DI 17042026
Lukas 11:28
Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”
Apa itu memelihara firman Tuhan? Suatu hal yg sering dibahas tetapi kadang gagal utk mendapatkan pemahaman yg benar ttg itu.
Kata memelihara dlm ayat ini dlm bahasa aslinya adalah phulassÅ yg berarti berjaga jaga, melestarikan mematuhi. Jadi setiap firman Tuhan yg kita dengar itu hrs dijaga tetap ada dlm diri kita. Dlm peristiwa lain, Yesus mengajar bhw firman Tuhan itu bs dicuri: “Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yg telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan (Lukas 8:12). Memelihara firman Tuhan berarti tdk membiarkan iblis utk mencuri serta mengambil firman itu dr dlm hati kita. Dlm bagian lain, iblis digambarkan spt burung yg memakan benih itu sampai habis: Pada waktu ia menabur sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis (Markus 4:4).
Selain hrs dijaga supaya tdk dicuri, firman Tuhan itu hrs dilestarikan, artinya sesuatu yg berharga dan jgn sampai hilang. Suatu yg berharga pasti sesuatu yg penting, dan ini yg kadang kita kurang perhatikan. Ada pemikiran bhw firman Tuhan itu sulit utk dipahami, jd jarang direnungkan sehingga bs lupa bgtu saja. Nanti ada yg baru saat khotbah di ibadah gereja, itu yg kadang jd alasan firman Tuhan yg pernah didengar jadi mudah terlupakan. Kemudian firman itu hrs dipatuhi, bukan sekedar jadi bahan sharing. Istilah yg sering dipakai bagi org spt itu ialah ‘jago kandang’, pintar sharing tp penerapannya gagal. Jgn sampai kita menjd spt itu, itu membuat kita menjd org yg munafik, spt ahli Taurat pd zaman saat Yesus hidup di dunia.
Pelihara firman yg kita dengar, patuhi dan praktekkan dlm hidup keseharian kita, dan ingat jgn sampai iblis mencurinya dr dlm hati kita.