{"id":6089,"date":"2023-02-20T00:06:12","date_gmt":"2023-02-20T00:06:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6089"},"modified":"2023-02-20T00:06:16","modified_gmt":"2023-02-20T00:06:16","slug":"bersiap-dan-jangan-membuat-marah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6089","title":{"rendered":"Bersiap dan Jangan Membuat Marah"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 20022023<\/p>\n\n\n\n<p>Lukas 12:47 ILT3<br \/>Dan hamba itu, yang mengetahui kehendak tuannya tetapi tidak bersiap diri, bahkan tidak berbuat sesuai dengan kehendaknya, dia akan dipukuli bertubi-tubi.<\/p>\n\n\n\n<p>Perumpamaan ini berkaitan dgn sikap seorang hamba ketika menantikan tuannya kembali dari pesta pernikahannya, ini gambaran ttg apa yang hrs dilakukan saat menanti kedatangan Tuhan kembali yg kedua kalinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Yg terjd adalah sikap hamba yg spt ini sangat membuatnya tuannya murka sehingga dihukum dgn pukulan yg bertubi-tubi, bukan sekali saja dipukul namun berkali-kali, mgkin lebih tepatnya disebut dihajar habis-habisan. Ada 2 kesalahan fatal yg dilakukan hamba itu, pertama, dia tidak bersiap diri, malahan berpikir bhw tuannya blm akan kembali, ada penundaan (ay 45), karna itu dia malah berbuat yang tdk baik terhadap para hamba yg lainnya. Ini gambaran ttg orang yang berpikir bhw kedatangan Tuhan Yesus kembali yg kedua kali sedang ditunda, masih lama dan menyerang hamba-hamba Tuhan yg setia dalam menyerukan untuk bersiap menanti kedatangan Tuhan, dan malah mengajak org lain utk hidup berpesta pora, tdk perlu melakukan apapun utk bersiap menanti kedatangan Tuhan. Org seperti ini nanti akan menerima banyak pukulan Tuhan karena telah melakukan hal yg jahat. Peringatan utk kita adalah persiapkan diri utk menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali yg kedua, dan bila itu belum terjd selama kita hidup, bersiaplah untuk bertemu Tuhan saat kita pulang ke rumah Bapa di surga.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesalahan yg kedua adalah tdk berbuat sesuai dgn kehendak tuannya, ini bs diartikan sengaja membuat tuannya kecewa dan murka, atau dia berpikir bhw dia lebih tahu utk melakukan dgn lebih baik drpd yg diperintahkan tuannya. Tidak taat adalah sebuah tanda pemberontakan, satu sikap merasa setara dgn yg dilawan, dan jangan heran bnyk org bahkan hamba-hamba Tuhan di akhir zaman yg hanya menyampaikan khotbah spt motivator tapi tdk lagi berkhotbah tentang pengakuan dosa dan pertobatan. Org yg hanya hidup berfokus pd kekayaan duniawi tp sangat meremehkan kehidupan kekal nantinya. Masuk surga dipandang sbg suatu hal yg mudah tanpa butuh memenuhi syarat yg Tuhan berikan. Yang terpenting tetap datang ke gereja tp dosa juga tetap dilakukan terus menerus, hati sudah tidak ada &#8216;alarm&#8217; lagi saat hendak berbuat dosa. Yang Tuhan inginkan adalah kita jgn melupakan satu hal yg penting yaitu kehidupan setelah kematian nanti: mau di surga atau di neraka? Kita lakukan apa yg Tuhan perintahkan lewat firman-Nya, jgn dikurangi atau ditambahi, hrs pas spt yg Tuhan kehendaki, jgn melawan kehendak Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan &#8216;memukul&#8217; dgn kasih supaya kita sadar utk bertobat, tp Dia &#8216;memukul&#8217; dgn bertubi-tubi karena kita menjd hamba yg tdk taat dan berani melawan kehendak Tuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 20022023 Lukas 12:47 ILT3Dan hamba itu, yang mengetahui kehendak tuannya tetapi tidak bersiap diri, bahkan tidak berbuat sesuai dengan kehendaknya, dia akan dipukuli bertubi-tubi. Perumpamaan ini berkaitan dgn sikap seorang hamba ketika menantikan tuannya kembali dari pesta pernikahannya, ini &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6089\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6089","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6089","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6089"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6089\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6090,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6089\/revisions\/6090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6089"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6089"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6089"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}