DI 03092026
Lukas 4:13 ILT3
Dan setelah mengakhiri semua pencobaan, si iblis pergi dari pada-Nya untuk waktu tertentu.
Setelah gagal mencobai Yesus, iblis pergi tp itu hanya utk sementara waktu. Iblis saja bs tahu bhw hrs sabar dan terus berusaha, tepi kadang justru manusia tdk melakukannya.
Betul bhw iblis mencobai Yesus itu setelah mendapat izin dr Roh Kudus, ini sejalan dgn ujian yang Ayub alami setelah iblis diizinkan oleh Tuhan, di sinilah kita paham bhw tidak akan ada hal jahat yg dapat iblis lakukan pd kita kalau Tuhan tdk membiarkannya. Kalau itu terjadi, ada 2 alasannya, pertama, hal itu memang Tuhan izinkan, kedua, itu akibat dr pelanggaran dan dosa yg kita lakukan, yang sering disebut dgn. ‘membuka celah’ untuk iblis masuk dlm hidup kita. Di sisi lain, iblis tergolong pihak yg ‘tekun’, sekali gagal tidak langsung menyerah, trs berusaha, dan tentu ini butuh kesabaran panjang. Tidak semua org bs panjang sabar, sebagian sabarnya itu cuma sebentar, akhirnya kehilangan hal yg seharusnya bs didapat dan dilakukan. Sabar jg bagian dr kasih, terhadap karakter orang yang kita kasihi seharusnya sabar kita jauh lebih panjang lagi.
Nasehat utk sabar dan trs berusaha sering dianggap sesuatu yg biasa saja, diabaikan bahkan tdk dihiraukan. Iblis saja paham ttg hal sabar ini, meskipun dia tahu tdk mgkin bs mengalahkan Yesus, tp dia trs berusaha dan jg malah menargetkan setiap kita, tapi sayangnya kita tdk menyadarinya. Apakah kita bs sabar dan terus berusaha? Pilihan ada di tangan kita, ini ttg mau atau tdk mau, bukan bs atau tdk bs. Kesabaran harus trs dilatih, tdk mgkin jadi langsung sabar, dan latihan itu dimulai dr org-org di sekitar kita, misalnya mereka yg pendidikannya rendah, hrs sabar mengajari, melatih sampai dapat mengerti. Mengikuti aturan antrean, ini juga melatih kesabaran kita. Kegagalan bukanlah selalu sebuah hasil yg ‘final’, tp evaluasi utk nantinya bs berhasil. Kesempatan pertama dan kedua gagal, mgkin di kesempatan yg selanjutnya bisa berhasil. Kadang ini cuma masalah waktu saja.
Sabar dan terus berusaha, ini pilihan yg hrs kita tentukan, apakah menerima kegagalan begitu saja tanpa ada perbaikan? Jgn kita cepat menyerah selama ada penyertaan dr Tuhan dlm hidup kita.