{"id":6059,"date":"2023-02-01T00:26:11","date_gmt":"2023-02-01T00:26:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6059"},"modified":"2023-02-01T00:26:19","modified_gmt":"2023-02-01T00:26:19","slug":"sakit-karena-menyimpan-dosa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6059","title":{"rendered":"Sakit Karena Menyimpan Dosa"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 01022023<\/p>\n\n\n\n<p>Yakobus 5:16<br \/>Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sakit fisik bs karna akibat dari faktor kesehatan tubuh, tp bs jg disebabkan dr jiwa yg terganggu, ada jg yg disebabkan karena menyimpan dosa, inilah yg dimaksud dr ayat yg kita baca.<\/p>\n\n\n\n<p>Supaya mudah mengerti ttg ini, kita misalkan 2 org bertengkar hebat hingga berakhir dg saling membenci satu sama lain. Sekian lama tdk juga mau bertemu dan bertegur sapa, hingga pd satu saat, keduanya jatuh sakit, sudah periksa ke RS dan dokter spesialis ahli, tdk diketahui pasti apa sebabnya. Diberi obat hanya minim efeknya. Ini yg sering terjd dlm kehidupan org pd umumnya, menyimpan dosa di balik label sbg &#8216;korban&#8217; atau merasa dirinya benar dan org lain yg salah. Dlm bnyk kasus, sulit membedakan mana yg adalah sebab dan mana yg adalah akibat, hingga terjd sebuah mediasi dan kedua pihak saling terbuka menceritakan isi hati dan keberatannya, barulah diketahui bhw akar masalahnya ternyata hal yg sepele, atau ada pihak ketiga yg sengaja turut memperkeruh suasana, memprovokator semua pihak sehingga semuanya menjd semakin tidak nyaman dan timbul permusuhan. Hal yg harus dilakukan adalah saling mengakui dosa, sekecil apapun itu, hrs diakui dan minta pengampunan dari Tuhan maupun org yg kepadanya kita telah berbuat salah. Dilanjutkan dg saling mendoakan serta berdamai, maka penyakit yg diderita karna hal itu bs disembuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Koreksi diri bila suatu saat sakit, sdh didoakan oleh hamba Tuhan, sdh berobat ke dokter atau RS, tp tdk jg sembuh, mgkin penyakit itu akibat dr dosa yg belum diakui, baik pd Tuhan maupun pd org lain. Bisa saja kejadiannya sdh tahunan dan dibiarkan bgtu saja, segeralah berdamai dg Tuhan dan org itu, akui dosa dan ampuni dosa org lain terhadap kita. Siapa yg salah atau siapa yg benar kadang harus diabaikan demi kebaikan yg lebih besar. Misalnya org yg berseteru dg kita itu dlm keadaan sekarat, segera ampuni dosa &amp; kesalahannya, tdk penting lagi ttg siapa yg salah dan siapa yg benar, yg penting adalah dia dapat dgn tenang meninggal dan masalahnya dgn kita bs diselesaikan. Jgn lupa jg akui dosa kita dan minta pengampunan supaya keadaan kita juga bs kembali tenang dan penuh damai sejahtera. Dosa yg tdk diakui itu tidak akan mendapatkan pengampunan, hrs diakui supaya ada legalitas dr pengampunannya. Tdk sah kalau orang lain yg berkata dlm hatinya sdh mengampuni tp kita belum mengakui dosa dan minta pengampunan karena itu blm berdamai, masalah masih ada &amp; hrs diselesaikan. Hrs ada pengakuan dosa dan perkataan telah mengampuni yg keluar dr mulut kedua belah pihak, barulah pengampunan yang terjadi itu punya legalitas di mata Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,<br \/>tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu (Matius 5:23-24).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 01022023 Yakobus 5:16Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Sakit fisik bs karna akibat dari faktor kesehatan tubuh, tp bs jg disebabkan &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6059\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6059","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6059","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6059"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6059\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6060,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6059\/revisions\/6060"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6059"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6059"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6059"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}