{"id":6129,"date":"2023-03-15T00:16:09","date_gmt":"2023-03-15T00:16:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6129"},"modified":"2023-03-15T00:16:14","modified_gmt":"2023-03-15T00:16:14","slug":"menjadi-miskin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6129","title":{"rendered":"Menjadi Miskin"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 15032023<\/p>\n\n\n\n<p>Amsal 21:17 KJV<br \/>He that loveth pleasure shall be a poor man: he that loveth wine and oil shall not be rich.<\/p>\n\n\n\n<p>Orang yang mencintai kesenangan akan menjadi orang miskin, orang yang mencintai anggur dan minyak tidak akan menjadi kaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesenangan hidup dan kuliner, apakah suatu wujud kedagingan? Terlalu dini utk menilai tanpa kita memahami apa yg dimaksudkan dr ayat yg kita renungkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Org yg mencintai kesenangan akan menjadi miskin, mari kita perhatikan 2 kata penting dr ayat ini yaitu kata mencintai dan menjadi. Sesuatu yg kita cintai pasti akan mengikat kita, suami dan istri terikat dlm pernikahan kudus dan kemudian menjd satu kesatuan di mata Tuhan. Kita suka barang-barang yang &#8216;branded&#8217;, maka kita tdk akan menyukai yang biasa-biasa saja, apalagi yg KW atau imitasi. Hidup itu hrs seimbang, ada waktu utk kita bersenang-senang, tapi kita jg perlu bekerja supaya menghasilkan uang yg nantinya akan dipakai jg utk bersenang-senang. Mencintai kesenangan membuat kita ingin menikmati trs menerus, sehingga kita salah mengelola waktu dan tenaga kita sehingga yg kita akan alami nantinya adalah kemiskinan, istilahnya uang itu hrs &#8216;diputar&#8217; supaya bs terus punya banyak uang, kalau hanya dipakai saja maka suatu saat akan habis. Mencintai sesuatu di kemudian hari akan membuat kita menjadi org yg seperti apa.<\/p>\n\n\n\n<p>Org yg menyukai anggur dan minyak, tidak akan menjd kaya, mengapa? Kalau anggur mgkin mudah kita pahami karena terkait dgn pesta pora dan kemabukan. Tapi minyak? Di dlm bhsa aslinya, minyak adalah &#8216;shemen&#8217; yg punya 2 arti yaitu minyak dan lemak, jd bisa kita pahami makna dr ayat ini yaitu org yang mencintai kemabukan dan lemak, tidak akan menjd kaya, mereka membuat dirinya malas dan tangan mereka tdk terlatih utk bekerja. Pastinya tubuh mereka tidak akan sehat dan pasti akan mengalami penyakit yg tdk hanya satu jenis saja, akibatnya bs mati dalam usia yg relatif cukup muda. Sudah tdk kaya, mati muda lagi, itu seperti membunuh diri secara pelan-pelan. Kuliner tentu boleh, tapi batasi diri jgn rakus dan tdk mempedulikan kondisi fisik kita, sayang sekali kalau harta bs habis krna hrs berobat, sia-sia belaka. Di sini kita diingatkan supaya jaga kesehatan tubuh kita dari bahaya mengkonsumsi makanan enak secara berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada waktu utk bekerja, ada waktu untuk kita menikmati hasil kerja kita, jgn bablas, tetap punya pengendalian diri yg kuat, ingat selalu utk merawat diri kita secara baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 15032023 Amsal 21:17 KJVHe that loveth pleasure shall be a poor man: he that loveth wine and oil shall not be rich. Orang yang mencintai kesenangan akan menjadi orang miskin, orang yang mencintai anggur dan minyak tidak akan menjadi &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6129\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6129","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6129","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6129"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6129\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6130,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6129\/revisions\/6130"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6129"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6129"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6129"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}