Jadilah Sesama Bagi Orang Lain

DI 15042026

Lukas 10:36-37
Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?”
Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!”

Yesus memakai sebuah ilustrasi tentang seorg yg jatuh ke tangan para penyamun & ada 3 kategori org yg tahu peristiwa itu tp responnya berbeda.

Yang pertama, kategori imam: “Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan’ (Lukas 10:31). Orang yg sehari-harinya ada di rumah Tuhan tapi justru bereaksi lebih baik menjauhi pdhal tahu. Ketika sesuatu terjd pd kita, banyak org spt ini, tahu kita mengalami apa, tapi tdk berbuat apa-apa, menemui kita tidak, mengucapkan sesuatu jg tidak, pura-pura tdk tahu pdhal tdk mau tahu. Org yg bnyk bicara Alkitab tp tdk mau menolong yang sedang tertimpa masalah. Yg kedua yaitu kategori Lewi: “Demikian juga seorg Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat org itu, ia melewatinya dari seberang jalan (Lukas 10:32). Lewi itu org yg dipilih oleh Tuhan utk melayani ibadah di bait suci, ini gambaran org-org yg melayani Tuhan tapi juga hatinya tertutup utk menolong.

Imam dan Lewi, gambaran org-org yang lebih mementingkan ibadah pd Tuhan tapi tdk peduli dgn sesamanya. Dlm gereja bs kita temui mereka yg melayani lebih ingin dekat pd org kaya drpd org miskin, oknum sifatnya, tdk semua pelayan Tuhan seperti itu. Dekat orang kaya bs sering ditraktir di resto mewah, happy party, tertawa terus, dsbnya. Mengurusi jemaat miskin banyak keluarkan uang, minim keuntungan, tidak menarik perhatian. Yg ketiga, kategori org Samaria, dia melihat dan menolong, tahu tp dianjurkan dg kepedulian. Org Samaria ini keturunan org Israel yg kawin campur dgn bangsa lain, warga kelas dua, tetapi ini gambaran bhw pertolongan kadang bs datang dr org-org yg diremehkan, tdk bnyk bicara rohani, tp praktek kasihnya nyata di dlm perbuatannya.

Termasuk kategori manakah kita? Jangan sampai jd org yg tahu, tetapi memilih utk ‘kabur’ dari kewajiban menolong sesama, ingat bhw mata Tuhan melihat semua.

Posted in Renungan | Comments Off on Jadilah Sesama Bagi Orang Lain

Jangan Beri Sandungan

DI 14042026

2 Korintus 6:3 ILT3
Yang tidak memberi sandungan apa pun kepada siapa pun, supaya pelayanan itu tidak dapat dicela.

Apakah hidup kita menjadi berkatkah atau justru menjerumuskan org melakukan yg salah? Apalagi kita yg berada pd level sbg org yg perkataannya diperhatikan.

Memang baik utk memberikan pendapat ttg sesuatu, berupa nasehat, informasi, di dlm bentuk pertimbangan, dsbnya, tp hal yg perlu diperhatikan adalah apakah yang kita perkataan itu sesuatu yg benar, yang baik, dan tidak beresiko negatif? Kadang ada org yg berpikir bicara saja, pokoknya bicara, isi yg dibicarakan itu tdk dipastikan dahulu kebenarannya, keakuratannya, dan apa dampaknya. Spontanitas dlm sebuah pendapat sebaiknya bukan sekedar cepat bicara, tp isi materinya memang sesuai dg yg dibutuhkan. Apakah sesuatu dilarang atau dibolehkan, hrs dijelaskan dgn benar dan bs dipertanggung jawabkan. Apakah sesuatu itu tepat dilakukan utk situasi yg sedang terjd, hrs dijelaskan kemungkinan yg bs saja terjd, dan hrs menyiapkan hal utk mengantisipasinya.

Paling utama yang jadi dasar ialah firman Tuhan sbg kebenaran utama, diikuti dgn hukum yg berlaku di negara kita. Hal yang penting jg adalah kita jgn memberi contoh yang salah dan buruk, itu membuka celah bagi kehidupan kita. Orang lain cenderung menilai perbuatan kita secara tajam, bgtu ada yg salah sedikit saja, kita dimaki dan dicela habis-habisan. Ajaran Kristen telah diakui kebaikannya, tp kalau umat-Nya tdk berlaku sesuai ajaran Kristen, inilah suatu sandungan bagi org yg mau percaya pada Kristus, tadinya tertarik, jd malah mundur dan membenci kekristenan. Bs jg menjadi contoh utk dilakukan bagi mereka yg msh lemah imannya, org-org yg cenderung utk mudah meniru tanpa mempertimbangkan dampak dan hasilnya. Akibatnya mereka justru melakukan hal yg salah.

Jgn memberi sandungan pd org lain, tdk sembarangan bertindak dan berkata-kata, biasakan utk berpikir dahulu sblum mulai bertindak dan berkata-kata.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Beri Sandungan

Dari Mana Asal Kita?

DI 13042026

3 Yohanes 1:11 ILT3
Hai yang terkasih, janganlah meniru apa yang jahat, melainkan apa yang baik. Siapa yang melakukan kebaikan, dia berasal dari Elohim, tetapi siapa yang melakukan kejahatan, dia tidak melihat Elohim.

Jenis perbuatan yg dilakukan ternyata itu menginformasikan dr sumber mana orang itu berasal, yg berasal dr Tuhan, pasti dia berbuat baik.

Org yg melakukan kejahatan, dikatakan ia tdk melihat Tuhan. Berarti yg bs dia lihat itu selain Tuhan, mgkin yg disebut dengan dunia kegelapan. Tdk melihat pasti karena tdk bertemu, jd org yg melakukan yg jahat itu blm pernah mengalami perjumpaan dg Tuhan secara pribadi. Pengetahuannya yg minim ttg Tuhan berakibat dia lebih bnyk bergaul dgn yg selain dr Tuhan, bergaul dg kejahatan, maka perbuatannya itu jahat & cenderung dilakukan trs menerus. Mgkin org ini tdk percaya bhw Tuhan itu ada, dlm pikirannya apapun perbuatan yg dilakukan itu tdk ada yg dikategorikan, baik atau yg jahat ya sama saja. Dinilai org lain sbg org jahat pun, dia tdk masalah, asalkan bebas lakukan semua keinginannya, tanpa perlu merasa bertanggung jawab pd siapapun.

Tirulah apa yg baik, ini mengingatkan kita bhw dlm diri setiap org, ada sisi keinginan utk meniru sesuatu. Itulah sebabnya kita kenal ada istilah memiripkan diri dengan idolanya, meniru konsep keberhasilan org lain, ikut trend yang sedang ‘in’, dsbnya. Di sinilah kita bebas memilih apa yg ingin utk ditiru, tetapi hrs bertanggung jawab penuh kepada Tuhan, bukan ‘semau gue’ saja, tp sadar bahwa Tuhan menilai dan satu saat kita akan menerima upah dr setiap apa yg kita sdh perbuat: “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yg patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat (2 Korintus 5:10). Jadi kita bebas memilih utk meniru apapun, tapi itu hrs dipertanggung jawabkan pd Tuhan.

Tirulah apa yg baik, yang berasal dr Tuhan, ingatlah bahwa kita ini ciptaan-Nya, selalu ditujukan utk berbuat baik, jgn lelah untuk berbuat baik.

Posted in Renungan | Comments Off on Dari Mana Asal Kita?

Terus Menerus Jahat

DI 11042026

Kejadian 6:5-6 ILT3
Dan YAHWEH melihat bahwa kejahatan manusia demikian besar di bumi, dan setiap angan-angan pikiran hatinya semata-mata jahat sepanjang hari,
dan YAHWEH menyesal bahwa Dia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu telah memilukan hati-Nya.

Ini terjadi saat sebelum air bah menutupi bumi sbg wujud hukuman Tuhan terhadap manusia yang saat itu kecenderungannya berbuat jahat.

Perbuatannya jahat, angan-angannya pun juga jahat, artinya bukan sekedar pikiran & hatinya yg jahat, tetapi sdh terwujud dlm perbuatan jahat. Dosa bkn hanya di dalam pikiran dan hati, tp sdh tampak oleh mata jasmani. Seberapa parah kejahatan hasil dr perbuatan manusia kala itu, bs terlihat dr ayat ini: “Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah” (Kejadian 6:9). Bayangkan saja, hanya 1 org benar di seluruh bumi pd zaman Nuh hidup. Sudah terbayang bgmna kejahatan manusia pd zaman Nuh hidup. Kejahatan manusia ini membuat Tuhan pilu hati-Nya. Mgkin jika diumpamakan, spt orgtua yang menyesal telah melahirkan anak yg sangat jahat.

Kita jg hrs paham, dosa yg kita buat punya dampak bukan hanya pd diri sndri, tetapi jg memilukan hati Tuhan. Sekalipun dosa itu baru dlm bentuk pikiran jahat dlm hati, itupun sangat memilukan hati Tuhan. Ada org yg berpikir, dosa dlm pikiran dan hati kan tdk merugikan org lain, blm jadi satu perbuatan, apakah itu salah? Bkn soal apa itu merugikan org lain atau tdk, tp apakah itu menyenangkan Tuhan atau tdk? Tuhan ciptakan kita bkn utk berbuat jahat, tetapi utk berbuat baik: Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah (3 Yohanes 1:11). Jauhi kejahatan & lakukanlah apa yg benar dan baik.

Jgn memilukan hati Tuhan, keselamatan yg Dia berikan bkn utk membuat kita bisa hidup bebas mengikuti kemauan sendiri, tp menuruti kehendak Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Terus Menerus Jahat

Kenapa Dilindungi?

DI 10042026

Kejadian 4:15
Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapa pun yang bertemu dengan dia.

Kenapa Tuhan menandai Kain supaya dia tdk dibunuh oleh siapapun yg dia jumpai? Pdhal Kain sdh membunuh adiknya, Habel dan dihukum Tuhan.

Seakan spt seorang pembunuh dilindungi Tuhan, apakah Tuhan membiarkannya dgn begitu saja? Intinya adalah Tuhan tdk mau Kain mati karena dibunuh. Sedikit yg bisa mgkin kita pahami adalah bhw Tuhan mau membunuh org lain itu menjd satu budaya atau kebiasaan bagi org lain di zaman itu. Pembunuhan hanya akan mendatangkan pengaruh negatif pd tanah dan kutuk bagi pelaku pembunuhan. Kain dibiarkan tetap hidup oleh Tuhan, pasti ada alasan kuat di baliknya, apakah karena belum banyak dr jumlah manusia di zaman itu, jadi mgkin masih diperlukan Kain untuk meneruskan keturunannya. Tdk dijelaskan detail apa yg jadi alasan Tuhan utk hal ini, tp satu hal yg bs kita dapati bhw Tuhan tetap mengasihi manusia sekalipun telah berdosa.

Perbuatan dosa pasti dihukum Tuhan, tp org yg berbuat dosa, tetap dikasihi Tuhan, bukan berarti Tuhan setuju dgn perbuatan dosa, tapi Tuhan melihat ke masa depan. Jadi yg bisa kita pelajari dr kisah Kain ini adalah bhw ada alasan Tuhan tertentu utk setiap keputusan yg Dia ambil, sekalipun menurut penilaian kita pribadi, itu sesuatu yg tdk adil, org bersalah tp dilindungi oleh Tuhan. Bukankah kita jg org berdosa tapi tetap dikasihi Tuhan? Bahkan Yesus rela mati utk menebus kita dr belenggu dosa. Tubuh jasmani pasti nati, tapi roh tetap ku kekal adanya. Yg paling penting bkn tubuh jasmani yg akan binasa, tp roh manusia yg adalah milik Tuhan, jangan sampai direbut oleh maut dan binasa dlm kekekalan. Dia ingin kita tdk hidup dlm dosa.

Tuhan mencari dan mengasihi orang yang berdosa, ditebus dan dimerdekakan dari maut, jgn kita meremehkan kasih karunia Tuhan yg diberikan pd kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Kenapa Dilindungi?

Sebelum Berbuat Dosa

DI 09042026

Genesis 4:7 KJV
If thou doest well, shalt thou not be accepted? and if thou doest not well, sin lieth at the door. And unto thee shall be his desire, and thou shalt rule over him.

Kejadian 4:7 KJV
Jika engkau berbuat baik, bukankah engkau akan diterima? Dan jika engkau tidak berbuat baik, dosa ada di ambang pintu. Dan kepadamu akan tertuju keinginannya, dan engkau akan berkuasa atasnya.

Ternyata seseorg berdosa itu ada langkah yg mendahuluinya, tdk langsung berbuat dosa, hal ini perlu kita cermati karena Dia sendiri yg menyatakannya.

Tuhan mengingatkan Kain sblum terjadi pembunuhan terhadap Habel, bahwa dosa itu didahului oleh tidak berbuat baik. Yang kita pahami pd umumnya, perbuatan tidak baik itu sudah termasuk dosa. Tetapi dlm ayat ini ternyata berbuat yg tidak baik, jadi celah bagi dosa utk menjerumuskan kita pada akhirnya berbuat dosa. Digambarkan bhw saat kita tdk berbuat baik, dosa ada di ambang pintu, jadi berbuat tdk baik bisa jadi awal dr perbuatan dosa. Ingat antara keduanya ini berkaitan tp tdk sama. Dosa menginginkan kita untuk tunduk padanya, menuruti hasratnya, tdk punya daya untuk melawan, tetapi Tuhan ingatkan kita bisa utk menguasainya. Artinya berbuat dosa atau tdk, pilihan ada di tangan kita, yang kita pilih akan menentukan hasil akhirnya.

Karena itu, kuasai diri, jgn berbuat yg tdk baik, itu celah bagi dosa untuk menguasai kita. Diawali dgn menjaga kemurnian hati dan pikiran kita. Kalau sdh ada niat jahat, ini berarti pikiran kita SDH bercabang, hati kita tdk murni lagi. Ketidak puasan kita pd sesuatu, kadang menjadi pemicu akhirnya kita berbuat yg tdk baik. Iri hati, kebencian dan diperlakukan berbeda, biasanya jadi pemicu timbulnya niat jahat dlm pikiran & hati manusia. Org lain dianggap jadi suatu penghalang, pesaing, perebut, seandainya tdk ada dia, maka akulah yg mendapatkan semua itu. Kualitas diri org lain menjadi 1 alasan bagi seseorg utk menutupi ketidak mampuannya, menimpakan kesalahan pd org lain, sudah mulai terjadi saat manusia jatuh dlm dosa.

Hati dan pikiran perlu dijaga kemurnian yg awalnya sudah ada, jgn masukkan ke dlm pikiran dan hati, segala sesuatu yg dapat membuka pintu bagi dosa untuk masuk ke dalamnya.

Posted in Renungan | Comments Off on Sebelum Berbuat Dosa

Sampai ke Telinga Tuhan

DI 08042026

Yakobus 5:4 ILT3
Lihatlah, upah para pekerja yang menuai ladangmu, yang telah ditahan olehmu, ia berteriak dan teriakan mereka yang menuai itu telah sampai ke telinga YAHWEH Semesta Alam.

Perbuatan yg tdk sesuai hukum Tuhan, ini akan menimbulkan keluh kesah, teriakan yg menggambarkan kekecewaan dan juga kesedihan yg mendalam.

Teriakan yg sampai ke telinga Tuhan, hal ini bbrpa kali terjd dlm Alkitab, pertama di saat peristiwa Kain membunuh Habel di dalam Kejadian 4:10:Firman-Nya: “Apakah yang telah kau perbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah”. Juga saat bangsa Israel bbrpa kali jatuh dalam tangan musuhnya, mereka berteriak pada Tuhan dan Tuhan kemudian menolong jg melepaskan mereka. Dlm ayat ini, teriakan yg diserukan oleh para pekerja yg gajinya tertahan oleh majikannya, Tuhan dengar & memperhatikan kesusahan mereka, Ini yg kita sebut sbg sebuah perbuatan kejam yg seringkali terlihat di sekitar kita. Hak yang seharusnya diberikan tetapi sengaja tidak diberi demi memuaskan keinginan hati yg melawan hukum Tuhan.

Teriakan keluh kesah akibat perbuatan org lain, ini didengar Tuhan, kalau sampai ke telinga Tuhan, berarti tindakannya sangat keterlaluan, melampaui batas, Tuhan pasti akan bertindak dan menghukum. Kita jgn menjd org yg melukai hati org lain, baik dg perbuatan maupun perkataan. Jgn nurani hati kita ditutupi dengan perasaan kejam & merendahkan org lain. Dlm ayat ini yang disinggung adalah org-org kaya, pny bnyk kekuasan serta menguasai hidup banyak org, harusnya menaungi, melindungi serta mengusahakan kesejahteraan mereka yg bekerja kepadanya. Seringkali org miskin dipandang tak ubahnya spt hewan, apalg para budak di zaman itu, tetapi kita hidup di zaman yg berbeda, hrs penuh kasih dan tdk saling menyakiti satu sama lain.

Jgn tahan apa yg menjd hak org lain, tapi lakukanlah kewajiban kita supaya orang itu menerima haknya dan menikmati hal positif lewat perbuatan kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Sampai ke Telinga Tuhan

Saling Mengaku Dosamu

DI 07042026

Yakobus 5:16 ILT3
Akuilah kesalahan seorang terhadap yang lain dan saling mendoakanlah seorang terhadap yang lain, supaya kamu dapat disembuhkan. Doa orang yang benar, ketika bekerja, memiliki kekuatan yang besar.

Saling mengakui kesalahan hingga saling mendoakan, menjd salah satu faktor yang menentukan kesembuhan, inilah yg perlu utk jadi perhatian kita.

Sumber dan penyebab penyakit itu terdiri dr berbagai macam, ada yg karena faktor luar spt virus, bakteri, wabah, dsbnya, ada jg yg dr faktor dlm diri sendiri spt depresi, stress, pola makan, dsbnya. Dlm ayat ini, dijabarkan bhw ada penyakit yg sebabnya itu bersumber dr dosa atau kesalahan, jd spt timbul konflik, dendam, dll. Ternyata di dlm sebuah perselisihan, tdk hanya pihak yg satu saja yg salah, biasanya dua pihak mgkin ada kesalahannya masing-masing, dan tentu perlu adanya pendamaian yang hrs dilakukan, caranya spt dlm ayat yang kita baca: saling mengaku kesalahan dan dilanjutkan dgn saling mendoakan. Kata disembuhkan dlm bhsa aslinya: iaomai, yg punya arti menyembuhkan dan membuat utuh.

Mengampuni memang hrs dilanjutkan dgn usaha pemulihan, kembali pd keadaan yg sblum konflik terjd, ini salah satu bagian yg disebut kembali menjd utuh. Sempat jd terpisah tapi kemudian disatukan kembali. Kalau dlm pernikahan itu spt rujuk. Perlu kerendahan hati utk saling mengakui dosa dan kesalahan masing-masing, terkadang ego siapa yg minta maaf duluan menjadi satu penghalang terjadinya pendamaian, jadi kedua pihak perlu merendahkan diri, sadar kesalahannya apa, mau juga untuk memaafkan. Penyakit yg dialami karena dosa dan kesalahan, sesuai ayat ini maka akan disembuhkan. Perlu seorg mediator utk menjembatani pendanaan ini, sesuai ayat dlm pasal ini, maka para pemimpin gerejalah yg menjd mediatornya.

Berdamai itu menyembuhkan dan kembali membuat jadi utuh, Tuhan ingin kita rukun satu sama lain, tdk sakit dan mengampuni satu sama lain.

Posted in Renungan | Comments Off on Saling Mengaku Dosamu

Nyatakanlah Perasaan

DI 06042026

Yakobus 5:13 ILT3
Adakah seseorang di antara kamu yang menderita kesusahan? Biarlah dia berdoa! Adakah seseorang yang bergembira? Biarlah dia bernyanyi!

Apa yang jadi suasana hati kita, sebaiknya itu dirasakan oleh org lain, supaya mereka jg bs memahami apa yg sdg kita rasakan dan menyikapi kita dengan benar.

Kadang seseorg merasa tidak dipedulikan karena menilai orang lain tdk peka dengan apa yg sdg dia rasakan. Tentu saja orang lain tdk akan selalu bs memahami dan jg bersikap yg sesuai dgn kondisi kita. Dlm ayat ini, dianjurkan utk memberi ekspresi kepada org lain ttg apa yang kita rasakan. Org yg sdg menderita kesusahan, berdoa menjd satu ekspresi yg sebaiknya menjadi pilihan. Bukan berarti org yg berdoa selalu sdg dlm keadaan susah, tetapi sebaiknya perhadapkan dahulu situasi yg kita alami kepada Tuhan. Benar memang Dia sangat pasti tahu apa yg sdg alami, tetapi apakah kita mengandalkan Tuhan atau tdk, dapat terlihat dr apakah kita jujur di hadapan Dia atau tdk. Berdoa menjd ekspresi hari kita yg menaruh kepercayaan kepada Dia.

Kalau sdg bergembira, baiklah bernyanyi, bermazmur pd Tuhan. Jgn diam saja, tapi bersyukurlah dan muliakan Tuhan. Kalau kepada manusia saja kita berterima kasih kalau ada kebaikan yg kita terima, apalagi kepada Tuhan. Kita tidak dapat membalas setimpal apa yg Tuhan lakukan pd kita, tp ucapkanlah terimakasih dr hati yang tulus, jadilah org yg tahu membalas budi. Kalau kita diam, ekspresi kita datar, org lain bisa menilai kita negatif, mgkin saja di lain wkt mereka malas berbuat baik lagi pada kita, padahal di masa depan, bs saja kita butuh pertolongan org lain. Tdk selalu kita sadar dlm keadaan yg kuat, berkecukupan, dan sehat, taburlah kebaikan, maka kita pasti menuai kebaikan jg. Taburlah apa yg baik, maka kita menuai yg baik jg.

Ekspresikan perasaan kita supaya orang lain bersikap tepat terhadap kita, jangan berharap org lain akan selalu peka dengan perasaan yg sdg kita alami.

Posted in Renungan | Comments Off on Nyatakanlah Perasaan

Punya Musuh Yang Sama

DI 02042026

Lukas 23:12 ILT3
Dan pada hari itu, baik Pilatus maupun Herodes keduanya menjadi sahabat seorang terhadap yang lain, sebab mereka sebelumnya berada dalam permusuhan di antara mereka.

Karena perkara Yesus, 2 org bermusuhan malah menjd sahabat, ini yg terjd setelah Yesus diperiksa dan diadili, sesuatu yang mengingatkan kita pd satu ungkapan.

Memiliki musuh yg sama, 2 org seteru bs menjd sekutu melawannya. Tiba-tiba yang menyebabkan mereka bermusuhan itu spt lenyap di telan bumi dan akrabnya dengan cepat terjd. Dlm hidup ini kita pasti punya musuh, terlepas mereka yg menganggap kita musuh, saingan, hambatan, dsbnya, tp tetap saja ada pihak atau oknum yg tidak suka dgn kehadiran dan perbuatan yg kita lakukan. Masalah toko sebelah ramai saja bs jd pemicu pertengkaran. Pembagian yg tdk merata dan dinilai tidak adil, perlakuan yg berbeda dan diskriminatif, perasaan yg tersakiti, dsbnya, semuanya membuat yg dahulunya damai menjadi rusuh. Anehnya adalah saat berhadapan dgn musuh yang sama, 2 org yg berseteru itu justru dapat bersatu meskipun sementara.

Penyaliban Yesus memang mengegerkan di saat itu, seorg yg ternama, dikasihi dan menjd pengharapan karena mujizat serta pengusiran roh jahat yg dilakukan-Nya, yg disebut sbg Guru dan Nabi, dituduh dapat menjd ancaman bagi masyarakat, dinilai menista agama Yudaism, menjd saingan bagi para kaum agamawi, rohaniawan yg saat itu didominasi para ahli Taurat, org Farisi dan Saduki. Seorg pembuat tanda ajaib dan mujizat, tdk melawan saat Dia ditangkap hingga mati disalibkan. Namun itulah ketaatan Yesus utk menyelesaikan misi yg Bapa berikan kepada Dia utk bisa menyelamatkan kita. Jumat Agung serta Paskah org Kristen, keduanya kesatuan peristiwa yg mengajar kita bhw kematian dan kebangkitan Yesus, benar-benar telah memerdekakan kita dr belenggu dosa.

Selamat merayakan Jumat Agung, ingat akan kasih-Nya yg menyelamatkan kita, hiduplah sbg org yg berkenan di hadapan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Punya Musuh Yang Sama