{"id":6324,"date":"2023-07-15T00:14:46","date_gmt":"2023-07-15T00:14:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6324"},"modified":"2023-07-15T00:14:50","modified_gmt":"2023-07-15T00:14:50","slug":"apapun-perintah-tuhan-lakukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6324","title":{"rendered":"Apapun Perintah Tuhan, Lakukan!"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 15072023<\/p>\n\n\n\n<p>Keluaran 32:27-28<br \/>Berkatalah ia kepada mereka: &#8220;Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Baiklah kamu masing-masing mengikatkan pedangnya pada pinggangnya dan berjalanlah kian ke mari melalui perkemahan itu dari pintu gerbang ke pintu gerbang, dan biarlah masing-masing membunuh saudaranya dan temannya dan tetangganya.&#8221;<br \/>Bani Lewi melakukan seperti yang dikatakan Musa dan pada hari itu tewaslah kira-kira tiga ribu orang dari bangsa itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Membunuh saudara sebangsa tentu sesuatu yg sebenarnya tdk patut dilakukan, apalagi jumlah korban tewas mencapai hampir 3000 org, tp itulah bentuk hukuman Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada dosa yg hukuman-Nya bs Tuhan tunda bahkan dibatalkan dg alasan tertentu. Musa berusaha utk membatalkan hukuman yang Tuhan rencanakan akibat perbuatan bangsa Israel menyembah patung anak lembu emas dan ini berhasil, tp kemudian kita tahu Musa menyuruh bani Lewi membunuh sdr mereka sendiri dr 11 suku lainnya, hari itu tewaslah kira-kira 3000 orang. Di sini kita belajar dari Musa ttg sesuatu: dia berusaha utk supaya Tuhan jgn menghukum bangsa Israel, tapi di sisi lain, dia jg menunjukkan bhw perbuatan bangsa Israel itu jahat di mata Tuhan serta perlu dihukum berat. Mgkin kita bertanya ttg hal ini: kalau sdh berhasil membujuk Tuhan utk tdk menghukum, knpa Musa sndri yang menghukum bangsa Israel? Jwban secara logikanya adalah lebih baik 3000 org tewas drpd 1 bangsa punah akibat amarah Tuhan, jwban rohaninya jelas yaitu hukuman harus tetap ada, supaya amarah Tuhan surut dan Dia akan kembali mengasihi bangsa Israel.<\/p>\n\n\n\n<p>Benarkah pemahaman kalau pengampunan Tuhan itu berarti Dia tdk menghukum kita? Dlm batas tertentu, bs jadi seperti itu, dosa diampuni dan tdk ada hukuman Tuhan, ini bs kita lihat ketika seorg perempuan yg dibawa kepada Yesus krna kedapatan berzinah, tapi ternyata Yesus tidak menghukum (Yohanes 8:1-11), namun pd kasus lainnya, hukuman tetap dilakukan meskipun diperingan, namun ada jg kasus di mana hukuman Tuhan tetap dijalankan, peristiwa air bah dlm Kejadian 7 bs menggambarkan hal ini. Kedaulatan yang Tuhan miliki menjd sesuatu penentu apakah Dia akan menghukum atau tidak. Hal yg bisa kita pelajari jg dr kisah Musa ini yaitu harus lakukan apapun perintah Tuhan sekalipun itu sesuatu yg kelihatannya kejam dan sangat mengerikan. Entah bgmna perasaan kaum Lewi saat mereka membunuh sdr sebangsa mereka sndri, tapi taat pd perintah Tuhan itu yg terpenting, jika tdk maka kita sendirilah yg akan dihukum Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hukuman Tuhan berikan supaya manusia itu jera berbuat dosa melawan Tuhan, tp semua ini kadang belum bs membuat manusia jera mengulangi dosa yg sama.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 15072023 Keluaran 32:27-28Berkatalah ia kepada mereka: &#8220;Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Baiklah kamu masing-masing mengikatkan pedangnya pada pinggangnya dan berjalanlah kian ke mari melalui perkemahan itu dari pintu gerbang ke pintu gerbang, dan biarlah masing-masing membunuh saudaranya dan temannya &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6324\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6324","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6324"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6324\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6325,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6324\/revisions\/6325"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}