{"id":6463,"date":"2023-10-07T00:08:02","date_gmt":"2023-10-07T00:08:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6463"},"modified":"2023-10-07T00:08:09","modified_gmt":"2023-10-07T00:08:09","slug":"dikasihi-tuhan-sejak-kecil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6463","title":{"rendered":"Dikasihi Tuhan Sejak Kecil"},"content":{"rendered":"\n<p>DI 07102023<\/p>\n\n\n\n<p>2 Samuel 12:24-25 ILT3<br \/>Dan Daud menghibur istrinya, Batsheba. Lalu ia datang kepadanya, dan berbaring dengannya. Kemudian dia melahirkan seorang anak laki-laki dan dia memanggil namanya, Salomo. Dan YAHWEH mengasihinya, dan dia menyuruh melalui tangan Nabi Natan, dan dia menyebut namanya Yedidyah oleh karena YAHWEH.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal yang menarik dari kisah ini adalah Tuhan mengasihi Salomo sejak dr kecil, bahkan Dia memberikan sebuah nama tersendiri untuk Salomo, satu hal yg jarang dilakukan Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kenapa seorg Salomo yg saat itu masih bayi atau sudah balita, begitu dikasihi Tuhan? Ini tdk disebutkan alasannya di Alkitab, tapi dgn kita melihat lagi ayat sebelumnya, Batsyeba itu sdh menjd istri Daud, dinikahi secara sah. Daud meniduri Batsyeba, membuatnya hamil dan merencanakan pembunuhan suaminya, Uria, hingga akhirnya menjd janda. Menikahi Batsyeba adalah wujud tanggung jawab yg ditunjukkan Daud akibat dr dosa yang telah dia perbuat, walau kemudian anak itu mati &amp; barulah kemudian lahir Salomo. Sesuatu yg &#8216;lahir&#8217; dr perbuatan dosa, di mata Tuhan, hal itu tdk mendapatkan perkenanan. Misalnya uang hasil korupsi atau judi, walau secara mata, uang itu masuk ke rekening gereja, tp Tuhan tdk berkenan atas persembahan yang diberikan dari hasil yg &#8216;haram&#8217;. Pihak gereja tentu tdk tahu sumber dr uang persembahan jemaat, tetapi Tuhan tahu, karena itu jangan mempersembahkan apa yg &#8216;cacat&#8217; pd Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Salomo lahir dr kedua orgtua yang menikah secara sah, ini menjadi satu poin yg penting utk diperhatikan. Anak sebelum Salomo itu lahir di luar nikah, dan akhirnya anak itu mati karena Tuhan memutuskan hal itu. Di zaman skrg ini, hamil sebelum atau sesudah nikah dipandang bukan sesuatu yg penting, malah dianggap sesuatu yg biasa. Pergeseran nilai moral yg tergerus oleh perkembangan nilai budaya, membuat apa yg dikategorikan sbg sebuah dosa di mata Tuhan, menjd sesuatu yg normal di mata manusia. Daud meniduri Batsyeba dan membunuh suaminya, adalah sesuatu yg wajar bagi seorg raja, raja berhak utk berbuat apapun yg diinginkan hatinya, tp perbuatan itu jahat di mata Tuhan. Jadi ada 2 nilai ukur dr perbuatan yg kita lakukan, dari sudut pandang Tuhan dan manusia, kadang sejalan, tp kadang bertolak belakang. Mana yg kita akan terapkan? Ini bergantung pada level ketaatan kita pd Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan hidup dlm &#8216;dua dunia&#8217; yg berbeda di dlm nilai moral, sbg seorg Kristen, kita harus taat sepenuhnya pd nilai moral yg Tuhan beri utk kita, jika tidak, kita pasti memberontak dr Tuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 07102023 2 Samuel 12:24-25 ILT3Dan Daud menghibur istrinya, Batsheba. Lalu ia datang kepadanya, dan berbaring dengannya. Kemudian dia melahirkan seorang anak laki-laki dan dia memanggil namanya, Salomo. Dan YAHWEH mengasihinya, dan dia menyuruh melalui tangan Nabi Natan, dan dia &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=6463\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6463","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6463","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6463"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6463\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6464,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6463\/revisions\/6464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6463"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6463"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6463"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}