{"id":7834,"date":"2025-11-12T23:55:29","date_gmt":"2025-11-12T23:55:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=7834"},"modified":"2025-11-12T23:55:40","modified_gmt":"2025-11-12T23:55:40","slug":"berbohong-demi-harta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=7834","title":{"rendered":"Berbohong Demi Harta"},"content":{"rendered":"<p>DI 13112025<\/p>\n<p>2 Raja-raja 5:20, 27<br \/>\nberpikirlah Gehazi, bujang Elisa, abdi Allah: &#8220;Sesungguhnya tuanku terlalu menyegani Naaman, orang Aram ini, dengan tidak menerima persembahan yang dibawanya. Demi TUHAN yang hidup, sesungguhnya aku akan berlari mengejar dia dan akan menerima sesuatu dari padanya.&#8221;<br \/>\ntetapi penyakit kusta Naaman akan melekat kepadamu dan kepada anak cucumu untuk selama-lamanya.&#8221; Maka keluarlah Gehazi dari depannya dengan kena kusta, putih seperti salju.<\/p>\n<p>Gehazi cukup lama menjd pelayan Elisa, tp dia tetap belum memahami karakter Elisa dgn baik, sebab itu terjadilah kisah dalam ayat yg kita renungkan ini.<\/p>\n<p>Kadang sopan santun mengarah untuk kita berbohong, misalnya ketika kita datang ke rumah seseorg, ditanya sdh makan belum? Rata-rata org akan menjawab: terimakasih, saya sudah makan. Tp realitanya perutnya lapar dan berharap tuan rumah mendesak dia utk makan, biar kelihatan makan karna &#8216;dipaksa&#8217; oleh tuan rumah. Kenyataannya tuan rumah percaya pd jawaban kita, tidak mendesak kita utk makan, akhirnya perut kita tetap lapar, karena kita berbohong dlm bersopan santun. Atau ketika org lain dgn tdk sengaja melakukan sesuatu, kita pasti bilang: oh, tidak apa-apa, padahal di dalam hati ada sedikit kejengkelan, bilang begitu biar terlihat baik di depan org banyak. Jadi berbohong demi kelihatan ramah dan baik, bukankah itu kemunafikan? Sopan santun hrs ditunjukkan, tp bukan dgn kebohongan.<\/p>\n<p>Gehazi berpikir tuannya segan menerima pemberian Naaman secara langsung, jadi dia berpikir utk mengejar Naaman supaya bs menerima pemberiannya. Akibat yang hrs Gehazi tanggung sangatlah fatal, dia dan keturunannya akan menderita kusta, kariernya berhenti sejak itu. Karna pikiran yg bodoh, merusak seluruh hidupnya, hal ini jgn sampai terjd pd diri kita. Sadarlah bhw apa yg kita anggap benar, itu belum tentu pasti benar, mengatas namakan org lain demi mendapat keuntungan pribadi, itu suatu penipuan, merusak nama baik orang lain. Gehazi lupa bgmna &#8216;saktinya&#8217; tuannya itu, seorg nabi yg dipakai Tuhan luar biasa, ternyata tuannya tahu perbuatannya, dan ini membawa kutuk dlm hidup Gehazi utk seterusnya. Jgn berpikir setelah lama ikut dengan seseorg, pikirannya bs sama dgn pikiran kita.<\/p>\n<p>Keserakahan akan harta bs menimbulkan bnyk kutuk bagi org yg gila harta, uang tdk lagi menjd hamba yg baik, tetapi menjadi tuan yg kejam dan membinasakan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 13112025 2 Raja-raja 5:20, 27 berpikirlah Gehazi, bujang Elisa, abdi Allah: &#8220;Sesungguhnya tuanku terlalu menyegani Naaman, orang Aram ini, dengan tidak menerima persembahan yang dibawanya. Demi TUHAN yang hidup, sesungguhnya aku akan berlari mengejar dia dan akan menerima sesuatu &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=7834\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-7834","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7834","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7834"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7834\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7835,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7834\/revisions\/7835"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7834"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7834"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7834"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}