{"id":7233,"date":"2024-11-23T00:11:32","date_gmt":"2024-11-23T00:11:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=7233"},"modified":"2024-11-23T00:11:48","modified_gmt":"2024-11-23T00:11:48","slug":"istri-yang-menentang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=7233","title":{"rendered":"Istri Yang Menentang"},"content":{"rendered":"<p>DI 23112024<\/p>\n<p>Proverbs 21:9 KJV<br \/>\nIt is better to dwell in a corner of the housetop, than with a brawling woman in a wide house.<\/p>\n<p>Adalah lebih baik untuk tinggal di dalam sebuah sudut atap rumah, daripada dengan seorang perempuan penentang di dalam sebuah rumah yang luas<\/p>\n<p>Wanita memang berkata-kata lebih banyak drpd pria, dan terkadang ini menjd sebuah masalah karena mungkin sifat dan karakter si wanita memang tdk baik, ditambah bnyk perkataan menimbulkan pusing bagi pria.<\/p>\n<p>Kata asli dari &#8216;brawling&#8217; dlm ayat ini adalah: midy\u00e2n yg berarti ribut, berkelahi (brawling), dan berdebat, membantah (contentions). Ini perlu kita pahami sesuai dgn zaman waktu itu di mana penundukan diri seorg istri ialah suatu keharusan mutlak yg menandakan si wanita adalah seorg istri yg baik. Istri yang cerewet memang sesuatu yg tdk membuat suami nyaman, tetapi karena itu sdh menjadi sebuah kodrat bagi wanita, perlu penyikapan yg tepat utk hal ini. Perbedaan karakter dan latar belakang budaya seringkali memicu hal yg mengarah pd pertengkaran, dimulai dari perbedaan pola pikir, pendapat, hingga bisa saja perbedaan suku menjd permasalahan, dijadikan alasan utk pembenaran diri. Tentu kita yg lahir di zaman ini patut bersyukur dgn adanya ilmu pengetahuan yg maju dan bnyk yg membahas ttg psikologi dan parenting yg sangat membantu bagi pasangan keluarga yg membutuhkan pertolongan.<\/p>\n<p>Namun realita jg menunjukkan bhw tingkat perceraian jg meningkat, walaupun di dalam kekristenan sudah jelas bhw Tuhan sangat membenci perceraian. Alasan yg dipakai utk mereka yg bercerai biasanya karena sdh tdk sepaham, seprinsip lagi, selain karna adanya perselingkuhan, dsbnya. Bagi seorg istri, jgn hanya banyak menuntut suami, tp mulailah dgn menata diri dgn baik, termasuk di dalam hal perkataan, jgn membela diri bhw itu sdh menjadi kodrat wanita, tetapi wanita Kristen diajar utk menguasai diri, menguasai apa yg akan dikatakan, cara berpendapat, cara utk menyampaikan ide, dsbnya, perlu ditata dgn baik supaya ujungnya bukan pertengkaran, tapi kedamaian. Menahan emosi jauh lebih berharga drpd melampiaskan emosi dengan tangisan. Belajar &#8216;story telling&#8217; ketika ingin si suami mendengarkan keluh kesah. Jadilah wanita yg bijak, bukan yg membosankan dan menimbulkan pertengkaran.<\/p>\n<p>Baik pihak suami maupun istri, keduanya itu punya kelebihan dan kekurangan, kodrat yg berbeda, karakter dan sifat yg berbeda, hal ini perlu kerjasama supaya keluarga penuh dgn damai sejahtera.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 23112024 Proverbs 21:9 KJV It is better to dwell in a corner of the housetop, than with a brawling woman in a wide house. Adalah lebih baik untuk tinggal di dalam sebuah sudut atap rumah, daripada dengan seorang perempuan &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=7233\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-7233","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7233"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7233\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7234,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7233\/revisions\/7234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}