DI 23102026
Yohanes 12:5-6
“Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?”
Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.
Peristiwa ini terjd setelah Lazarus bangkit, Maria meminyaki kaki Yesus dan itu jadi satu hal yg dipertanyakan Yudas Iskariot dgn analogi logika yg kelihatan bagus.
Berbuat baik utk 1 org, dg berbuat baik utk 100 org misalnya, lebih mulia mana? Pasti bnyk orang berpikir ya yg utk 100 org. Tapi kalau ditanyakan: persembahan utk Tuhan dibandingkan kebaikan utk 100 org? Maka jawabannya jelas: utk Tuhan ya diberikan pd Tuhan, utk org miskin ya diberikan utk org miskin. Hal ini mgkin kita pertanyakan, tp kita lihat dasar ayatnya: Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yg wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yg wajib km berikan kepada Allah (Matius 22:31). Hal ini jg bs diaplikasikan pd mereka yg ingin mengembalikan persepuluhan, bolehkah persepuluhan diberikan pd org miskin? Jd tak usah bingung lagi, persepuluhan tetap diberikan pada Tuhan, dan tdk etis ketika yg milik Tuhan diberikan pd manusia.
Yudas Iskariot membalut pertanyaannya dgn logika berpikir manusia, tp itu hanya kedok belaka utk menutupi kejahatannya yg sering mencuri kas rombongan Yesus. Inilah jenis org munafik, supaya kelihatan rohani, memakai alasan rohani utk dapat menutupi dosanya di hadapan umum. Ini seringkali jg kita temui dlm kehidupan yg nyata, di panggung terlihat melayani, tapi di luar panggung, kelakuan dosanya jalan terus, sesuatu demi pencitraan tp realita yg ada adalah wujud kemunafikan. Hal ini dilakukan bertahun-tahun sampai dosa yg dilakukannya ketahuan. Pelayanan bukan bukti sebuah kemurnian rohani, atau level rohani yg tinggi, karena itu jgn kaget kalau org yg melayani justru tdk lebih rohani jika dibandingkan jemaat biasa. Kegelapan di dlm dunia pelayanan sdh jd rahasia umum juga.
Kalau kita jujur, kita bisa menjaga hati kita dr segala hal yg bs mencemarinya, jangan kompromi dgn dosa, ini bs membuat kita jadi org munafik.