{"id":7681,"date":"2025-08-15T00:07:50","date_gmt":"2025-08-15T00:07:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=7681"},"modified":"2025-08-15T00:08:00","modified_gmt":"2025-08-15T00:08:00","slug":"tuhan-melihat-hati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=7681","title":{"rendered":"Tuhan Melihat Hati"},"content":{"rendered":"<p>DI 15082025<\/p>\n<p>1 Samuel 16:7<br \/>\nTetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: &#8220;Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.&#8221;<\/p>\n<p>Hati manusia siapa yg tahu, kecuali Tuhan &amp; org itu sendiri, yg terlihat mata hanya sebuah tampilan luar namun Tuhan lebih peduli dgn keadaan hati seseorg.<\/p>\n<p>Penampilan luar tidak selalu mencerminkan kualitas diri seseorg, seorg yg berlimpah dgn harta tentu akan berpenampilan lebih bagus drpd yg berkekurangan. Ketampanan dan jg kecantikan bs direkayasa dgn operasi yang sekarang sdh sangat canggih. Badan kekar bs diperoleh dgn olahraga teratur. Tampilan luar seseorg bs diatur oleh kekayaan, tetapi kualitas hati seseorg, tdk dapat dipoles dgn harta, karena mgkin saja org yg sederhana ekonominya bs punya kualitas hati yg lebih baik dibandingkan dgn org kaya. Tentu kita hrs paham jg, banyak org kaya yg punya hati baik, ada jg org miskin yg berhati buruk, jadi memang bergantung pd kepribadian org itu masing-masing. Perbuatan baik bs saja dgn sengaja dilakukan, namun terselip motivasi dan tujuan lain yg menguntungkan diri sndri. Orang zaman skrg menyebutnya &#8216;pencitraan&#8217; semata, supaya terlihat baik dan org banyak akan memuji.<\/p>\n<p>Hati manusia adalah suatu perbendaharaan: &#8220;Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.&#8221; (Lukas 6:45). Apa yang akan kita simpan dlm hati kita? Semua yang berharga, mulia, dan baik, ataukah sampah yg justru merusak hati kita? Salah satu hal yg menjd sampah dlm hati adalah dendam, selain itu jg pikiran jahat dan kutukan. Isi dr hati bs dinilai dr ucapan yg diperkarakan, tp ada org yg sengaja bermulut manis, tapi pny niat jahat di baliknya, suatu saat terbongkar dan barulah kita tahu keaslian hati orang itu. Jd tdk cukup menilai org dr ucapannya, bisa saja itu tipuan, ucapan yg selaras dengan yg diperbuat seseorg, itulah penilaian yg benar, dgn kata lain, org yg punya kualitas hati baik, dialah org yg memiliki integritas yg baik.<\/p>\n<p>Kelola hati kita dgn benar, itu bukan tugas yg dibebankan pd org lain, Tuhan memproses hati kita, tapi kita sendirilah yg menentukan apakah kita bs lulus dari proses Tuhan atau tidak.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 15082025 1 Samuel 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: &#8220;Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.&#8221; Hati &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=7681\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-7681","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7681","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7681"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7681\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7682,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7681\/revisions\/7682"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}