{"id":6326,"date":"2023-07-17T00:06:21","date_gmt":"2023-07-17T00:06:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6326"},"modified":"2023-07-17T00:06:28","modified_gmt":"2023-07-17T00:06:28","slug":"pilihan-tuhan-salah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6326","title":{"rendered":"Pilihan Tuhan Salah?"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 17072023<\/p>\n\n\n\n<p>1 Samuel 15:23 ILT3<br \/>Sebab dosa ramalan adalah pemberontakan, dan kejahatan serta penyembahan terafim adalah kedegilan. Sebab engkau telah menolak firman YAHWEH, maka Dia juga telah menolak engkau menjadi raja.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Saul dipilih Tuhan menjd raja pertama atas Israel, karena bangsa Israel meminta seorg raja utk memimpin mereka, padahal Tuhan sendiri sejak awal menetapkan diri-Nya yg akan memimpin langsung bangsa Israel (1 Samuel 8:7).<\/p>\n\n\n\n<p>Pilihan Tuhan jatuh pd Saul, namun sejarah membuktikan bhw Saul gagal taat pd firman Tuhan dan Tuhan akhirnya menolak dia sbg raja dan memilih penggantinya yaitu Daud. 1 hal yg menjd pertanyaan adalah: Tuhan itu kan Mahatahu, artinya Dia pasti tahu kalau nantinya Saul akan gagal, kenapa Dia tetap memilih Saul? Ini menarik utk kita mencoba memahaminya, ini persis spt pertanyaan yg klasik: kalau Tuhan tahu Adam dan Hawa itu akan jatuh dlm dosa, kenapa Dia tdk cegah hal itu terjd? Mari kita pelan-pelan mencoba memahaminya. Pertama, manusia itu ialah makhluk hidup yg punya otak dan akal budi, jd kehidupannya tidak 100% ditentukan oleh Tuhan, itulah knpa dlm keKristenan kita jgn percaya pd takdir, karena kita bs mengubah nasib dan jalan hidup kita. Kalau urusan kita dilahirkan di keluarga mana, itu ketetapan yg 100% milik Tuhan, kita tinggal menjalaninya saja, tp utk nasib kita selanjutnya, sebagian ditentukan oleh diri kita sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Takdir menentukan org jadi kaya atau miskin dan itu dianggap ketentuan Tuhan, tapi dlm banyak kasus, org kaya bs miskin dan orang miskin bs kaya. Saat Saul dipilih Tuhan, dia dinilai oleh Tuhan sanggup untuk memimpin sbg raja atas Israel, namun kepemimpinan Saul ke depannya bergantung pada ketaatan dirinya pd Tuhan, dan ternyata dia gagal. Jd apakah Tuhan salah pilih? Tidak! Saul sndri yg menggagalkan dirinya utk tetap menjadi raja yg disertai Tuhan. Akhir hidup Saul itu sangat mengenaskan, dan keturunannya tdk ada yg menjd raja atas Israel. Pilihan Tuhan tdk salah, tp org yg dipercayakan itulah yang menentukan apa yg akan terjd kemudian. Itu karena manusia diberi Tuhan kehidupan, jadi bs menentukan nasibnya sendiri. Pasangan hidup boleh saja adalah pilihan Tuhan, tapi sadarlah: kelanggengan pernikahan itu juga ditentukan oleh pasangan itu sendiri, mgkin suatu saat bs bercerai. Org yg dipromosikan Tuhan suatu saat bs korupsi, cinta uang, dan berakhir di neraka, jgn heran lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan tdk salah pilih org, tapi org itu sendiri yang menentukan apakah dia tetap disertai Tuhan atau tidak, berhasil atau gagal, tetap baik atau berubah jd jahat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 17072023 1 Samuel 15:23 ILT3Sebab dosa ramalan adalah pemberontakan, dan kejahatan serta penyembahan terafim adalah kedegilan. Sebab engkau telah menolak firman YAHWEH, maka Dia juga telah menolak engkau menjadi raja.\u201d Saul dipilih Tuhan menjd raja pertama atas Israel, karena &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6326\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6326","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6326","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6326"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6326\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6327,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6326\/revisions\/6327"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6326"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6326"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6326"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}