{"id":8326,"date":"2026-08-14T00:03:10","date_gmt":"2026-08-14T00:03:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=8326"},"modified":"2026-08-14T00:03:21","modified_gmt":"2026-08-14T00:03:21","slug":"terluka-karena-setia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=8326","title":{"rendered":"Terluka Karena Setia"},"content":{"rendered":"<p>DI 14082026<\/p>\n<p>Amsal 27:6 ILT3<br \/>\nLuka-luka orang yang mengasihi itulah yang membuktikan setia, tetapi ciuman orang yang membenci itu berlimpah-limpah.<\/p>\n<p>Seorg yang setia kadang justru diremehkan, dibenci dan diperlakukan semena-mena, di realita kehidupan, terlihat bgmna misalnya seorg istri setia justru dilukai oleh suami yg selingkuh.<\/p>\n<p>Di zaman ini, luka bukan hanya dimaknai dg luka fisik, tp jg secara verbal, emosional, jg mental. Bnyk kesaksian ttg istri yg setia tapi justru dianiaya suami, direndahkan, tdk lagi dikasihi bahkan ada yg sampai dibunuh. Ini tentu sangat memilukan, kesetiaan ternyata ada yg hrs dibayar dgn nyawa. Karyawan yg setia, pembantu yg setia, supir yg setia, dan yg lainnya, kadang justru dipandang rendah, mereka kan sdh digaji, diperlakukan sesuka hati, wajar donk? Itu pikiran sebagian orang. Melihat org kadang spt melihat hewan atau barang, kesetiaan yg ditunjukkan dianggap sesuatu yg wajar mereka berikan, apa harus diberi penghargaan? Ini pemahaman orang yg tdk lagi memiliki kasih Tuhan dlm dirinya dan lebih memilih mengagungkan dirinya &amp; merendahkan org lain, ini bukan ciri org yg mengenal kasih Tuhan, hatinya hanya berisi kekejian dan kejahatan.<\/p>\n<p>Di sisi lain, justru bnyk orang yg membenci dgn menunjukkan kasih yg pura-pura. Ayat ini mengatakannya spt ciuman org yg tiada henti, bertubi-tubi. Kisah penangkapan dari Yesus, ditandai dgn ciuman dr seorg Yudas Iskariot: Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: &#8220;Org yg akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia&#8221; (Matius 26:48). Berhati-hatilah pd org yg selalu memuji kita, mencari muka, dalam hatinya ada maksud jahat, ibarat orang yang mau &#8216;menusuk dari belakang&#8221;, mendorong kita jatuh &amp; kesetiaannya hanya pancingan utk menipu penilaian kita terhadapnya. Jgn jadi org yg gila hormat, ini mengundang org jahat berpura-pura baik pd kita, terlihat spt mengasihi pdhal membenci kita di hatinya. Senyum di bibir, tp tangan mengepal, tinju ditahan utk waktu yg tepat, hingga akhirnya kita terkejut tp semua sdh terlambat.<\/p>\n<p>Kasihilah dgn tulus, tunjukkan kesetiaan pd mereka yg ditetapkan Tuhan utk hidup kita, tp sadarlah, kesetiaan tdk selalu direspon jg dgn kesetiaan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DI 14082026 Amsal 27:6 ILT3 Luka-luka orang yang mengasihi itulah yang membuktikan setia, tetapi ciuman orang yang membenci itu berlimpah-limpah. Seorg yang setia kadang justru diremehkan, dibenci dan diperlakukan semena-mena, di realita kehidupan, terlihat bgmna misalnya seorg istri setia justru &hellip; <a href=\"https:\/\/www.kodansays.com\/?p=8326\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-8326","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8326","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8326"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8326\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8327,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8326\/revisions\/8327"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8326"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8326"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kodansays.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8326"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}