{"id":6065,"date":"2023-02-04T00:04:11","date_gmt":"2023-02-04T00:04:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6065"},"modified":"2023-02-04T00:04:17","modified_gmt":"2023-02-04T00:04:17","slug":"jangan-takut-pada-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6065","title":{"rendered":"Jangan Takut Pada Manusia"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 04022023<\/p>\n\n\n\n<p>Amsal 29:25<br \/>Takut kepada orang mendatangkan jerat, tetapi siapa percaya kepada TUHAN, dilindungi.<\/p>\n\n\n\n<p>Mempraktekkan ayat ini butuh keberanian yang ganda, karena pd realita kehidupan, kita mgkin saja akan berhadapan dgn org-org yg memiliki kekuasaan besar dan pengaruh yg menentukan nasib kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Takut pd org mendatangkan jerat, jerat apa? Yg hrs kita pahami dulu apa itu jerat. Di dlm Kamus Besar Bahasa Indonesia, jerat adalah tali yang ujungnya disimpulkan membentuk lubang yang dapat disempitkan atau dilonggarkan utk dapat menangkap burung, kijang, dsbnya. Jerat juga berarti tipu muslihat utk menyusahkan dan juga mencelakakan org. Takut pd org mendatangkan sebuah situasi di mana keadaan kita spt hewan yg terperangkap dan pasti nanti akan celaka. Ini sebuah dilema, kalau takut kita bisa celaka, tapi kalau kita tidak takut, sanggupkah kita memberi perlawanan dan menang? Utk memahami ayat ini maka lihatlah keseluruhan kalimat ayatnya, kita bs temukan pesan yang ingin disampaikan oleh penulis amsal ini, dia membandingkan dua keadaan dr seseorg yg takut pd manusia dgn yg percaya pd Tuhan. Ada kata takut dibandingkan dg kata percaya, jadi ini seperti dihadapkan pd 2 pilihan ketika berhadapan dgn orang lain yaitu mau percaya pd Tuhan atau takut pd manusia? Percaya pd Tuhan maka kita akan selamat dari tangan manusia, kalau takut pd manusia, justru kita akan ditaklukkan dan mengalami celaka.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau Tuhan itu kelihatan, kita mgkin berani dan tdk takut pd manusia, tp Tuhan itu tdk kelihatan. Tapi ada org-org khusus yg bs melihat keadaan di alam roh, contohnya ketika nabi Elisa dengan yakin memberitahu bujangnya yaitu Gehazi bhw ada banyak tentara Tuhan yg menolong mereka saat dikepung musuh (2 Raja-Raja 6:17). Tentu kita jg ingat kisah Daniel yg melanggar perintah raja dan dimasukkan ke dlm goa singa, 3 teman Daniel jg pernah dimasukkan ke dlm dapur api yg dipanaskan 7x lipat karena tdk menyembah patung raja, nyawa taruhannya, menurut pikiran manusia pasti mati, tp karna mrka percaya pd Tuhan, mereka justru diselamatkan dr kematian dan dampaknya membuat raja percaya bahwa Tuhannya org Israel itu hebat. Beranikah untuk percaya pd Tuhan saat nyawa kita terancam? Tp bgmna dgn para martir yg justru mati di tangan org-org yg membenci Tuhan? Kita lihat dlm ayat: Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan ditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang. Yang penting di sini ialah ketabahan dan iman orang-orang kudus (Wahyu 13:10). Jd itu kejadian khusus atas ketentuan Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Percaya pada Tuhan, itu pilihan yg paling tepat, sebesar apapun tekanan yg org lain lakukan pd kita, jgn kehilangan keberanian utk percaya, kita akan diselamatkan oleh Tuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 04022023 Amsal 29:25Takut kepada orang mendatangkan jerat, tetapi siapa percaya kepada TUHAN, dilindungi. Mempraktekkan ayat ini butuh keberanian yang ganda, karena pd realita kehidupan, kita mgkin saja akan berhadapan dgn org-org yg memiliki kekuasaan besar dan pengaruh yg menentukan &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6065\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6065","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6065","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6065"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6065\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6066,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6065\/revisions\/6066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6065"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6065"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6065"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}