{"id":6304,"date":"2023-07-04T00:00:33","date_gmt":"2023-07-04T00:00:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6304"},"modified":"2023-07-04T00:00:44","modified_gmt":"2023-07-04T00:00:44","slug":"menantu-yang-menyebalkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6304","title":{"rendered":"Menantu Yang Menyebalkan"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 04072023<\/p>\n\n\n\n<p>Kejadian 26:34-35 ILT3<br \/>Dan Esau berumur empat puluh tahun, dan dia mengambil istri yaitu: Yudith, anak perempuan Beeri orang Het, dan Basmat, anak perempuan Elon orang Het.<br \/>Dan mereka itu menimbulkan kepahitan roh bagi Ishak dan Ribka.<\/p>\n\n\n\n<p>Di zaman itu poligami atau memiliki istri yg banyak masih dianggap sesuatu yg wajar, tp bgmna jika istri-istri yg dipilih ternyata justru menimbulkan duka bagi kedua orgtua?<\/p>\n\n\n\n<p>Punya 1 menantu perempuan yg tdk tahu diri saja merupakan satu &#8216;bencana&#8217; dlm hidup, 2 menantu perempuan yang spt itu merupakan satu penderitaan dahsyat dlm hidup mertua. Ini bs kita lihat ketika Yakub hrs pergi untuk menghindari Esau yg ingin membunuhnya, di dlm Kejadian 27:46: Kemudian Ribka berkata kepada Ishak: &#8220;Aku telah jemu hidup karena perempuan-perempuan Het itu; jikalau Yakub juga mengambil seorang isteri dari antara perempuan negeri ini, semacam perempuan Het itu, apa gunanya aku hidup lagi?&#8221;. Apa penyebab hal itu bs terjd? Mgkin yg bs kita gali dr informasi yg ada ialah bhw perbedaan budaya dan imanlah yg membuat kedua menantu Ribka ini bgtu menyebalkan dan membuat hidupnya dan Ishak menderita di masa tua mereka. Orang Het menyembah para dewa mereka dan tentunya cara hidup yg berbeda dgn cara hidup Ishak dan Ribka. Hal ini yg menyebabkan Ribka memutuskan utk menyuruh Yakub pergi ke tempat asalnya utk menghindar dr Esau, di sisi lain spya bisa mendapatkan istri yg satu budaya dg mrka.<\/p>\n\n\n\n<p>Budaya menjd sangat penting bagi suku yg masih sangat mengagungkan hal ini, karena itu siapa yg menikah dgn org dr suku mereka diwajibkan untuk memiliki marga dr suku itu, tujuannya supaya org yg menikah dgn org dr suku mereka memahami budaya dan patuh terhadapnya. Dlm kehidupan modern ini bisa kita lihat bhw utk kalangan elit, menantu tdk perlu utk tinggal serumah dgn mertua, selain mgkin saat baru melahirkan anak, tapi bagi kalangan yg menengah ke bawah, tinggal 1 rumah dgn mertua menjd pilihan yg mau tdk mau hrs dipilih karena faktor ekonomi. Tentu tidak semua menantu dan mertua selalu ada dlm situasi yg &#8216;mencekam&#8217;, ada jg yg punya hubungan baik dan saling menyayangi. Dlm kekristenan, ketika kasih dipraktekkan dgn seharusnya, semua jenis hubungan apapun akan memiliki kemanisan di dlmnya, semua bs hidup harmonis dan bahkan saling bisa utk melengkapi satu sama lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadilah menantu yg berbakti pd mertuanya dan jadilah mertua yg mengasihi menantu, banyak contoh yg baik masih bs ditemukan dlm realita kehidupan ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 04072023 Kejadian 26:34-35 ILT3Dan Esau berumur empat puluh tahun, dan dia mengambil istri yaitu: Yudith, anak perempuan Beeri orang Het, dan Basmat, anak perempuan Elon orang Het.Dan mereka itu menimbulkan kepahitan roh bagi Ishak dan Ribka. Di zaman itu &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6304\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6304","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6304","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6304"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6304\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6305,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6304\/revisions\/6305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6304"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6304"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6304"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}