DI 08092015
Lukas 14:14 NKJV
And you will be blessed, because they cannot repay you; for you shall be repaid at the resurrection of the just.”
Dan kamu akan diberkati, karena mereka tidak dapat membalasmu; karena kamu akan dibalas pada saat kebangkitan orang-orang benar
Sepenggal syair lagu “Kasih Ibu” : … hanya memberi tak harap kembali … , mgkin sedikit bisa menggambarkan cara bgmna kita sbg org Kristen melakukan kebaikan bagi sesama. Ada 2 hal yg hrs kita perhatikan :
Pertama, berbuat baiklah bkn hanya pd org yg ‘sederajat’ dg kita, tp terlebih pd mrka yg membutuhkan dan tanpa daya membalas kebaikan kita.
Ditraktir makan oleh sesama org yg berkecukupan, lain waktu bs saling ganti mentraktir, artinya bs saling membalas kebaikan. Tapi memberi makan org yg miskin, yg melarat, yg cacat, dsbnya, mrka blm tentu bs membalas yg kita buat. Ayat ini mengajar kita utk melakukan kebaikan dg memberi apa yg org lain sdg butuhkan, perlakukan dg selayaknya dan dg gembira hati melakukannya. Bukan hanya mknan saja, bs dlm bentuk yg lain wujud kebaikan kita.
Kedua, berbuat baik tanpa keinginan utk dibalas.
Tak penting dibalas atau tidak, berbuat baiklah jika ada kesempatan utk itu, bahkan sekalipun org tdk berterima kasih, Tuhanlah yg akan memberkati kita. Dihargai dan dihormati, itu bkn tujuan kita berbuat baik. Inilah yg dimaksud dg tulus hati, tanpa pamrih dan tdk menuntut apapun. Mgkin ada baiknya bahkan org tdk tahu kalau yg diterimanya itu berasal dr pemberian kita. Sadar bhw kita hanya perpanjangan tangan Tuhan utk menyalurkan apa yg Tuhan ingin berikan pd seseorg atau kelompok tertentu. Biar nama Tuhan saja yg dimuliakan, bkn nama kita yg dipuja puji.
Mulailah dr apa yg kita punya dan bs lakukan, berbuat baik hanya perlu jeli melihat adanya kesempatan utk itu, miliki kemurahan hati, tangan yg sigap membantu sesama dan selalu sertakan Tuhan dlm setiap perbuatan baik yg kita buat, Tuhan yg sempurnakan semuanya.