DI 26022026
1 Timotius 1:19
Beberapa orang telah menolak hati nuraninya yang murni itu, dan karena itu kandaslah iman mereka,
Dlm perjuangan hidup ini, diperlukan ada 2 faktor pendukung yaitu iman & hati nurani yg murni. Motivasi ditentukan oleh hati yg murni, apakah tulus atau ada motif lain yg ikut ‘menunggangi’ perjuangan hidup kita. Iman berkaitan dgn penyerahan kita pada kedaulatan Tuhan dan percaya harapan yg Tuhan janjikan itu pasti terjd pd waktu-Nya yg Dia tentukan. Jadi sementara kita tetap berharap, kemurnian hati nurani perlu utk tetap kita jaga, paling tdk supaya jgn kita berpikir utk mencari alternatif selain Tuhan sendiri. Banyak kali berharap itu dgn suatu pemikiran bhw kalau dikabulkan, bersyukur pada Tuhan, kalau tdk dikabulkan, ya cari alternatif lain. Karena itulah sedikit org yg berjuang dlm pengharapannya serta tetap percaya Tuhan bertindak.
Menolak hati nurani yg murni, berarti orang itu sendiri yg menolaknya. Hati nurani yang murni seringkali menjd ‘warning’ peringatan bagi seseorg yg mulai berpikir hal yg bukan seharusnya. Kebenaran Tuhan yg diterima dan ‘berbunyi’ saat pikiran menjd ‘liar’, ini seringkali diabaikan demi mendpt sesuatu yg diperlukan. Mengapa seseorg berbuat dosa, karena diawali menolak hati nurani yg murni, lama kelamaan ‘alarm’ ini terasa spt bunyi yg tidak ingin didengar sehingga dihentikan bunyinya. Dlm hati nurani yang murni, Tuhan ‘berbicara’ pd kita, tapi dgn sengaja bbrpa org tdk mengindahkannya, lebih memilih mengikuti jalan pikiran yang mulai tdk terkendali, hingga pada akhirnya masuk dlm situasi yg lebih parah.
Jaga kemurnian hati nurani kita supaya tdk kandas dlm perjuangan hidup kita, jangan matikan ‘alarm’ suara hati nurani yg murni, supaya rohani kita jgn ‘tertidur’.