{"id":6354,"date":"2023-08-03T00:18:53","date_gmt":"2023-08-03T00:18:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6354"},"modified":"2023-08-03T00:19:01","modified_gmt":"2023-08-03T00:19:01","slug":"bukan-tentang-pasangan-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6354","title":{"rendered":"Bukan Tentang Pasangan Hidup"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 03082023<\/p>\n\n\n\n<p>2 Korintus 6:14-15 ILT3<br \/>Janganlah kamu menjadi pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak beriman. Sebab kemitraan apakah yang ada antara kebenaran dan kedurhakaan? Dan persekutuan apakah yang ada antara terang dengan gelap?<br \/>Dan kesepakatan apakah yang ada antara HaMashiakh dengan Belial? Atau bagian bersama apakah yang ada antara yang beriman dengan yang tak beriman?<\/p>\n\n\n\n<p>Ayat ini sering dipakai utk melarang menikah dgn org yg tdk seiman, tapi kalau melihat isi konteksnya, ini bkn membahas pernikahan, tp tentang menjadi Kristen tp tetap hidup di dlm penyembahan berhala.<\/p>\n\n\n\n<p>Jemaat Korintus awalnya bukanlah pengikut Kristus atau org Kristen, mereka punya satu agama sendiri sblumnya, ini bs kita lihat dari ayat yg kita baca, ada golongan org yang tdk beriman, bukan Kristen. Rasul Paulus ingin menegaskan pentingnya menjauhkan diri dr penyembahan berhala ketika telah percaya pd Injil Kristus, menjd manusia baru yg telah menanggalkan manusia lamanya, spt seorg yg awalnya memakai baju yg kotor, lalu dia membersihkan diri dan memakai baju baru yg bersih. Kalau memakai baju bersih tp tdk menanggalkan baju lama yg kotor, baju yang bersih akan menjd kotor jg pd akhirnya. Jadi inilah yg ingin rasul Paulus tekankan supaya jemaat di Korintus ini mengalami hidup baru tanpa dicemari oleh cara hidup lama mereka dan sepenuhnya mengikuti cara hidup seorg Kristen menurut ajaran para rasul. Hal ini jg masih menjd pergumulan sebagian petobat baru di masa sekarang ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalkan org dari suku A bertobat, dia harus meninggalkan gaya hidup dr budaya A yang pastinya telah dicampuri dgn aturan agama lama yg dianutnya. Sebagian budaya masih sejalan dgn kebenaran firman Tuhan, ini tdk salah utk diikuti, tp yg bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan, hrs tegas di dalam bersikap, tdk lagi diikuti dan hrs siap dengan konsekuensi yg akan diterima. Rasul Paulus mengingatkan supaya jgn menjadi pasangan yg tdk seimbang dgn org yg tdk beriman, ini artinya kalau sudah jd Kristen, jangan ikut lg di acara-acara keagamaan yg lama, di mata Tuhan itu disamakan dgn berzinah rohani, di satu sisi menyembah Tuhan, di sisi lain ikut menyembah berhala, shga org lain menilai bhw jadi org Kristen itu masih boleh &amp; bebas menyembah berhala, pdhal jelas bhw Kristen itu bukan penyembah banyak tuhan, hanya 1 Tuhan yg disembah, yg lain adalah berhala, yg tidak boleh disembah.<\/p>\n\n\n\n<p>Bertoleransi dlm beragama bukan berarti tdk punya pendirian, tetap menyembah Tuhan, tp menghargai org lain yg berbeda dgn kita, ini batasan yg hrs kita pahami.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 03082023 2 Korintus 6:14-15 ILT3Janganlah kamu menjadi pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak beriman. Sebab kemitraan apakah yang ada antara kebenaran dan kedurhakaan? Dan persekutuan apakah yang ada antara terang dengan gelap?Dan kesepakatan apakah yang ada antara &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6354\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6354","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6354"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6354\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6355,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6354\/revisions\/6355"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}