Memikirkan Hal Yang Sama

DI 20032026

Filipi 4:2 ILT3
Aku menasihati Euodia, aku juga menasihati Sintikhe, agar memikirkan hal yang sama di dalam Tuhan.

Perbedaan pikiran dan perencanaan kerap kali terjd dlm dunia pelayanan, dlm ayat di atas, rasul Paulus menasehati 2 org yang tampaknya berbeda pandangan & pikiran ttg sesuatu.

Kedua wanita ini agaknya tergolong para pemimpin di gereja Filipi, mgkin sbg para diaken, dlm suatu kondisi, mereka timbul perdebatan yg sengit sehingga perlu bagi rasul Paulus utk menasehati mereka. Isi dari nasehat rasul Paulus adalah supaya mereka berpikiran yg sama di dlm Tuhan. Jadi ini masalah perbedaan pikiran yang mereka miliki masing-masing, merasa yg paling benar dan pikiran orang lain kurang tepat. Terlihat bhw mereka masih kuat di dlm memegang ego masing-masing, dlm hal berpikir masih mengandalkan logika & jalan pikiran masing-masing yg dianggap yg paling benar utk diterapkan. Nasihat ini meluruskan masalah yg ada bhw di dalam melayani, pikiran yg ada dlm Kristus yang hrs jadi pedoman.

Intinya adalah bgmna utk mewujudkan yg jadi maunya Tuhan, bukan maunya sndri, jadi lihatlah dgn cara pandang Tuhan, ini bkn sesuatu yg mudah. 2 org yg menonjol kadang sulit utk saling tenggang rasa, utk saling mengalah, apalagi mgkin ada para pelayan lain yg mendukung mereka, jadi ada kelompok atau kubu masing-masing sehingga bs menimbulkan perpecahan di ujungnya. Padahal keduanya amat sangat membantu Paulus dlm pelayanannya, jadi jgn sampai berakhir perpecahan, masalah di antara mereka hrs terselesaikan supaya pelayanan di Filipi tetap berlangsung baik. Kalau ada yg lebih baik, knpa tidak diakui dan dipakai saja idenya? Kepentingan utk bersama yg harusnya dikedepankan, bkn ego masing-masing.

Berpikirlah spt Tuhan berpikir, sesuatu yg tdk mudah tp itulah cara utk menengahi perbedaan pandangan serta pikiran dalam dunia pelayanan, supaya jgn terjd sesuatu yg berujung perpecahan.

Posted in Renungan | Comments Off on Memikirkan Hal Yang Sama

Seteru Salib Kristus

DI 19032026

Filipi 3:18-19 ILT3
Sebab banyak orang hidup –yang sering kukatakan kepadamu dan sekarang pun aku mengatakannya dengan menangis– sebagai musuh-musuh salib HaMashiakh,
yang kesudahannya: kebinasaan, yang ilahnya perut, dan kemuliaannya ada dalam aib mereka yang memikirkan hal-hal duniawi.

Ada bbrpa org yg hidupnya sbg seteru dari salib Kristus, artinya mereka tdk mengaku kebenaran ttg apa yg Yesus perbuat saat Dia disalibkan.

Penginjilan ttg Yesus Kristus di zaman itu memang masih sesuatu yg baru, kadang bagi sebagian golongan dianggap sesuatu materi perdebatan yg baru, tertarik untuk membicarakannya tetapi menolak untuk menerima dan mengakuinya sbg sebuah kebenaran. Bahayanya lagi ada jg timbul bbrpa pemahaman dan gaya hidup yg tdk sejalan dgn kekristenan yg seharusnya. Di zaman itu kadang kekristenan oleh bbrpa org dicampurkan dgn adat istiadat yg SDH ada sblumnya. Kristen tapi masih duniawi, ini yg jg masih terjd hingga saat ini. Lihat ciri-ciri yg rasul Paulus berikan ttg mereka dlm ayat ini: pertama, ilahnya adalah perut mereka, mereka hidup utk ‘perut’ saja, jadi bgmna supaya perut mereka selalu dalam keadaan kenyang, ini bs diartikan dg pesta pora, melakukan dosa dan kriminal demi keserakahan nafsu makan, dsbnya.

Kedua, kemuliaannya ada pd aib mereka, berarti mereka menganggap aib sebagai sesuatu yg membanggakan. Sudah tidak ada lagi ‘warning’ suara hati nurani, ketika berkumpul bersama, mereka adu siapa yg paling banyak aibnya, mereka tertawa dan menista org yg hidupnya benar. Tdk perlu berpikir ttg apa yg akan terjd setelah nanti mereka mati, surga dan neraka itu bohong bagi mereka, yg ada hanya jalani hidup dg berbuat apa yg mereka mau dan suka. Di ayat ini jelas dikatakan bhw upah mereka itu kebinasaan. Ketiga, memikirkan hal yg duniawi, tdk pernah mau berhubungan dg hal spiritual dgn Tuhan, tdk peduli dengan Tuhan, yg dlm pikiran mereka hanya soal hidup mewah dan kenikmatan hidup, yang lain itu sesuatu yg ‘receh’ saja baginya.

Kita jgn menjd seteru atau musuh Tuhan, hukuman-Nya sangat mengerikan, ketika tiba waktunya setiap org hrs menghadap Tuhan utk diadili, mereka tdk menerima pembelaan Yesus Kristus.

Posted in Renungan | Comments Off on Seteru Salib Kristus

Perlu Berlari

DI 18032026

Filipi 3:14
dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Mengapa rasul Paulus menjelaskan yang sedang dilakukannya itu dgn berlari-lari kepada tujuan atau sasaran? Kenapa tidak berjalan?

Dgn berlari maka kita bergerak lebih cepat drpd berjalan, memang energi yg terpakai jd lebih banyak, tetapi waktu utk sampai di tujuan itu jd lebih singkat. Jd mengapa hrs berlari karena waktu yg ada tdk banyak. Di dlm perlombaan atau pertandingan lari, yg jd penentu kemenangan ialah wkt tempuh dr awal start hingga garis finish. Kita pny waktu yaitu hidup kita, entah masih diberi brpa banyak waktu lagi, tak seorgpun yang tahu kapan ia akan selesai hidup di dunia ini. Rasul Paulus memahami itu, apalagi ia menjd sasaran akibat pemberitaan Injil, jd kematian mgkin bs terjd kapan saja serta di waktu yg dekat. Tak ada lagi waktu utk santai dan bersenang-senang, dia berpikir supaya dia mendapatkan ‘hadiah’ yg ingin dia dapati yaitu panggilan luhur surgawi.

Kita memandang hidup kita ini sbg apa? Ini menentukan apakah kita akan berlari atau hanya santai saja. Penonton di suatu pertandingan hanya duduk santai karena dia tdk bertanding, dan tidak ada ‘hadiah’ atau kemenangan yg ditargetkan, tp seorg atlit akan mempersiapkan dirinya dengan sungguh-sungguh supaya bs menang dlm pertandingan. Dia hrs berlari, tdk mungkin hanya diam menonton saja. Itulah kenapa kita melihat org-org yg berbeda, yang satu santai-santai saja, terlena oleh kekayaan & kenikmatan duniawi, yg lain begitu terlihat serius dan ‘repot’ melakukan banyak hal, spt sdg berlari. Tak ada waktu utk santai, karena dia sangat menghargai waktu dan jg hidupnya, hidup hanya sekali, waktu tdk akan pernah kembali.

Jgn sampai kita menyesali ketika semua sdh terlambat dan tdk ada waktu lagi, jgn santai tp kejarlah apa yg jd tujuan ilahi dr hidup kita, yg dr Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Perlu Berlari

Berani Membuangnya

DI 17032026

Kisah Para Rasul 19:18-20
Banyak di antara mereka yang telah menjadi percaya, datang dan mengaku di muka umum, bahwa mereka pernah turut melakukan perbuatan-perbuatan seperti itu.
Banyak juga di antara mereka, yang pernah melakukan sihir, mengumpulkan kitab-kitabnya lalu membakarnya di depan mata semua orang. Nilai kitab-kitab itu ditaksir lima puluh ribu uang perak.
Dengan jalan ini makin tersiarlah firman Tuhan dan makin berkuasa.

Tdk semua org berani membuang sesuatu yg menyebabkan hal buruk menimpa diri mereka, mungkin karena mahal, disayangi, dan alasan lainnya.

Kitab-kitab sihir yg harganya 50 ribu uang perak habis dibakar oleh pemiliknya karna mereka percaya pd Injil Kristus. Knpa tdk dikasih saja ke org yg masih praktek sihir? Atau dijual kan lumayan? Intinya bhw yang bs menyebabkan kita berbuat dosa jangan disimpan apalagi dirawat. Sebaiknya tidak lagi bersama kita, ibarat sampah yg harus dibuang. Rasul Paulus pernah berkata ini: “Malahan segala sesuatu ku anggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu & menganggapnya sampah, spya aku memperoleh Kristus” (Filipi 3:8). Ibarat tangan kita terbatas menggenggam, hrs melepaskan A untuk menggenggam B, tdk bs menggenggam keduanya.

Kriteria ttg hal-hal yg pantas dianggap sbg sampah itu kadang bergantung pd pikiran dan pertimbangan tiap org yang tentu saja bs berbeda satu sama lain. Persamaan yg bs dipegang bersama adalah sesuatu itu bs membawa kita jauh dr Tuhan, hidup di dlm dosa dan menyesatkan hidup, semua ini pantas dianggap sampah yg tdk boleh disimpan apalagi dirawat. Kadang situasi menuntut kita bertindak tegas dan terlihat ekstrim spt dlm ayat ini. Bayangkan kalau membakar kitab yang dulu kita percayai di depan umum, bs menimbulkan kericuhan dan dianggap tindak penistaan. Namun di sinilah letak ketegasan kita dlm beriman, percaya pd Tuhan dan meninggalkan yang lama, putus hubungan secara permanen. Akibatnya spt ayat ini, firman Tuhan makin tersebar dan dipercaya.

Sampah itu hrs dibuang, jgn simpan yang bs membuat kita terpancing berbuat dosa trs menerus, jgn kompromi tp buanglah yg memang seharusnya dibuang.

Posted in Renungan | Comments Off on Berani Membuangnya

Bukan Dipelajari

DI 16032026

Kisah Para Rasul 19:5-7 ILT3
Dan setelah mendengarkannya, dibaptislah mereka ke dalam Nama Tuhan YESHUA.
Dan ketika Paulus menumpangkan tangan atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, mereka juga berbicara dengan bahasa lidah dan bernubuat.
Dan mereka semuanya kira-kira ada dua belas orang.

Bgmna seseorg bisa berbahasa lidah atau sebagian org mengenalnya dg bahasa roh, dlm ayat ini jelas bhw semuanya itu terjd karena penyimpangan tangan.

12 org di Efesus setelah dibaptis dan dgn penyimpangan tangan rasul Paulus, mrka akhirnya bs berbahasa lidah & bernubuat, ini menjelaskan bhw keduanya bkn hasil dr sebuah pembelajaran tetapi keduanya itu karunia roh dari Roh Kudus. Di zaman skrg ini tdk sedikit kalangan yg membuka ‘seminar dan kelas’ bgmna bs bernubuat & setelah lulus bs mendpt predikat sbg nabi, ini sesuatu yg tentu kontroversial, bisakah karunia roh itu dipelajari? Misalnya dalam hal berbahasa lidah, ada kalangan yg dgn jelas mengakui bhw bahasa lidah didapat ketika ‘dipancing-pancing’ dgn mulai bcra sesuatu, pertanyaan hakiki ttg ini adalah: apakah benar yang dianggap bahasa lidah yg diucapkan seseorg itu bahasa lidah yg dr Roh Kudus?

Sebagian jemaat kharismatik sangat amat mengagumi org yg katanya berkarunia utk bernubuat, bahayanya mereka tidak sadar bhw menganggap nubuatan spt meramal masa depan. Org yg bernubuat dianggap tahu masa lalu dan masa depan, dengan pikiran spt itu, ada saja oknum-oknum yg akhirnya memproklamirkan diri sbg ‘nabi’ dan menjual jasa untuk bernubuat. Target utama tentunya org-org kaya dan org-org yg tdk memiliki pemahaman yang dlm ttg Alkitab. Bahkan ada yang mematok harga utk sebuah nubuatan. Kita tentu bersyukur utk org-org yg memang benar bernubuat karena dorongan Roh Kudus, tetapi karena ulah oknum-oknum penubuat palsu inilah yg membuat bnyk org tdk yakin dg karunia roh, lebih memilih cukup memahami isi dr Alkitab saja.

Jangan alergi dgn karunia roh, tp tdk salah utk berhati-hati dgn oknum-oknum hamba Tuhan atau siapapun yg memanipulasi diri seolah-olah mereka berkarunia roh.

Posted in Renungan | Comments Off on Bukan Dipelajari

Bisa Menerangkan

DI 14032026

Kisah Para Rasul 17:2-3 ILT3
Dan sebagaimana yang biasa bagi Paulus, ia masuk ke antara mereka. Dan selama tiga sabat ia bertukar pikiran dengan mereka tentang kitab suci,
dengan memaparkan dan menunjukkan, “Bahwa seharusnyalah HaMashiakh itu menderita dan bangkit dari antara orang mati, dan bahwa Dialah HaMashiakh, yaitu YESHUA yang aku beritakan kepadamu.”

Dlm menginjil, kita perlu didasari dgn hal penting ini, yaitu pengetahuan yg cukup & kemampuan utk menerangkan, jadi tidak hanya mengandalkan doa saja.

Rasul Paulus mampu menerangkan kitab suci dgn baik karna dia pny latar belakang sbg murid dari Gamaliel (Kisah Para Rasul 22:3), seorg pengajar Taurat, tentu sangat memahami isi Taurat (Perjanjian Lama). Bgmna menghubungkan ttg Yesus dan jg Taurat, ini memang tdk mudah. Zaman itu belum ada Alkitab yg lengkap spt kita, yg ada hanya pemahaman ttg PL. Butuh 3x Sabat bagi Paulus utk menjelaskan bahwa Yesus adalah Mesias. Beruntung kita yang ada di zaman skrg, banyak referensi yang bs kita temui ttg firman Tuhan, jika perlu jg bs mengikuti sekolah teologia supaya bs lebih punya pemahaman yg benar tentang Alkitab. Penginjilan zaman skrg jg sudah mulai menggunakan media-media sosial yg ada.

Punya pengetahuan yg memadai, ini hal yg baik, tp perlu diperlengkapi jg dengan kemampuan utk menerangkan, membuat semua kalangan org mengerti apa yg kita sampaikan. Kalangan yg berpikiran kritis hingga yg sederhana, keduanya perlu utk dilayani keingintahuan mereka, cara kita berkomunikasi dan menarik simpati mrka tentu menjd sesuatu yg hrs dimiliki. Tugas kita hanya memberitakan, menyampaikan ttg Yesus Kristus dan keselamatan, nanti apakah mereka menerima atau tdk, bukan tanggung jwb kita. Yg penting semua org perlu utk mendengar Injil, karena Bapa di surga ingin sebanyak mgkin org di dunia ini diselamatkan, karena itulah penginjilan hrs terus dilakukan dlm wujud apapun jg & makin didengar bnyk org.

Tingkatkan kemampuan berkomunikasi di dalam penginjilan yg kita lakukan, belajar trs dlm memahami Alkitab dgn benar, jgn lelah dan takut dlm menginjil.

Posted in Renungan | Comments Off on Bisa Menerangkan

Bertemu Dengan Kebenaran

DI 13032026

Kisah Para Rasul 16:13-14 ILT3
Dan pada hari Sabat kami pergi ke luar kota, ke tepi sungai, yang diduga ada tempat berdoa. Kemudian sambil duduk, kami berbicara kepada para wanita yang berkumpul.
Dan, seorang wanita dengan nama Lidia, seorang pedagang kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Elohim, yang telah YAHWEH buka hatinya untuk memberi perhatian pada apa yang dibicarakan oleh Paulus, tekun mendengarkan.

Tokoh wanita yg disebut namanya dalam Alkitab, biasanya pny satu keistimewaan, jika tidak, yg diinfokan hanya dia seorang perempuan tapi namanya tdk disebutkan.

Siapa itu Lidia? Mengutip dr Ensiklopedia Alkitab, Lidia itu seorang wanita dr Tiatira di Lidia, yg di Filipi menjadi murid Paulus yg mula-mula bertobat di Eropa. Mungkin dia ini seorg janda atau tidak menikah, Ia ialah penganut agama Yahudi, yg terlibat dlm doa-doa dan penyucian pd hari Sabat di tempat di tepi sungai. Dia non Yahudi. Dlm ayat ini disebutkan bhw dia akhirnya mendengar ttg Injil dan kemudian dirinya dibaptis. Hal yg menarik adalah Tuhan yg membuka hatinya shga memperhatikan apa yg Paulus beritakan ttg Injil, sehingga dia menjd percaya. Ini hal yg penting utk diingat bhw pemberitaan Injil hrs disertai dgn penyertaan Tuhan shga org bertobat dan memberi diri dibaptis. Tuhan bekerja dlm pemberitaan Injil.

Membuat orang tertarik mau mendengar ttg Injil itu tdk mudah, apalagi mereka yg sdh terbiasa hidup dlm dosa. Tantangan di zaman ini adalah bgmna org-org muda berusaha untuk menerima Alkitab sebagai kebenaran dilihat dari sisi logika manusia. Yg tdk masuk logika itu tdk layak diakui & dipercaya, inilah pikiran kebanyakan orang di zaman ini. Kalau hrs masuk logika, apa artinya Tuhan? Bukankah Tuhan Pencipta manusia? Berarti Dia yang menciptakan logika jg, bukankah aneh kalau Pencipta hrs masuk logika? Jadi pemikiran seperti itu jelas hanyalah sanggahan yg lucu dan menyesatkan pikiran kita. Kuasa Tuhan yg tanpa terbatasi akan membuat semua yg dilakukan dlm penginjilan ini menjd suatu yg efektif menyentuh roh, hati dan pikiran manusia, sehingga bs bertobat & percaya.

Penginjilan tanpa campur tangan Tuhan, hanya suatu kegiatan biasa yg tdk pernah menghasilkan pertobatan, libatkan Tuhan dan andalkan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Bertemu Dengan Kebenaran

Atasi Kebingungan

DI 12032026

Kisah Para Rasul 16:4-5 ILT3
Dan selama mereka melintasi kota-kota, mereka menyampaikan kepadanya agar memelihara peraturan-peraturan yang telah diputuskan oleh para rasul dan para tua-tua di Yerusalem.
Kemudian sesungguhnya, gereja-gereja diteguhkan dalam iman dan mereka terus berlimpah dalam jumlah setiap hari.

Pada zaman gereja awal, banyak hal yang butuh suatu ketegasan, terutama jemaat yg berasal dr non Yahudi yg percaya pada Yesus, aturan mana yg hrs diikuti.

Kekristenan bukan Yudaism, jd apakah yg non Yahudi atau Gentile wajib ikuti Taurat atau bagaimana? Ada kalangan yg dengan yakinnya menyuruh mereka taat pd Taurat, tentu Ini membuat kebingungan. Akhirnya para rasul mengadakan doa dan memberi keputusan bhw mereka tdk perlu mentaati Taurat, tdk perlu disunat, tp hrs patuh taat pd bbrpa aturan yg diberikan para rasul & nantinya ada aturan yg menyusul. Hal ini bagi kalangan non Yahudi tentu disambut baik setelah semuanya diumumkan dan disebar luaskan. Keadaan ini mgkin masih terjd di zaman skrg walau tentu ada sdkit berbeda. Zaman ini bnyk kebingungan yg disebabkan karena doktrin yg berbeda dr masing-masing denominasi gereja dan jg sinode yg ada.

Yang mudah kita temukan adalah tentang persepuluhan dan bahasa roh. Perbedaan doktrin mudah ditemui ttg keduanya, hal ini tentu kadang menimbulkan perdebatan yg kadang berujung pd pemberian label yg berlebihan yaitu: “sesat”. Beragam gereja yg bernaung pd sinode masing-masing ini pada akhirnya kadang sulit bersama-sama ada dlm kegiatan bersama. Pada akhirnya, semua kembali pd apa yg diimani setiap gereja sbg doktrin dan dogma, berusaha utk menghormati doktrin dan dogma yang diyakini sinode dan gereja lain. Ada jg hal lain yg masih menimbulkan kebingungan di kalangan jemaat Tuhan, misalnya topik mengenai akhir zaman, penafsiran yang berbeda janganlah membuat perdebatan yg berujung pd perpecahan.

Jangan membuat diri kita bingung dengan perbedaan yg ada, pilihlah berjemaat di 1 gereja yg sesuai dgn pemahaman Alkitab kita, yg kita nilai memiliki doktrin yg benar.

Posted in Renungan | Comments Off on Atasi Kebingungan

Dikeluarkan Tuhan

DI 11032026

Yohanes 13:31, 34-35
Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: “Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia.
Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

Perintah utk saling mengasihi pd seluruh murid, muncul setelah Yudas pergi, pdhal dia jg termasuk 12 murid utama, jadi apa makna di balik peristiwa ini?

Pertama, Yesus sdh tahu bhw nanti ketika semua peristiwa kematian & kebangkitan diri-Nya, Yudas Iskariot tdk lagi tergolong di antara para murid-Nya. Dia Mahatahu & apa yg akan Yudas Iskariot alami, semua itu ada dlm kemahatahuan Dia. Buat apa berpesan utk org yg akan segera mati? Ini alasan mengapa perintah utk mengasihi satu sama lain hanya diberikan kepada 11 murid saja, Yesus tahu Yudas Iskariot pd akhirnya mati bunuh diri dan tdk lagi jadi bagian dr para rasul. Tuhan berfirman bkn utk org yg tidak menghormati firman-Nya: “Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu (Matius 7:6).

Kedua, Yesus tahu nantinya para rasul ini akan mengalami pergesekan ketika nanti mereka melayani: Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah dan Barnabas membawa Markus juga sertanya berlayar ke Siprus. Tetapi Paulus memilih Silas, dan sesudah diserahkan oleh saudara-saudara itu kepada kasih karunia Tuhan (Kisah Para Rasul 15:39-40). Kasih itu penting untuk tetap mengikat hubungan mereka sebagai para rasul yg diutus Tuhan. Pergesekan yg terjd jgn sampai berujung perpecahan dlm gereja mula-mula. Yang diutamakan bkn ego atau gengsi, tetapi kerendahan hati yg mengingatkan bhw mereka itu pemimpin sekaligus hamba dr Kristus, hrs bersikap penuh kasih dan memberi teladan.

Kita jg hrs saling mengasihi, bukan hanya satu pihak yg mengasihi, supaya apapun yg terjadi, tetap ada dlm kesatuan, selalu ada ketaatan pd Kristus.

Posted in Renungan | Comments Off on Dikeluarkan Tuhan

Mengerti Nanti

DI 10032026

Yohanes 13:7
Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.”

Perkataan ini merupakan jawaban Yesus saat Dia membasuh kaki para murid-Nya, perkataan yang juga penting utk berbagai peristiwa yg kita alami.

Mengapa Tuhan begini, mengapa Tuhan begitu? Kenapa yg Dia lakukan tdk sesuai dgn yg kita doakan? Berbagai pertanyaan yg berseliweran dlm pikiran dan hati kita ini membuat kita merasa seolah-olah doa kita tdk dikabulkan Tuhan. Kita butuhnya A tp Tuhan lakukan B, kebingungan serta merasa tdk ditolong Tuhan membuat kita merasa tdk ada lagi gunanya pengharapan dan doa. Namun ingatlah bhw Tuhan yang kita sembah itu sempurna, Dia paham yg hrs dilakukan skrg dan nanti, kitalah yang terlalu ‘serakah’, maunya spt yg kita ingin dan rencanakan. Perkataan Yesus dalam ayat ini menjd suatu perenungan, selalu ada cara Tuhan menolong kita, tapi ingat, Dia berdaulat, tidak perlu mengikuti jalan pikiran manusia yg sangat terbatas.

Seni cara Tuhan bertindak, ini yg penting utk kita terima, ibarat perang, Tuhan lihat dr tempat tinggi, sedangkan kita berada di bawah, pandangan kita terbatas, strategi dr tempat tinggi pasti lebih baik, semua yg terjd bisa dipantau, dan musuh bs dengan tepat dilumpuhkan dan ditaklukkan. Tidak ada pilihan lain selain percaya dgn apa yg Tuhan lakukan bagi kita, itu yg tepat serta tidak membahayakan kita. Dia yg tahu apa yg ada di depan, yang belum terjd, strategi yg iblis rencanakan, niat jahat org lain utk kita, tak ada yg tersembunyi dr pandangan mata Tuhan, jd kenapa meragukan Tuhan dan perbuatan-Nya? Bukankah ini sesuatu yg ‘bodoh’, kita bermain-main dgn iman & akhirnya iman kita lumpuh, keadaan yang terjd makin menyudutkan kita.

Kelak kita akan mengerti, inilah janji-Nya utk semua yg Dia lakukan, kita berjalan & hanya perlu taat sepenuhnya, hasilnya itu pasti yg terbaik utk kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengerti Nanti