Dunia Lain

DI 01092026

Efesus 6:12
karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

Ada apa di atas kita? Mata jasmani kita ini hanya bs melihat ada langit, tahu atmosfir, angkasa, bulan, matahari, planet, bintang, dsbnya. Teknologi canggih memampukan utk bs melihat apa saja yg ada di atas kita.

Tapi itu hanya yg bisa dilihat mata jasmani saja, tp rasul Paulus memberitahu kita bhw ada sebuah ‘kerajaan’ lain di atas bumi yang kita berpijak. Dijabarkan ada 4 jenis anggota dr ‘kerajaan’ lain di dunia ini: para penguasa, otoritas, penghulu dunia serta hal spiritual di udara (heavenly places), ini yg sederhana disebut sbg ‘dunia roh’, sesuatu yg berbeda dgn alam atau dunia yg tubuh kita tinggali di dunia ini. Sebagian kalangan gereja percaya ttg peperangan rohani, Tuhan dan kita akan terus berperang melawan kegelapan. Yang bs terlihat mata, misalnya bukti orang yang mengalami kerasukan roh jahat, banyaknya tempat spt pesugihan, tempat keramat, dan sejenisnya. Jadi bagi mereka yg hanya mau mengandalkan logika, menolak hal ini karna tdk bisa dijelaskan secara logika. Tp bagi yg mengakui hal yg spiritual, sadar bhw ini hal yg memang ada.

Paham ‘lucu’ yg diakui banyak org bhw hal itu benar adalah: ‘jangan saling ganggu’, tapi tentu ini sangat keliru. Kita tahu apa yg iblis lakukan: “Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: “Dari mana engkau?” Lalu jawab Iblis pada TUHAN: “Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi (Ayub 1:7). Iblis selalu mengintai kita! Kemudian ini: “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama spt singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya (1 Petrus 5:8). Iblis mau ‘memangsa kita’! Lalu lihat ini: “Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik (Lukas 4:13). Jd iblis itu pantang menyerah, gagal sekali lalu dia mencoba lagi, iblis sabar menunggu wkt yg tepat utk merusak hidup kita, apakah kita hanya diam saja dan ‘diterkam’ iblis? Bodoh sekali kalau kita biarkan diri kita dirusaknya.

Lawanlah iblis, jgn diam saja, tp jgn ceroboh bertindak. Belajar dr Tuhan bgmna cara utk mengalahkannya, karena walaupun terlihat hebat, iblis bs dikalahkan.

Posted in Renungan | Comments Off on Dunia Lain

Dibalas Sama Oleh Tuhan

DI 31082026

Efesus 6:8 ILT3
karena tahu bahwa jika setiap orang masing-masing dapat melakukan apa yang baik, entah hamba atau orang merdeka, dia akan menerima yang sama dari Tuhan.

Status hamba atau org merdeka, bukanlah tolak ukur bagi Tuhan utk memperlakukan manusia, di mata Tuhan semua org adalah hamba, yg Dia merdekakan.

Manusia kadang menciptakan level hidup di setiap org. Zaman itu hamba adalah org yg tdk merdeka, mereka sepenuhnya milik tuan yg membeli atau menebus mereka. Org yg merdeka ialah mereka yg hidup tanpa tuan dan tdk terikat pd siapapun. Zaman skrg jg ada pembagian level yg lebih mencolok, jd tiap org dinilai berdasarkan harta yg dimiliki sehingga muncullah level kalangan bawah. (miskin), menengah, dan kaya raya. Tapi di mata Tuhan, kaya atau miskin bkn ukuran, tp perbuatan yg dilakukan tiap org. Hal ini membuat level bukan berdasarkan harta, tp berdasarkan perbuatannya. Ada yang level org jahat, ada yang level org baik. Keduanya pasti mendapatkan balasan yg sama sesuai perbuatan masing-masing. Dlm ayat ini kita temukan bhw Tuhan membalas org dengan perbuatan yg sama spt yg telah mereka itu lakukan, spt senjata bumerang yg balik lagi ke tangan org yg melemparnya.

Kalau ingin saat sulit ditolong org, maka yg hrs dilakukan adalah tolonglah org lain dgn tulus, meskipun mereka tdk mampu untuk membalas dgn yg sama, tp Tuhanlah yang akan membalasnya. Kalau ingin dihormati dan dihargai org lain, buatlah dulu hormat dan menghargai org lain. Ini mirip dengan hukum tabur tuai, org di luar Tuhan sebut ini dgn sebutan ‘karma’, tp tentu keduanya tdk sama, kalau karma itu 1 dibalas 1, tp hukum tabur tuai, 1 bs dibalas 2,3 dstnya, dibalas berkali lipat. 1 benih bs menghasilkan buah 100, ini perbedaannya. Ingin menuai harta, maka taburlah harta, karena dibalas sama, ya menaburnya hrs sama. Jadi salah pikir kalau mau jadi kaya, tp yg ditabur kebaikan, dan akhirnya bnyk org kecewa, pdhal yang salah adalah dirinya sendiri, tak mgkin kita tanam benih apel tp mau menuai durian, ini namanya ‘menantang Tuhan’.

Tuhan pasti balas, jadi tidak perlu berharap org yg kita lakukan kebaikan kepadanya utk bs membalas yg sama, karena pasti dibalas Tuhan di kemudian hari.

Posted in Renungan | Comments Off on Dibalas Sama Oleh Tuhan

Tuhan Pencipta

DI 29082026

Yesaya 43:15
Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu, Rajamu, yang menciptakan Israel.”

Sebuah bangsa ataupun kerajaan, dapat dibentuk berdasarkan keinginan sendiri dr manusia, tp utk bangsa Israel, khusus Tuhan sendiri yg menciptakannya.

Inilah yg membedakan, bangsa Israel ini telah ada sejak zaman dulu, sementara bangsa-bangsa lain timbul tenggelam di dlm sejarah dunia ini, berbagai peristiwa utk menghancurkan bangsa Israel telah berulang kali terjd di berbagai generasi, tp bangsa Israel tetap ada sampai saat ini. Walaupun tidak tergolong bangsa yg luas ataupun paling berkuasa, tapi tetap disegani bahkan ditakuti oleh bangsa di sekitarnya maupun secara internasional sehingga ada jg yg berencana utk dapat melwnyapkan bangsa Isreel dr dunia ini. Di samping itu, bnyk orang-orang hebat serta penemuan-penemuan yang dibuat oleh org-org Yahudi, bahkan menurut yg banyak terdengar, perekonomian dunia ini sangat dipengaruhi oleh segelintir dr org Yahudi dlm jumlah sangat sedikit.

Kalau Tuhan sendiri yang menciptakan, apapun yg berurusan dgn ciptaan-Nya, ini berarti berurusan langsung dg Tuhan, dalil ini terlihat dari ayat berikut: “Siapa mengolok-olok orang miskin menghina Penciptanya; siapa gembira karna suatu kecelakaan tdk akan luput dr hukuman” (Amsal 17:5). Org miskin jg ciptaan Dia, maka perlakuan terhadap org miskin itu dianggap jg memperlakukan Tuhan spt itu. Lihat ayat ini: Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya (Efesus 2:10). Org Kristen itu ciptaan Tuhan, jadi ada perlakuan istimewa Tuhan pd kita, namun juga ada didikan khusus supaya kita tdk hidup sembarangan, tetapi utk memuliakan Tuhan.

Tuhan memberkati ciptaan-Nya, hormati dan hargai sesana kita, jgn perlakuan dg buruk atau semena-mena, Tuhan murka kalau kita melakukannya.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Pencipta

Tuhan Sengaja Biarkan

DI 28082026

Amsal 16:9
Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya.

Manusia boleh mereka-reka, Tuhan yg pada akhirnya menentukan, lalu bgmna dgn yang ini: kalau seseorg salah melangkah, apakah itu jg Tuhan yg ‘menentukan’?

Jika pd akhirnya Tuhan yg menentukan, itu seharusnya manusia tdk akan berbuat yang salah, memilih yg salah, bahkan kalau ingin ditarik mundur: harusnya Adam dan Hawa tdk berbuat dosa. Itulah sebabnya sebagian org trs menyelidiki, mengapa Tuhan itu tdk melakukan apapun pd saat iblis menggoda Hawa lalu Adam ikut berdosa. Pdhal Tuhan berkuasa, tapi kenapa spt dibiarkan terjadi? Berbagai teori tumbuh mengendi hal ini, lalu bgmna kita memahami ayat ini? Pelajaran yg bs kita ambil dr ayat ini ialah bhw Tuhan sebenarnya yang paling berkuasa dlm hidup tiap org. Teori yg mengatakan bhw manusia diberi kehendak bebas itu agak keliru. Kalau kita umpamakan: orgtua memberi kehendak bebas utk anak-anaknya, mau berlaku jahat atau baik, terserah, tdk ada didikan, disiplin, dan anak-anaknya bebas lakukan apa saja, apakah ini kategori orgtua yg baik?

Adam dan Hawa berdosa, ada hukuman yg diberikan, berarti tdk ada kebebasan dalam melakukan kehendak sendiri, kalau bebas, ya tidak ada hukuman seharusnya. Batas yg bs kita pahami adalah: benar bhw dalam diri manusia ada kehendak, tapi tdk boleh jadi liar, kehendak bebas itu liar, apalagi akibat dr dosa membuat manusia seterusnya pny kecenderungan berbuat dosa. Manusia bs berencana, hendak ini atau itu, tp Tuhanlah yg menentukan, artinya bagi org yg di dalam dirinya ada Roh Tuhan, dipimpin oleh Roh, maka kewenangan tertingginya bkn dirinya sendiri, tp Tuhan. Adam dan Hawa saat itu belum dipenuhi Roh Tuhan, akibatnya dosa dgn mudah masuk dlm hidup: Namun orang yang terikat kepada Tuhan, dia menjadi satu Roh (1 Korintus 6:17 ILT3). Roh Tuhan yang tinggal dalam kita, Dialah yg berkuasa dlm menentukan semua dlm hidup kita.

Adakah Roh Tuhan dlm diri kita? Kita benar diberi kehendak, tp tdk bebas sepenuhnya, Tuhan yg menentukan arah langkah setiap org yg percaya kepada-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Sengaja Biarkan

Bibir Yang Jujur

DI 27082026

Amsal 16:13 (TB)
Bibir yang benar dikenan raja, dan orang yang berbicara jujur dikasihinya.

Org jujur memang semakin sulit ditemukan, mulai dr zaman dulu hingga sekarang, ada org yg memilih tdk jujur demi naik jabatan, demi atasan senang bahkan demi saingan usaha atau kariernya tersingkir.

Prinsip ‘asal bapak senang’ itu sesuatu yang sering dilakukan bawahan, sehingga realita yg ada justru dimanipulasi datanya, negatif diubah jd positif, yang salah jd benar, tujuan utamanya ialah memberikan laporan palsu demi mendapat pujian dari atasan dan tidak dihukum atasan, pokoknya hrs aman. Raja tentu perlu bawahan yg jujur, karena raja itu jarang keluar istana, dia hanya terima bnyk laporan dr para bawahannya. Zaman dahulu blm ada media sosial, jadi yg bs diterima itu hanya laporan dr bawahan raja, apakah isi laporannya benar atau bohong, raja yg hrs pandai-pandai menilai karakter bawahannya dan jika mungkin mengutus bbrpa org untuk melihat situasi yg sebenarnya. Kalau nanti ketahuan bohong, bs dihukum mati atau jg dipenjara, tp intinya adalah tdk langsung bs percaya dgn laporan yg ada apalagi jika sdh ada laporan awal ttg bawahannya yg kurang bs dipercaya.

Sebaliknya, prinsip yg benar utk org Kristen adalah ‘asal Bapa senang’, karena Bapa itu berkenan pd org jujur, maka org Kristen hrs jujur dlm segala hal. Kadang mulut manis dr org Kristen itu justru ‘menipu’ Tuhan, di dlm realitanya, kejujuran org Kristen itu sebatas janji saja, tanpa bukti dan tdk direalisasikan. Khotbah ttg kejujuran tdk selalu sukses utk mendorong dan memotivasi jemaat berkata jujur dlm keseharian hidupnya. Khotbah itu kadang cm jadi koleksi rohani, didengar tapi tdk dipraktekkan. Karena itulah banyak kita temui ternyata org Kristen jg yg justru bnyk menipu sesama orang Kristen, ini membuat bbrpa jemaat jadi trauma, kepahitan, tidak lagi berniat bergaul dgn sesana org Kristen. Menipu pasti ada unsur ketidak jujuran dlm perkataan yg disampaikan demi membuat org yg mendengarnya bs percaya hingga jd mudah utk dibohongi dan ditipu.

Org jujur disukai atasan, tp kadang dibenci oleh sesama rekan kerja dan pelayanan, tp ingatlah utk selalu membuat Bapa senang dan berkenan atas kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Bibir Yang Jujur

Lebih Dari Kelimpahan

DI 26082026

Mazmur 4:8 ILT3
Engkau telah memberikan sukacita dalam hatiku, melebihi waktu gandum dan anggur mereka berlimpah.

Seberapa nilai sebuah sukacita dari Tuhan? Apakah lebih berharga drpd harta dunia? Di dlm ayat ini, bagi Daud, nilai sukacita Tuhan itu lebih berharga dr harta duniawi.

Kita sukses, seberapa lama itu bertahan? Di waktu ke depan mgkin ada org lain yg lebih sukses drpd kita, lalu kekaguman org mulai beralih dr kita pd org itu. Dulu artis terkenal, tp skrg tdk lagi, mgkin faktor usia, tampilan luar sdh tidak segar lagi, sedangkan artis yg baru muncul begitu menyita perhatian dan kekaguman. Jadi sukacita dr dunia ini cuma sementara sifatnya, bahkan bs dibilang sbg sesuatu yg semu, fana, dan bergantung pd keadaan. Kekayaan bs lenyap dlm sekejap, itu dialami Ayub, ketenaran kerajaan Israel mulai meredup setelah zaman raja Salomo, terpecah dua bahkan berakhir jd jajahan dr bangsa Babel. Kebanggaan duniawi hanya sesaat saja, tp sukacita dr Tuhan itu suatu sukacita yg berbeda, bisa hilang semuanya tp tak pernah kehilangan sumber dr semua yg diperlukan, yaitu Tuhan dan penyertaan yg Dia sediakan bagi org benar.

Kemenangan bkn berarti tak pernah kalah, kesuksesan bkn berarti tak pernah gagal, tp bgmna bs bangkit dr kekalahan, kegagalan, dan keterpurukan, inilah yang membuat hati tdk menjd tawar, tp ada harapan, percaya di dlm Tuhan ada jalan keluar, ada solusi, ada terobosan, dan semua yg diperlukan untuk bangkit kembali dan menjd pemenang. Kita bukan bersukacita karena lebih hebat drpd org lain, tp karena bersama Tuhan kita bisa lakukan perkara besar yg melampaui yang bs kita buat. Kita bersukacita bukan karena lawan menderita, tp karena kita punya kasih yg bs mengampuni bahkan memberkati org yg awalnya melawan kita: “Jikalau TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh org itu pun didamaikan-Nya dengan dia” (Amsal 16:7). Hati bebas dan dendam dan niat jahat, tidurpun nyenyak ditambah badan tdk perlu menanggung penyakit sbg akibat dr stress yg berlebihan.

Sukacita dr Tuhan bukan soal senang lebih baik drpd org lain, tapi bgmna mengalahkan ego kita dan memuliakan Tuhan lewat apa yang kita katakan dan kerjakan.

Posted in Renungan | Comments Off on Lebih Dari Kelimpahan

Jangan Marah Terus

DI 24082026

Mazmur 4:4
Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam. Sela

Marah itu hak tiap org, wujud ekspresi dari emosi, misalnya kekesalan, ketidak puasan, dsbnya, tapi jgn sampai kemarahan kita ini justru merugikan kita sendiri.

Pertama, boleh marah, tp jgn berbuat dosa karena kita marah. Biasanya saat marah, di dlm diri seseorg akan meluap emosinya, ini butuh pengendalian diri. Yg bnyk terjd ialah org marah tp hilang kendali, pokoknya yang penting org lain tahu dia sedang marah, jgn dibantah, tdk boleh disalahkan, yg lain diam saja, dsbnya. Kadang marah disertai suatu perbuatan fisik, misalnya menampar, pukul, tendang, dsbnya. Kekerasan verbal terjadi, kata-kata makian, umpatan bahkan kutukan seringkali terjd, dan ini tentunya bs memicu seseorg lanjut berbuat dosa. Ayat ini jelas mengingatkan kita bhw marah itu bkn dosa, tp marah yg disertai emosi tdk terkendali bs berubah menjd pemicu perbuatan dosa. Jd hrs tahu sebatas apa kemarahan kita, harus sadar kalau merah berlebihan, dan ingatlah bhw kemarahan bukan solusi penyelesaian masalah tp justru memperbesar masalah yg ada.

Kedua, setelah marah, bicara dlm hati kita & jadilah tenang. Kemarahan biasanya akan memakai energi kita dalam jumlah banyak, habis marah, badan rasanya spt habis lari puluhan kilometer, maka badan perlu untuk istirahat. Bicara dlm hati ini melindungi kita dr mengeluarkan perkataan yg tidak pantas, yg kotor, dan sejenisnya pd org lain. Ini jadi spt berdiskusi dgn diri sndri, tubuh istirahat berbaring, tp pikiran tetap jalan. Hal baik yg perlu kita lakukan adalah mengevaluasi apa yg tadi terjd, menunggu panas hati mereda, pikiran kita hrs kembali jernih. Apakah yang bersalah hanya org lain? Apakah justru kita jg punya andil kesalahan? Apa selanjutnya yg hrs dilakukan? Apa solusi dr masalah yg ada? Jgn terlalu memikirkan yg telah terjadi tp temukan bgmna membuat hari ini serta waktu-waktu selanjutnya menjadi kembali normal bahkan lebih baik.

Marah itu boleh, tp jgn marah tanpa kendali, hrs tahu tujuan dr kita marah, kendalikan yg akan kita katakan, jgn membuat situasi jadi makin memburuk.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Marah Terus

Pada Masa Kesesakan

DI 22082026

Amsal 24:10
Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.

Setiap org pasti pernah mengalami situasi yg membuat kita sesak, keadaannya mgkin spt penderita sesak nafas, yg biasanya bisa nafas dgn mudah, tp jadi sangat sulit.

Sesak jg berarti terhimpit kiri kanan, tdk bs bergerak, membuat rasa kuatir, takut, serta berujung pada putus asa. Situasi kesesakan inilah yg membuat kita tawar hati. Tawar di sini berarti tdk ada rasa, dinasehati tapi tdk ditanggapi, mau ditolong malah dianggap mau ambil keuntungan, dicuekin dianggap tdk punya hati nurani. Respon org lain pasti dianggap punya maksud jahat, tdk mudah percaya bahkan pada Tuhan jg. Di sisi lain, merasa sudah ‘tamat’, tdk ada yg bs dibuat lagi, pasrah, putus asa dan menyerah pada keadaan. Tekanan dr org banyak memaksa diri kita utk lebih cepat menyerah. Hati yang kuat hrs ditopang oleh mental yg kuat juga. Dlm Alkitab, kita temukan bnyk tokoh yang dlm situasi terjepit, tersudut, tapi menjaga imannya tetap pd Tuhan, akhirnya lepas dr kesesakan yg ada dan tampil jd pemenang dlm banyak perkara.

Saat nyawa di ujung tanduk, 3 sahabat dari Daniel tetap menguatkan imannya hingga akhirnya lolos dr kematian akibat dibuang ke dlm dapur api (Daniel 3). Paulus & Silas bs bebas dr penjara karena tetap kuat dlm masa kesesakan akibat ditangkap, didera & dimasukkan dlm penjara (Kisah Para Rasul 16). Belum lagi kisah bgmna bangsa Israel bs menang dlm peperangan dgn kekuatan yg tdk seimbang dgn lawannya. Pesan pd Yosua saat menggantikan Musa juga berisi supaya dia jgn tawar hati (Yosua 1:9). Akan ada situasi kesesakan, tp penyertaan Tuhan tetap bersama kita, sekalipun nyawa kita di ujung tanduk, kalau belum saatnya kita mati maka ada jalan keluar dr Tuhan utk kita. Ini yg harus kita ingat selalu: Tuhan menyertai org benar yg hidup kudus dan berkenan pd Tuhan, nyawa kita ada di tangan Tuhan, jg nasib dan masa depan kita.

Jgn tawar hati dlm masa kesesakan, pasti di depan ada hambatan, tantangan, tapi ini bs kita lewati bersama Tuhan karena Tuhan menyertai dan menolong kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Pada Masa Kesesakan

Jangan Lihat Penampilan Saja

DI 21082026

Yohanes 7:24 ILT3
Janganlah menghakimi berdasarkan penampilan, tetapi hakimkanlah pengadilan yang benar.”

Apa yg terlihat oleh mata, tdk bs dijadikan sebuah kesimpulan yg akhir, banyak faktor lain yg perlu dilihat jg, sehingga keputusan yg diambil itu mengandung unsur adil.

Penampilan luar bisa ‘menipu’ kita, org yang kelihatannya baik, mukanya ramah, ternyata dia menipu, membohongi bahkan mengerjai org lain. Dlm dunia kejahatan dikenal istilah ‘penjahat berdasi’, kejahatan dilakuan orang yg kaya dan punya jabatan serta kekuasaan yg tinggi. Dlm kisah drama fiktif, seringkali diberitakan ada pembeli kaya tp penampilan luarnya lusuh, terlihat miskin, sehingga dia dihina dan diremehkan. Sebaliknya yg orang biasa saja justru berpura-pura kelihatan org kaya, akhirnya membuat pelayan toko jadi dipecat gara-gara salah memperlakukan org yg datang ke tokonya. Menentukan siapa yg salah dan yg benar, tdk boleh hanya dengar sepihak saja: Pembicara pertama dlm suatu pertikaian nampaknya benar, lalu datanglah org lain dan menyelidiki perkaranya (Amsal 18:17). Kadang yg terlihat benar justru dia yg menyebar fitnah keji supaya dia sendiri tdk dihakimi.

Kecaman Yesus pd ahli Taurat dan Farisi bs kita lihat spt ini: Demikian jugalah kamu, di sebelah luar km tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan & kedurjanaan (Matius 23:28). Bahkan org yg berpenampilan rohani justru yg seringkali berbuat kesalahan fatal serta memalukan. Di satu sisi benar hrs hormat pd para rohaniawan, tp di sisi lain waspada terhadap mereka jg perlu, mereka manusia biasa, masih ada kedagingan dan keinginan berbuat dosa. Kita tahu rahasia umum yang sering kita dengar: justru yg menipu itu org Kristen di gereja bahkan pendetanya jg, ini hrs kita pahami sbg oknum, bkn semua org Kristen atau semua pendeta spt itu. Jangan kita terlalu menilai dari penampilan luarnya, tdk ada jaminan seseorg tdk jatuh dlm dosa lagi, karena itulah perlu waspada dan perlu hikmat dlm mengambil keputusan.

Jgn mudah percaya hanya karena orang itu kelihatannya baik, ramah dan bs dipercaya, tetap pantau dan waspada, karena org yang dekat dgn kitalah yg berpeluang besar bisa merugikan kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Lihat Penampilan Saja

Disuruh Membenci?

DI 20082026

Lukas 14:26
“Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Apakah ayat ini tidak salah terjemahan? Di satu sisi Yesus mengajarkan prinsip kasih, tp knpa dlm ayat ini justru dituntut berbeda bahkan sampai hrs membenci?

Kata membenci dlm ayat ini dalam bahasa aslinya adalah miseō yang memang berarti benci, tetapi punya arti lainnya yaitu secara tdk langsung utk mengasihi lebih sedikit. Di sinilah kita bs memahami ayat ini, ada satu syarat utk mengikut Yesus, menjadi murid Dia yaitu meninggalkan seisi keluarga. Hrs dipahami konteksnya, ini berlaku pd zaman itu, mengikut Yesus dan menjadi murid-Nya memang hrs pergi ke mana-mana, seperti yg kita tahu kisah perjalanan pelayanan Dia dr awal dibaptis hingga naik ke surga, para murid mengikuti Dia melayani ke kota, desa, dan tempat-tempat lain. Jd tdk boleh ditarik maknanya ke zaman sekarang, jadi Kristen harus meninggalkan rumah dan membenci seisi keluarga kita. Terkadang kita terbiasa menarik ‘makna rohani’ dr kisah di Alkitab tanpa memahami konteks zaman kisah ini terjadi.

Tentu wajib utk mengasihi keluarga kita, tp ada batasannya, tdk boleh lebih mengasihi keluarga drpd mengasihi Tuhan. Konteks di zaman itu, org yg percaya pd Yesus ada yg mendapat pertentangan, salah satunya dari pihak keluarga bahkan sesama masyarakat umum: “Tetapi tidak seorang pun yg berani berkata terang-terangan tentang Dia karena takut terhadap org-org Yahudi (Yoh 7:13). Di bagian lain, Petrus menyangkal bhw dirinya kenal dgn Yesus bahkan selalu bersama Dia kemana-mana, kisah penyangkalan Petrus ini menunjukkan betapa saat itu Yesus jadi target jahat org Yahudi yg tdk percaya pada Dia. Jadi tak heran, tuntutan Yesus bagi yg ingin ikut Dia dan menjd murid-Nya sangat berat: keluarga bs jadi penghalang terbesar dan bahkan menjd musuh. Mgkin di zaman sekarang, ini terjadi bagi mereka yg berani percaya Yesus lalu diusir dr keluarga.

Kasihi Tuhan lebih dari siapapun, Dia Tuhan, jadi tdk boleh disetarakan dgn manusia, jadi mengasihi Dia tdk boleh sama dgn cara kita mengasihi manusia.

Posted in Renungan | Comments Off on Disuruh Membenci?