{"id":6340,"date":"2023-07-26T00:06:13","date_gmt":"2023-07-26T00:06:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6340"},"modified":"2023-07-26T00:06:25","modified_gmt":"2023-07-26T00:06:25","slug":"akibat-ketakutan-dan-kemarahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6340","title":{"rendered":"Akibat Ketakutan dan Kemarahan"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 26072023<\/p>\n\n\n\n<p>Matius 2:16 ILT3<br \/>Kemudian Herodes, setelah menyadari bahwa dirinya diperdaya oleh orang-orang majus, ia sangat marah, dan dengan mengirim para utusannya, dia membunuh semua bayi laki-laki yang ada di Betlehem dan di seluruh wilayahnya, dari yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang telah dia dapatkan kepastian dari orang-orang majus itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Raja Herodes marah karena para org Majus itu tdk kembali melaporkan ttg keberadaan bayi yg menurut para org Majus adalah bayi yg nantinya akan menjd raja org Yahudi.<\/p>\n\n\n\n<p>Marah lalu membunuh semua anak laki-laki yg usianya 2 tahun ke bawah, tentu hrs kita pahami apa alasan Herodes melakukannya. Pertama, Herodes takut, posisi dia akan jadi hilang karena kehadiran bayi yg nanti akan menjd raja org Yahudi. Apakah ini berkaitan dgn dunia politik jg mengingat saat itu Israel ada dlm kekuasaan Romawi? Herodes ibarat seorg raja yg tdk berkuasa secara penuh dan masih tunduk pd penjajah. Org yg mencintai kedudukan, posisi, jabatannya, akan sangat terganggu dgn kehadiran org yg dinilai akan sangat bs mwnggeser dirinya dr posisi yang dia miliki sekarang. Usaha yg dilakukan oleh org spt ini biasanya akan berusaha dgn cara apapun menyingkirkan saingannya tersebut. Bisa dgn memfitnah, menjebak, hingga dgn cara membunuh. Herodes tak mau beresiko dengan membiarkan bayi itu tetap hidup, tp sayangnya dia belum tahu bayi siapa itu dan dia akhirnya membunuh semua bayi laki-laki berusia 2 tahun ke bawah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua, Herodes marah pd org Majus karena telah berani melawan perintahnya, perintah raja sama sekali tidak digubris, ini berarti dia tidak dihormati dgn semestinya seorang raja hrs dihormati. Merasa tidak dihormati sering menjd penyebab seseorg bertindak kejam &amp; di luar batas moral, apalagi jika org itu punya kuasa dan banyak bawahan. Gila hormat yg sangat berlebihan akan membuat seseorang berpikir bhw hanya dirinya yg pantas untuk dihormati, tidak ada yg lain. Kita sbg orang Kristen diajar utk saling menghormati, tidak memperlakukan org berdasarkan harta yang dimilikinya, karena semua adalah orang yg telah ditebus oleh darah Yesus, kaya miskin hanyalah perbedaan hidup di dunia, kasihlah yg menjd landasan bagi kita utk mengasihi sesama dg kasih yg ditunjukkan oleh Tuhan pd kita: dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki (Galatia 5:26).<\/p>\n\n\n\n<p>Marah itu emosi yg wajar, menjd positif jika dilakukan di saat yang tepat dan utk sesuatu yg membawa kebaikan di masa depan, tapi menjadi negatif jika dilakukan tanpa kendali diri yg baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 26072023 Matius 2:16 ILT3Kemudian Herodes, setelah menyadari bahwa dirinya diperdaya oleh orang-orang majus, ia sangat marah, dan dengan mengirim para utusannya, dia membunuh semua bayi laki-laki yang ada di Betlehem dan di seluruh wilayahnya, dari yang berumur dua tahun &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6340\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6340","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6340","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6340"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6340\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6341,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6340\/revisions\/6341"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6340"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6340"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6340"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}