DI 13062026
Markus 3:29 ILT3
Namun, siapa saja yang menghujat terhadap Roh Kudus, ia tidak mendapatkan pengampunan selamanya, sebaliknya dia pantas mengalami hukuman kekal.”
Kita sering mendengar ttg menghujat Roh Kudus, tp sebenarnya apa kriterianya? Yang pastinya kita perlu tahu ttg ini, supaya kita jgn sampai melakukannya.
Kata asli menghujat dlm bhsa Yunani ialah blasphēmeō yg berarti menjelekkan, bicara tdk sopan, menghujat, memfitnah, mencaci maki, berbicara jahat. Sederhananya begini: bicara yg tdk benar ttg Roh Kudus, sebuah kebohongan ttg Roh Kudus, mengatakan yg sebaliknya ttg pribadi Roh Kudus, berbicara memfitnah Roh Kudus dgn tujuan yg jahat. Dosa menghujat Roh Kudus ini tidak dapat pengampunan sama sekali, hukuman kekal menanti org yg melakukannya. Mgkin bnyk yg bertanya: apa ini berarti Roh Kudus lebih tinggi dan mulia dr Yesus? Ini muncul saat baca ini: “Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun tidak (Matius 12:32).
Bapa, Yesus, dan Roh Kudus jgn dipahami 3 pribadi yg berbeda, Tuhan itu Roh, jd tidak memiliki fisik spt manusia. Yesus menjadi manusia karena Dia hrs mati, butuh sebuah tubuh jasmani manusia, karena itulah perlu dilahirkan dr rahim manusia, mengalami yg manusia alami. Mengambil rupa seorang hamba, hamba inilah manusia di hadapan Tuhan, jadi ketika Yesus dlm rupa manusia, Dia itu: “Namun kita melihat YESHUA yang dimahkotai kemuliaan dan hormat, setelah dibuat sedikit lebih rendah daripada para malaikat melalui penderitaan kematian, sehingga dalam anugerah Elohim Dia dapat merasakan kematian ganti semua orang (Ibrani 2:9 ILT3). Jd ada saat singkat Yesus sedikit lebih rendah saat Dia menuju waktu kematian-Nya, tp kemudian kembali pada keadaannya semula, satu kesatuan dengan Bapa dan Roh Kudus.
Jgn pernah kita menghujat Roh Kudus, itu dosa tidak terampuni, keselamatan hilang kalau kita melakukannya, bangun dasar dr iman kita yg sejati.