{"id":6151,"date":"2023-03-30T00:27:05","date_gmt":"2023-03-30T00:27:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6151"},"modified":"2023-03-30T00:27:15","modified_gmt":"2023-03-30T00:27:15","slug":"berbeda-pandangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6151","title":{"rendered":"Berbeda Pandangan"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 30032023<\/p>\n\n\n\n<p>Kisah Para Rasul 15:39-40<br \/>Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah dan Barnabas membawa Markus juga sertanya berlayar ke Siprus.<br \/>Tetapi Paulus memilih Silas, dan sesudah diserahkan oleh saudara-saudara itu kepada kasih karunia Tuhan<\/p>\n\n\n\n<p>Berbeda Pandangan atau pendapat tentang sesuatu jg terjadi di zaman para rasul, kalau di zaman ini tentu ini menjd suatu berita yg akan banyak dibuat konten oleh mereka yg &#8216;pansos&#8217; dr kasus org lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Sejumlah isu yg mgkin bs dikaitkan dengan adanya perbedaan pandangan di antara para hamba Tuhan dan gereja misalnya tentang apakah proses kremasi itu boleh atau tidak dilakukan jika ada seorg Kristen meninggal, apalagi dr suku Tionghoa misalnya. Secara adat Tionghoa tentu tdk jd masalah, namun secara Alkitabiah, proses kremasi itu tidak disebutkan, semua dikubur jika meninggal. Ada jg pendapat lain, kalau dikubur kenapa dipendam dlm tanah? Di Alkitab itu org yang meninggal dikubur dlm sebuah kuburan goa yg ada penutup batunya. Dlm realitanya kita temukan ada denominasi gereja yg menolak praktek kremasi bagi orang Kristen, ada juga yg membolehkan bahkan mendampingi dlm proses kedukaan hingga kremasi selesai. Yg paling heboh ialah mengenai persepuluhan, masih relevankah dilakukan org Kristen yang tidak menjadikan Taurat sbg pedoman, tapi di dlm PB, ada bbrpa pasal yang membahas ttg persepuluhan. Satu denominasi berkata itu wajib, denominasi lain berkata itu suatu hal yg dilakukan sukarela, yg lain berkata itu tdk wajib dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sbg jemaat tentu ini sangat membingungkan dan memicu perpindahan jemaat dr gereja A ke gereja B karena di gereja B dinilai punya doktrin yg sesuai dgn apa yg diyakini benar oleh si jemaat. Isu yang sensitif misalnya ttg perceraian dan apakah boleh menikah lagi nantinya, jemaat akhirnya memilih pindah ke gereja lain yang membolehkan itu dilakukan. Tapi yg jd masalah adalah bhw setiap orang akan diminta pertanggung jawabannya oleh Tuhan dlm pengadilan yg Tuhan adakan. Ini sifatnya individual, bukan per kelompok atau per gereja, tidak! Jadi sebagai jemaat harus punya dasar pemahaman Alkitab yg benar &amp; sesuai dgn maksud Tuhan di dlm aturan yg Dia buat. Bolehkah bercerai, kremasi, jangan dilihat dari ada pihak yg membolehkan atau tidak, tapi kita lakukan atau tidak hrs paham alasannya, bukan ikut-ikutan doktrin gereja, bahaya sekali, karena gereja tidak menjamin kita masuk surga, itu tergantung bagaimana kita hidup dan mempraktekkan firman Tuhan dlm hidup kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Adalah keliru kalau sebagai jemaat berpikir tdk perlu tahu banyak ttg Alkitab, sadarlah bhw banyaknya denominasi gereja adalah 1 bukti bahwa pandangan ttg satu hal bs saja berbeda, kita hrs punya dasar yg benar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 30032023 Kisah Para Rasul 15:39-40Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah dan Barnabas membawa Markus juga sertanya berlayar ke Siprus.Tetapi Paulus memilih Silas, dan sesudah diserahkan oleh saudara-saudara itu kepada kasih karunia Tuhan Berbeda Pandangan atau pendapat &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6151\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6151","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6151","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6151"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6151\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6152,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6151\/revisions\/6152"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6151"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6151"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6151"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}