{"id":5965,"date":"2022-12-10T00:13:46","date_gmt":"2022-12-10T00:13:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5965"},"modified":"2022-12-10T00:13:53","modified_gmt":"2022-12-10T00:13:53","slug":"jangan-buang-berkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5965","title":{"rendered":"Jangan Buang Berkat"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 10122022<\/p>\n\n\n\n<p>Yohanes 6:12<br \/>Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: &#8220;Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Markus 6:43<br \/>Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti dua belas bakul penuh, selain dari pada sisa-sisa ikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini ttg peristiwa Yesus memberi makan lebih dr 5000 org, mereka bs makan sampai kenyang &amp; kemudian potongan roti jelai yg tersisa diambil dan dikumpulkan hingga memenuhi 12 bakul penuh.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya bukan hanya 12 bakul penuh dg roti jelai saja, tp ada jg ikan-ikan yg tersisa, memang tidak tertulis jumlahnya berapa, namun pastinya jg sangat bnyk. Yg menarik adalah pesan Yesus agar sisa yg ada dikumpulkan supaya tidak ada yg terbuang sia-sia. Kalau sudah kenyang, pasti semua org berhenti makan, namun roti jelai dan ikan itu adalah hasil dr mujizat pelipatgandaan yg Tuhan lakukan, sudah didoakan dan diberkati artinya sesuatu yg sangat tinggi nilainya, jangan dibuang percuma sekalipun mgkin tdk ada org yg ingin makan lagi. Di sinilah kita belajar untuk menghargai semua berkat Tuhan, jgn terbuang percuma. Banyak khotbah yg membohongi kita dgn mengatakan bhw sisa 12 bakul itu nantinya diserahkan pd anak kecil yg menyerahkan 5 roti dan 2 ikan miliknya pd Yesus, maaf, dlm Alkitab tdk ada tertulis spt itu, artinya menambahi sndri apa yg Alkitab katakan: itu dosa! Jgn dikurangi atau ditambah-tambahi apa yg tertulis sebagai Firman Tuhan: &#8220;Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya (Ulangan 12:32).<\/p>\n\n\n\n<p>Apa yg terjd dgn 12 bakul roti jelai dan sisa ikan yang ada? Makanan pasti berguna utk dimakan, sebatas itu yg bs kita pahami, apa yg terjadi dgn roti dan ikan ini, biarlah tetap menjd misteri, jgn kita tambahi dgn logika kita yg justru salah, jika ingin berpendapat, boleh saja, tp katakan bahwa itu hanyalah suatu kemungkinan: mungkin anak itu diberi sebakul, mgkin semuanya dibawa para murid sebagai bekal di jalan dan diberikan pada org miskin yg kelaparan, dsbnya. Mungkin itu bs berarti benar atau salah, tp kalau tdk memakai kata mungkin, itu sebuah kepastian, pdhal dlm Alkitab tdk diinformasikan apa-apa. Berkat dari Tuhan jgn kita buang walaupun itu adalah sisa yg tdk lagi dibutuhkan. Gunakan otak dan logika kita utk memikirkan apa yg akan kita lakukan dg sisa yg ada, Tuhan tentu tdk iseng, kalau masih ada yg tersisa, sebenarnya itu masih ada orang lain yg membutuhkannya, di sinilah pentingnya kita berpikir jernih, kita butuh 5 lalu Tuhan beri 7 berarti ada sisa 2 yang menjd hak org lain untuk menerimanya, perhitungan Tuhan selalu tepat &amp; akurat, krna Dia tahu apa yang akan terjadi shga Dia memberi lebih drpd yabg kita minta. Jgn jadi serakah atau sebaliknya, tdk menghargai berkat Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berkat Tuhan yg kita terima bukan hanya untuk kita nikmati sndri, ada jg bagian hak orang lain yg Tuhan sediakan lewat berkat yg kita terima, jgn serakah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 10122022 Yohanes 6:12Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: &#8220;Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang.&#8221; Markus 6:43Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti dua belas bakul penuh, selain dari pada sisa-sisa ikan. Ini ttg peristiwa Yesus memberi &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=5965\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5965","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5965","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5965"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5965\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5966,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5965\/revisions\/5966"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5965"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5965"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5965"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}