{"id":8278,"date":"2026-07-18T00:05:19","date_gmt":"2026-07-18T00:05:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=8278"},"modified":"2026-07-18T00:05:32","modified_gmt":"2026-07-18T00:05:32","slug":"ketika-aib-dibongkar-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=8278","title":{"rendered":"Ketika Aib Dibongkar Tuhan"},"content":{"rendered":"<p>DI 18072026<\/p>\n<p>Yohanes 4:16-18<br \/>\nKata Yesus kepadanya: &#8220;Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini.&#8221;<br \/>\nKata perempuan itu: &#8220;Aku tidak mempunyai suami.&#8221; Kata Yesus kepadanya: &#8220;Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,<br \/>\nsebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar.&#8221;<\/p>\n<p>Perempuan Samaria yang bertemu Yesus di dekat sumur Yakub ternyata kisah hidupnya tdk biasa, mgkin dibilang cukup aneh, tetapi dia mengakui bhw perkataan Yesus benar.<\/p>\n<p>Sudah punya 5 suami, dan yg ada bersama dia skrg itu bukan suaminya. Ada beberapa kemungkinan yg bisa kita duga: perempuan ini pernah menikah 5 kali, kemungkinan yg besar adalah 5 suaminya ini mati. Tentu ini hanya dugaan seandainya memang dia itu perempuan baik-baik. Entah apa yg terjadi pd 5 suaminya, apakah mgkin perempuan ini diceraikan 5x? Zaman itu tak lazim jika perempuan yg menggugat cerai. Jadi kita menduga memang 5 suaminya mati. Dari kisah selanjutnya ketika dia berkata kepada org-org sekota dgn dia ttg Yesus, org-org itu tertarik utk menemui Yesus, agaknya dia ini seorg perempuan yg baik, bkn yg jahat atau pezinah misalnya, karena perkataannya dpt mempengaruhi org banyak. Apakah mgkin dia seorg perempuan kaya? Mgkin saja, ini penyebab sampai dia bersuami 5x dan juga masih ada pria yg tertarik padanya.<\/p>\n<p>Sekali lagi, ini hanya analisa, bkn fakta yang tertulis dalam Alkitab. Ketika Yesus berkata ttg hidupnya, perempuan ini mengakui dan tdk merasa tersinggung. Bersuami 5x bisa dianggap sesuatu yg &#8216;aib&#8217;, tetapi dia orang yg menjunjung tinggi kejujuran. Ini hal yang bisa kita pelajari: kalau Tuhan membongkar aib kita, akuilah dan jgn marah, akuilah bila kita yang salah, ini spt Daud mengakui dosa yg dia perbuat atas Uria dan Batsyeba, tidak menghukum nabi Natan yg berani menegur dia atas perintah Tuhan. Sesuatu yg Tuhan singkapkan pasti ada tujuannya, dan itu utk kebaikan kita. Jadilah pribadi yg jujur, yang menghormati perbuatan Tuhan atas hidup kita, kalau kisah hidup kita yang kurang baik atau menjadi aib, Tuhan mau pakai itu untuk membuat org lain memahami kasih-Nya, jgn marah, tetapi bersyukurlah, kisah aib kita bs jadi berkat bagi org lain.<\/p>\n<p>Aib memang sengaja ditutupi, siapapun org itu pasti demikian, tetapi ketika Tuhan mau membongkarnya, jgn kita berpikir bahwa Ia jahat, Dia lakukan itu utk kebaikan kita.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 18072026 Yohanes 4:16-18 Kata Yesus kepadanya: &#8220;Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini.&#8221; Kata perempuan itu: &#8220;Aku tidak mempunyai suami.&#8221; Kata Yesus kepadanya: &#8220;Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami, sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=8278\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-8278","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8278","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8278"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8278\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8279,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8278\/revisions\/8279"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8278"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8278"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8278"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}