat oleh sinode gereja tersebut. Dimulai dr teguran lisan dan tertulis, hingga sanksi yang berat, dan terkadang hal ini justru membuat org ini mengalami &#8216;kepahitan&#8217; dg pihak gereja. Tentu kesalahan dan dosa hrs ada sanksi &amp; hukuman, namun bkn berarti mengabaikan unsur kasih di dlm penerapannya. Di sisi lain kita mengenal ttg hukuman &#8216;adat&#8217; yg memang tegas dan membuat seseorg dikucilkan hingga terusir dr lingkungan di mana dia berada. Karena itulah hindari untuk melakukan dosa dan kesalahan, berpikir sblum bertindak atau mengambil satu keputusan, krna ada dampak yg ditimbulkan dr itu semua. Hanya mengikuti emosi dan ambisi pribadi bisa sangat fatal akibatnya bagi masa depan kita, merusak nama baik hingga hilangnya kepercayaan yang sebelumnya diberikan kepada kita. Kalaupun itu terjd bhw kita melakukan dosa dan kesalahan, tunjukkan pertobatan yang sungguh di hadapan Tuhan dan sesama kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetap setia mengikuti Tuhan dan beribadah pd Tuhan, tiap org pasti pernah buat kesalahan dan dosa, tapi jgn biarkan diri kita menghakimi org lain dan menjauh dr Tuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 24112022 1 Samuel 12:20Dan berkatalah Samuel kepada bangsa itu: &#8220;Jangan takut; memang kamu telah melakukan segala kejahatan ini, tetapi janganlah berhenti mengikuti TUHAN, melainkan beribadahlah kepada TUHAN dengan segenap hatimu. Hal bangsa Israel meminta seorg raja pd Tuhan ternyata &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5936\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5936","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5936","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5936"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5936\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5937,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5936\/revisions\/5937"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5936"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5936"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5936"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}