{"id":6220,"date":"2023-05-11T23:48:24","date_gmt":"2023-05-11T23:48:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6220"},"modified":"2023-05-11T23:48:30","modified_gmt":"2023-05-11T23:48:30","slug":"takut-kehilangan-penghormatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6220","title":{"rendered":"Takut Kehilangan Penghormatan"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 12052023<\/p>\n\n\n\n<p>Yohanes 12:42-43<br \/>Namun banyak juga di antara pemimpin yang percaya kepada-Nya, tetapi oleh karena orang-orang Farisi mereka tidak mengakuinya berterus terang, supaya mereka jangan dikucilkan.<br \/>Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Allah.<\/p>\n\n\n\n<p>Hidup sbg org Kristen pasti akan berurusan dgn pertentangan antara suara hati nurani dgn jalan pikiran logika, akibatnya seringkali org lebih memilih yg membuat dirinya tetap &#8216;aman&#8217;, sekalipun itu &#8216;membuang&#8217; imannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Percaya pd Yesus memang membuat orang hrs berhadapan dgn resiko yg akan dialami, baik pd zaman Yesus masih di dunia hingga saat ini jg, sebagian org berani menanggung resikonya, sebagian memilih hanya percaya dlm hati, tp tdk berani mengakuinya. Apakah sikap hanya percaya dlm hati saja itu cukup? Mari kita lihat ayat ini:<\/p>\n\n\n\n<p>Lukas 12:8<br \/>Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah.<\/p>\n\n\n\n<p>Roma 10:10<br \/>Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah pengakuan dibutuhkan supaya org mengetahui kepada siapa iman kita tertuju, dan di hadapan Tuhan, org yg mengakui Dia sbg Tuhan, dia akan diselamatkan, tp mgkin di hadapan manusia, orang ini akan dianiaya karena imannya pd Tuhan. Apakah kita malu mengakui jatidiri kita sbg org Kristen karena takut dgn resiko yg akan kita terima?<\/p>\n\n\n\n<p>Org-org yg hidupnya berdasarkan kebenaran versi dirinya sendiri tentu akan sangat suka bergaul dgn org yg juga sama spt dirinya. Ini membuat orang lain yg berbeda paham dgn mereka tentunya akan dikucilkan, dianggap terlalu fanatik religius, dan bahkan dianiaya supaya menyangkal imannya pd Tuhan. Hal yg seringkali terlupakan adalah pentingnya sesama org Kristen utk memiliki komunitas yg memperkuat tali persaudaraan dg orang Kristen lainnya. Bayangkan kalau pengusaha Kristen memiliki satu komunitas bisnis yang baik satu sama lain, berapa bnyk org Kristen yg bs tertolong untuk mendapat pekerjaan, karena di bbrpa tempat mereka ditolak krna identitas mrka sbg org Kristen. Apapun yang terjadi atas diri kita, jgn sampai malu untuk mengakui identitas kita sbg org Kristen, krna kalau malu mengakui, mgkin di dunia kita bs dihormati bnyk org, dipuji-puji, tapi nanti bila berhadapan dgn pengadilan Tuhan, kira tdk diakui dan tdk tercatat nama kita dlm Kitab Kehidupan, artinya masuk neraka.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengakuan kita sbg org Kristen dilihat oleh Tuhan dari surga, jadi jgn menyangkali iman kita demi apapun juga, ingatlah bhw tujuan akhir kita adalah kekekalan di surga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 12052023 Yohanes 12:42-43Namun banyak juga di antara pemimpin yang percaya kepada-Nya, tetapi oleh karena orang-orang Farisi mereka tidak mengakuinya berterus terang, supaya mereka jangan dikucilkan.Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Allah. Hidup sbg org Kristen &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6220\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6220","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6220","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6220"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6220\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6221,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6220\/revisions\/6221"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}