{"id":7159,"date":"2024-10-11T00:09:56","date_gmt":"2024-10-11T00:09:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=7159"},"modified":"2024-10-11T00:10:14","modified_gmt":"2024-10-11T00:10:14","slug":"tidak-menghormati-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=7159","title":{"rendered":"Tidak Menghormati Tuhan"},"content":{"rendered":"<p>DI 11102024<\/p>\n<p>Markus 6:4-5<br \/>\nMaka Yesus berkata kepada mereka: &#8220;Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.&#8221;<br \/>\nIa tidak dapat mengadakan satu mujizat pun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.<\/p>\n<p>Ternyata ada hubungan antara menghormati Yesus dgn banyak atau sedikit mujizat yang Dia lakukan di suatu tempat, ini terjadi ketika Dia berada di tempat asal-Nya.<\/p>\n<p>Jadi mgkin kita sempat berpikir: kenapa koq hidupku jarang sekali mengalami mujizat yg dari Tuhan? Salah satu jawabannya ada dlm ayat ini, mgkin kita kurang atau bahkan tidak menghormati Tuhan dalam hidup kita. Knpa bs begitu? Ada org yg hanya percaya Yesus melakukan mujizat di gereja atau tempat yg khusus, ada yg percaya Tuhan lakukan dgn perantara hamba Tuhan tertentu yang punya karunia kesembuhan dan mujizat, didoakan oleh pendoa syafaat dulu, dsbnya. Pikiran yg spt itu sesungguhnya yg membatasi diri kita utk percaya bhw Tuhan sanggup melakukan mujizat di segala tempat, termasuk di ruang pribadi kita, bahkan Dia bs pakai diri kita utk melakukan mujizat-Nya. Kembalikan bgmna kita menghormati Tuhan ke level yang layak dan sesuai standard Tuhan, maka krna kita hormat dgn selayaknya pd Tuhan, pintu utk mujizat terjd akan terbuka bagi kita dengan selebar-lebarnya.<\/p>\n<p>Bgmna menghormati Tuhan dg selayaknya? Maka perlakukanlah Tuhan bukan seperti yg kita lakukan terhadap sesama manusia, ya, Tuhan bukan manusia! Kesalahan yg banyak org Kristen pikir itu wajar: kalau datang utk beribadah di gereja, pakaiannya keren, tetapi saat berdoa di rumah, pakaian yg dipakainya masih pakaian tidur, masalahnya Tuhan itu yg kita sembah di gereja, bukankah sama dg yg kita sembah di rumah kita? Kita pikir bhw kita intim dgn Tuhan, jadi spt kita intim dgn org lain, kalau di rumah ya seadanya saja yg kita pakai, org lain jg paham kalau kita baru bangun tidur. Nah, kita perlakukan Tuhan itu sama dgn kita perlakukan sesama kita, yang terjd adalah turunnya level hormat kita pada Tuhan, jadi bgmna kita akan mengalami dan menerima mujizat dr Tuhan? Perbaiki dahulu rasa hormat kita pd Tuhan, jgn sembarangan dan memperlakukan Tuhan sbg manusia! Itu sebuah penghinaan!<\/p>\n<p>Hormati Tuhan di manapun kita berada dgn rasa hormat yg sama, Dia tdk terikat dengan tempat dan waktu, jgn sampai keintiman yg &#8216;bablas&#8217; merusak rasa hormat kita pd Tuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 11102024 Markus 6:4-5 Maka Yesus berkata kepada mereka: &#8220;Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.&#8221; Ia tidak dapat mengadakan satu mujizat pun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=7159\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-7159","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7159","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7159"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7159\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7160,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7159\/revisions\/7160"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7159"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7159"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7159"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}