{"id":6346,"date":"2023-07-29T00:07:40","date_gmt":"2023-07-29T00:07:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6346"},"modified":"2023-07-29T00:07:48","modified_gmt":"2023-07-29T00:07:48","slug":"cuma-ikut-trend","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6346","title":{"rendered":"Cuma Ikut Trend"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 29072023<\/p>\n\n\n\n<p>Kisah Para Rasul 5:3, 7, 9 ILT3<br \/>Dan Petrus berkata, \u201cHai Ananias, mengapa Setan telah memenuhi hatimu sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari jumlah harga tanah itu?<br \/>Dan terjadilah, kira-kira tiga jam kemudian, istrinya pun masuk dengan tidak mengetahui apa yang telah terjadi.<br \/>Dan Petrus berkata kepadanya, \u201cMengapa hal itu disepakati bersama oleh kamu untuk mencobai Roh YAHWEH? Lihatlah, kaki-kaki mereka yang menguburkan suamimu ada di depan pintu, dan mereka pun akan membawa engkau ke luar!\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Membaca kisah Ananias dan Safira, yg mati karena berbohong di hadapan para rasul ttg uang persembahan mereka dr hasil menjual tanah, akan bnyk mengajar kita ttg bnyk hal.<\/p>\n\n\n\n<p>Yg terjd pd jemaat awal saat itu adalah bnyk dr antara jemaat yg kaya, menjual tanah dan menyerahkan hasil jualnya itu pd para rasul utk digunakan menunjang pelayanan mereka dan menolong jemaat lain yg membutuhkan. Ada yg melakukannya dgn rela hati, sukacita dan atas dasar kasih pd sesama, tp ada juga yg karena tidak enak hati, org lain sudah tapi dia belum, nanti jd omongan orang, akhirnya Ananias dan Safira ikut-ikutan menjual tanah milik mereka, tp sebagian dr hasil jual tanah itu tidak mereka serahkan pd para rasul, tapi mereka sepakat berkata bhw hasil seluruh penjualan tanah adalah yg diserahkan pada para rasul. Bukan hanya membohongi para rasul, tp justru ini mendustai Roh Kudus dan Tuhan, sehingga mereka berdua mati dalam perbedaan waktu hanya 3 jam. Karena tidak rela dan ikut-ikutan, walau mereka terhitung ikut memberi, namun di mata Tuhan, mereka telah berdosa. Jadi pahami: walaupun kita sudah memberi, tp di mata Tuhan bisa saja ada hal yg Dia jadikan penilaian negatif.<\/p>\n\n\n\n<p>Cukup aneh kalau suami meninggal tapi istri tdk mengetahuinya. 3 jam adalah waktu yg cukup panjang utk tahu apa yg terjd dengan sang suami. Mgkin ceritanya akan berbeda kalau Safira tahu suaminya mati akibat telah mendustai Roh Kudus, dia pasti mengakui &amp; tdk berani berdusta, mgkin dia tetap hidup. Di sini terlihat jelas bhw Ananias menyuruh istrinya, Safira, utk berkata bhw harga jual tanahnya sejumlah A, pdhal A+. Safira ikut saja perintah suaminya, namun kematianlah yg menjd harganya. Sbg suami, jgn ajarkan istri segala hal yg jahat dan dosa di hadapan Tuhan, sementara istri jg jgn nurut-nurut saja tanpa mempertimbangkan apakah itu benar atau salah di hadapan Tuhan. Apakah mrka berdua org yg cinta uang? Atau mereka pny tanggungan lain yang cukup besar sehingga tidak menyerahkan seluruhnya pd para rasul saat itu? Tidak dicatat dlm Alkitab, tapi bisa kita simpulkan bhw mereka cuma ikut trend yg terjd saat itu tanpa didasari ketulusan dr dlm hati.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbuat baik tp diselipkan sebuah dosa, yg terjadi adalah kebaikan itu justru membawa masalah besar dlm hidup kita, kalau tdk rela, lebih baik jgn lakukan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 29072023 Kisah Para Rasul 5:3, 7, 9 ILT3Dan Petrus berkata, \u201cHai Ananias, mengapa Setan telah memenuhi hatimu sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari jumlah harga tanah itu?Dan terjadilah, kira-kira tiga jam kemudian, istrinya pun masuk dengan &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6346\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6346","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6346","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6346"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6346\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6347,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6346\/revisions\/6347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6346"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6346"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6346"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}