DI 24022026
Wahyu 3:18 ILT3
Aku menasihatkan kepadamu supaya membeli dari pada-Ku: emas yang telah dibakar oleh api agar engkau menjadi kaya, dan jubah-jubah putih agar engkau berpakaian dan rasa malu ketelanjanganmu tidak tampak, dan oleskanlah salep pada matamu agar engkau dapat melihat.
Dlm ayat ini, Tuhan menjelaskan semua yg kurang dr jemaat gereja Laodikia, ada yang harus dibeli, dan ada yg hrs disembuhkan supaya rohaninya dlm keadaan layak.
Pertama, ‘membeli emas’ dari Tuhan, emas yg telah dibakar oleh api, itulah emas yang teruji sehingga berkualitas baik, tdk palsu. Makna yg bs kita petik adalah dlm hidup ini jgn ada kepalsuan, jgn jadi munafik. Harus punya integritas, yg dlm pikiran dan hati, sama dgn yg dikatakan dan diperbuat. Dlm PB, ada seorg yg Yesus sebut bhw dlm diri org ini pny kualitas baik: … Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya! (Yohanes 1:47). Kepalsuan dalam ayat ini berarti tipu daya. Kita dinilai ‘kaya’ oleh Tuhan jikalau kita memiliki ’emas’, hidup yg tanpa kepalsuan, tdk munafik, semuanya itu hrs ‘dibeli’ dr Tuhan, artinya ada harga yg hrs kita bayar utk memilikinya.
Kedua, hrs membeli jubah-jubah putih dari Tuhan, kita lihat ayat ini: Dan kepadanya dikaruniakan agar memakai kain linen yang halus, bersih dan bercahaya; karena kain linen yg halus ialah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus (Wahyu 19:8 ILT3). Jubah ini menutupi rasa malu karena ketelanjangan, artinya perbuatan kita ini haruslah perbuatan yg benar dr org kudus. Kalau berbuat dosa hrs malu, tidak membela diri serta menafsir firman Tuhan secara sembarangan. Ketiga, mengoleskan ‘salep pd mata’ supaya dpt melihat, inilah buta rohani, tdk tahu kondisi rohaninya itu baik atau buruk, tdk tahu hidupnya dapat perkemahan Tuhan atau tdk, tentu ini satu kondisi rohani yg tdk seharusnya terjadi.
Jgn sampai rohani kita di mata Tuhan ialah dlm keadaan miskin, telanjang, dan buta, hiduplah tanpa kepalsuan, berbuat benar sbg org kudus dan mampu melihat kualitas rohani kita sendiri.