Pilih Teman Bergaul

DI 01102026

Amsal 22:24-25 ILT3
Hendaklah engkau tidak bergaul dengan si pemilik amarah, dan engkau tidak berkumpul dengan orang yang panas hati,
agar engkau tidak mempelajari jalannya dan memasang jerat bagi jiwamu.

Berteman boleh dengan siapa saja, tp untuk teman yg diajak bergaul, hrs selektif dan tdk sembarangan teman, dlm ayat ini disebut 2 jenis org yaitu pemarah dan panas hati.

Mudahnya kita sebut dgn org yg mudah utk emosian, emosi itu sesuatu yg dimiliki oleh semua org, sesuatu yg wajar, tp jika tdk bisa dikendalikan, ini bs menjd emosi yg ‘liar’ dan tdk terkendali. Marah itu emosi setiap orang dan siapa saja pasti pernah marah, tp orang yg pemarah ini sdh menjd sifat, hal yg kecil, yg biasa, bs membuat dia marah, asal orang lain tdk menyenangkan dirinya, dia marah & membuat kegaduhan. Kecerdasan emosi di zaman ini menjd satu penilaian khusus dlm berbagai bidang, umumnya saat seseorang melamar pekerjaan, hal yg dilihat dan dinilai adalah bgmna org ini nantinya bs memakai atau menggunakan emosinya secara positif dan ini ada kaitannya dgn level kedewasaan tiap org. Demikian jg dgn org yg panas hati, yg mudah iri, dendam, dsbnya, kedua jenis org ini jgn dijadikan teman bergaul, karena akan berdampak buruk pd kita.

Kadang kita berpikir bhw kita bs suatu saat merubah sifat buruk seseorg, pelan-pelan berjalan dgn waktu, org itu bs berubah. Tapi pd realitanya, siapa yg berubah? Ini yg hrs jadi pertimbangan kita, meskipun maksud kita baik, tp jgn sampai apa yg baik dlm diri kita justru berubah. Mereka perlu dibimbing tp yg membimbing hrs kuat karakternya, jika tdk maka org itu yg akan menularkan sifat buruknya pd org lain. Parahnya lagi jika saat dia sdg bermasalah dan marah, kita terseret dlm situasinya, sebenarnya kita tidak perlu masuk dlm situasi org lain, tp yg terjd justru sebaliknya, kita terbawa-bawa dlm masalah yg dia hadapi. Tiap org punya jalan pikiran masing-masing, kita jgn ikut dlm pikiran yg keliru, tetap hargai prinsip yg org lain dapat memegangnya, tp kita tetap memilih jalan pikiran yang benar, dgn tetap menunjukkan niat baik utk berteman biasa.

Pilihlah teman bukan saja dr manfaat yg bs kita dapat dr mereka, tp pertimbangkan juga karakter dan sifatnya, pilihlah teman yg bisa membangun karakter baik kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Pilih Teman Bergaul

Apa Urusanmu?

DI 30092026

Yohanes 21:23 ILT3

Kemudian perkataan itu menyebar kepada para saudara, bahwa murid itu tidak akan mati, tetapi YESHUA tidak berkata kepadanya bahwa dia tidak akan mati, melainkan, “Jika Aku menghendaki dia tetap tinggal sampai Aku datang, apa urusanmu?”

Peduli pd org lain memang baik, tp tentu ini ada batasnya, tdk boleh terlalu mencampuri apalagi bertindak mewakili mereka, jadi hrs tahu sampai batas mana kita peduli.

Perkataan Yesus ttg salah satu murid-Nya menjd satu perbincangan di antara semua murid yang lain, tp sayangnya ada kesalah pahaman ttg yang Tuhan Yesus katakan. Ini menjd penting bagi kita utk berkomunikasi dgn benar, salah satunya membedakan yg ada antara pernyataan dan pertanyaan. Hal ini dpt memicu kesalah pahaman hingga bs menimbulkan pertengkaran karena salah di dlm menginformasikan sesuatu. Salah info mengakibatkan salah penanganan dan bisa menimbulkan efek negatif yg merugikan. Di dlm hal membicarakan hidup org lain, tidak bijak kalau menjadikannya gosip, cari tahu dulu informasi yg lengkap dan benar, itupun perlu kita pertimbangkan pd siapa kita bisa ajak bicara. Tdk semua org punya pemikiran yg dewasa, bukannya mencari solusi, tetapi menambah beban org yg sdg bermasalah.

Adakah urusan kita di dalamnya? Ini jg yang hrs kita pikirkan baik-baik. Kalau tdk begitu besar urusan kita di dalamnya, ada baiknya utk menunggu di ajak bicara atau dilibatkan di dalamnya. Memang kelihatannya pasif & kurang peduli, tp dlm bbrpa kasus, sikap ini yg sebaiknya kita terapkan. Masalah hutang piutang misalnya, penulis amsal menulis ini:
“Hendaklah engkau tidak berada di antara orang yang berjabat tangan di antara orang yang menjamin utang-piutang (Amsal 22:26 ILT3). Ada oknum-oknum ‘penjual air mata’ yg berusaha menjerat kita dgn sengaja mau melibatkan kita dlm masalah mereka, tentu kita hrs berhati-hati, di balik ‘drama air mata: mereka, ada jerat dan jebakan yg disiapkan bagi kita, biasanya mengaitkan dgn status masih keluarga atau kita ini org baik. Harus tahu sebatas aman apa ketika terlibat dlm situasi yg org lain sdg hadapi.

Tak perlu sok jago dan sok tahu, hindari diri kita masuk dlm jebakan yg org lain siapkan utk diri kita, pertimbangkan apakah urusan kita ada di dalamnya.

Posted in Uncategorized | Comments Off on Apa Urusanmu?

Kita Pernah Muda

DI 29092026

Yohanes 21:18
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki.”

Semua kita pasti pernah muda, atau ada yg masih muda, bahkan menjelang muda, tiap tahapan kehidupan punya tantangan serta keunikan masing-masing.

Menarik ketika Tuhan memberitahukan ttg apa yg akan Petrus alami di masa tua, Dia membandingkannya dgn masa muda, satu hal yg jg patut kita renungkan. Waktu muda, kita punya keinginan dan bebas melakukan apa yang kita mau, fisik masih mendukung, teman masih banyak menemani, dsbnya, tp apakah semua org akan trs bersama kita? Kenyataannya suatu saat orgtua akan tidak bersama kita lagi, teman-teman juga punya kehidupan keluarganya sendiri, fisik tentu makin menurun staminanya, apakah sudah siap menghadapinya? Setiap tahapan yang kita jalani dalam hidup ini adalah persiapan utk masa berikutnya, masa muda akan jadi masa persiapan utk kita memasuki tahapan dewasa dan tua. Makanan yg kita konsumsi masa muda akan mulai terlihat dampak yg negatifnya saat ke depan, di sinilah penting bagi kita utk menggunakan masa muda dgn sebaik mgkin.

Waktu tdk akan kembali, masa muda nanti akan menjd sebuah kenangan: “kita pernah muda”, jgn sampai kita menyesal, bermain dgn waktu dan kesempatan. Isi masa muda kita dgn hal yg baik, menyiapkan semuanya dgn sekuat tenaga. Belajar dan bekerjalah dgn semangat, tanpa kehilangan identitas kita sbg anak Tuhan. Bertobat nanti setelah tua itu satu pemikiran yg berbahaya, apakah kita akan berumur panjang? Bgmna jika tdk ada kesempatan bertobat karena kematian datang begitu cepat? Masih brpa lama lagi orgtua ada menemani kita? Apakah suami atau istri kita jg takut akan Tuhan? Pd masa dewasa, ada hal-hal yg hrs kita hadapi sndri dan itu butuh kedewasaan emosi, moral, ini tentu dihasilkan dari masa muda yang baik. Selagi masih muda, siapkan diri sebaik yang kita bisa, supaya ke depannya, hidup bukan utk disesali, tp utk dinikmati.

Menikmati masa muda itu harus, tapi perlu tanggung jawab dan usaha menyiapkan yg perlu utk masa berikutnya, waktu tdk akan kembali.

Posted in Renungan | Comments Off on Kita Pernah Muda

Kristen Palsu

DI 28092026

2 Timotius 3:5, 7 ILT3
sambil mengenakan suatu bentuk kesalehan tetapi telah memungkiri kuasanya; dan, hindarilah hal-hal ini.
yang selalu belajar tetapi tidak pernah sanggup untuk sampai pada pengenalan penuh akan kebenaran.

Bertahun-tahun baca Alkitab, tp tdk mampu utk memahaminya, pasti ada yg tdk beres di dlm diri org itu, karena seharusnya pasti bs memahami walau tdk secara akademis.

Ada jg kita temui org Kristen yg sdh lama jd Kristen, tp kelakuannya bkn seorg Kristen, pasti ada yg salah dlm dirinya. Kita lihat dari ayat yg kita baca, salah satu penyebabnya adalah kesalehan mereka hanya ‘pakaian’ yg mereka pakai di wkt tertentu. Beda pakaian dan kulit adalah waktu pemakaiannya, baju tdk bs dipakai trs menerus, hanya di waktu tertentu saja, tp kulit selalu menempel pada tubuh, tdk perlu dilepas atau dipakai. Orang yg memakai baju kesalehan hanyalah orang yg ingin kelihatan saleh, sehingga bs dinilai positif oleh org lain, pdhal mereka tdk suka dgn kesalehan itu sendiri, tdk percaya pada kegunaan kesalehan utk kehidupan, tp demi bs pencitraan di kalangan Kristen, mereka rela utk sementara waktu terlihat saleh dan rohani, tp kenyataannya mereka fasik dan munafik dr dalamnya, Kristen hanya untuk identitas, bukan utk dihidupi.

Mengapa ada org-org spt ini? Bnyk faktor dan penyebabnya, biasanya ada yg punya pengalaman negatif dgn org Kristen lain, di sisi lain ada yg mau mendpt keuntungan dr menjd Kristen, dan ada jg ‘penyusup’ yang ingin menghancurkan kekristenan. Apapun motif mereka, patut utk dikasihi dan kalau bs dibimbing ke jalan yg benar. Jadi seorg Kristen itu bukan mainain, tp sebuah pilihan yg perlu komitmen di dalamnya. Hanya mau terlihat rohani dan saleh hanya membawa seseorg ke dlm hidup penuh kemunafikan & suatu saat pasti Tuhan bongkar semuanya, dan hukuman Tuhan menanti. Tuhan tidak boleh dipermainkan! Dia tahu persis motif kita, jangan kita berusaha trs bersandiwara. Kembali pd jalur yg hrs kita jalani menuju ke seorg Kristen yg sejati. Banyak hambatan & tantangannya, tp Tuhan beserta kita, selalu melindungi kita dan memproses kita.

Menjd seorg Kristen butuh tanggung jawab dan komitmen sampai akhir, kesalehan hrs jadi kulit’ bukan sekedar ‘pakaian’ demi satu kepentingan yg terselubung.

Posted in Renungan | Comments Off on Kristen Palsu

Datangnya Pendurhaka

DI 26092026

2 Tesalonika 2:8-9
pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.
Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,

Salah satu oknum yg akan muncul di akhir zaman adalah si Pendurhaka, oknum yang merupakan bagian dr kerajaan iblis dengan ciri-ciri yg sangat mengejutkan.

Si Pendurhaka ini tentunya punya sifat yang sesuai namanya, dia durhaka terhadap diri Tuhan, dan menginginkan apa yg jadi milik Tuhan. Maka di akhir zaman, jgn heran jika kedurhakaan itu akan meningkat pesat, dlm bagian lain, dikatakan: karena manusia akan menjadi pencinta diri sendiri, pencinta uang, pembual, takabur, penghujat, tdk patuh kpd orang tua, tidak tahu bersyukur, tidak kudus (2 Timotius 3:2 ILT3). Nilai dr keluarga jadi hanya sebatas sesuatu yg ideal saja, teori yg di atas kertas, tp pd realitanya ini sangat sulit utk diwujudkan. Manusia tdk peduli pd kebaikan org lain, menganggap itu sekedar suatu kewajiban yg hrs dilakukan. Tepat yg Tuhan Yesus sampaikan bhw kasih di saat akhir zaman akan ‘dingin’, manusia hanya mengutamakan dirinya saja, kedurhakaan akan meluas dan membuat manusia sulit utk merasakan kasih, hidup kehilangan arti dan makna sejatinya.

Pendurhaka ini akan disertai dg tanda ajaib, perbuatan ajaib bahkan mujizat, tak heran org banyak akan mengikutinya. Mgkin kita berpikir, bukankah zaman skrg ini lebih suka dgn teknologi? AI dan perkembangannya itu jelas berpengaruh besar terhadap manusia. Namun iblis dapat menggunakan teknologi juga utk melancarkan pekerjaannya. Pelan tp pasti, dia akan menunjukkan dirinya dlm teknologi yg canggih, baik terang-terangan atau dikemas dalam kecanggihan teknologi. Kita hrs berhati-hati, jg terhadap ‘gereja’ yg ajarannya menyimpang dr firman Tuhan. Di dlm pikiran kita hrs waspada karena tanda ajaib dan mukjizat jg bs dibuat oleh iblis & anak buahnya. Jgn dirikan iman kita di atas perbuatan ajaib dan mujizat, ini berbahaya dan dapat membuat iman kita lemah. Iman hrs didasari oleh dasar firman Tuhan, bukan suatu mujizat semata.

Pendurhaka itu pasti datang, jgn kagum dgn segala tanda ajaib dan mujizat, tidak semua berasal dr Tuhan, penting bagi kita utk pny karunia membedakan roh.

Posted in Renungan | Comments Off on Datangnya Pendurhaka

2 Golongan Yang Dihukum

DI 25092026

2 Tesalonika 1:8-9
dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita.
Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya,

Ada 2 golongan org yg akan dihukum kekal oleh Tuhan Yesus, yaitu org yg tdk mau utk mengenal Tuhan, dan orang yg tdk mentaati Injil Tuhan Yesus.

Org yg tdk mau mengenal Tuhan, sdh jelas bhw ini golongan yg menolak Injil, diinjili tp menolak utk percaya. Lebih mudahnya kita sebut dgn org non Kristen. Nasib mereka di ayat ini sdh jelas, hukuman kebinasaan yg kekal, lebih sederhananya tdk masuk dalam surga, walaupun dlm keyakinan yg mereka anut, ada ‘surga’ versi masing-masing, tapi utk surga yg kita yakini sbg surga yg benar, jelas mereka tidak akan masuk. Jadi kalau ada pertanyaan: di luar Kristen, org yg tidak percaya Yesus, bs masuk surga? Jelas dlm ayat ini jawabannya adalah: tidak! Meskipun mereka org yg banyak melakukan kebaikan pd sesama, jelas itu bukan syarat masuk ke dlm surga versi kekristenan. Kesempatan di dlm penginjilan sdh mereka alami, tp ditolak bahkan ada yg sampai memusuhi, mereka tdk akan masuk ke dlm surga versi Kristen, mereka percaya masuk surga versi apa yg mereka yakini, itu hak mereka.

Kemudian, orang yang menolak taat pd Injil Tuhan Yesus, ini golongan org Kristen yang sdh percaya Injil, tp menolak utk taat, tidak mau taat. Golongan ini sebagian kita temui dlm keseharian kita, org Kristen tp tdk mau beribadah, tidak mau hidup kudus, dsbnya. Org ini beranggapan yg penting sdh jalani pembaptisan air, pasti masuk surga. Paham ini sangat berbahaya karena baptisan air itu tanda pertobatan, bukan jaminan masuk ke dlm surga. Ada lagi yg berpikir: puasin dulu buat dosa, nanti pas mau meninggal, baru bertobat. Pikiran spt itu jelas tdk benar dan menyesatkan. Golongan ini dijauhkan dari hadirat Tuhan dan kemuliaan kekuatan-Nya. Artinya ya tdk masuk surga, masuk neraka selama-lamanya. Jd walaupun sdh Kristen, hati-hati dlm hidup ini, jangan sampai nanti kehilangan keselamatan dan justru binasa dlm kekekalan.

Jangan menolak mengenal Tuhan, belajar trs mengenal Tuhan kita, taati firman Tuhan yg kita baca, maka kita punya kepastian utk masuk dlm surga selama-lamanya.

Posted in Renungan | Comments Off on 2 Golongan Yang Dihukum

Dosa dan Maut

DI 24092026

Yakobus 1:14-15 ILT3
Namun setiap orang dicobai karena diseret dan dipikat oleh keinginannya sendiri.
Selanjutnya, keinginan yang telah mengandung itu melahirkan dosa, dan dosa yang digenapkan itu melahirkan kematian.

Bgmna maut menguasai hidup seseorg? Dr ayat ini kita melihat urutan atau tahapan yg terjd saat keinginan pribadi berubah menjd maut.

Pertama, dimulai dr keinginan, tentu wajar & normal tiap org memiliki keinginan, itu bukti bhw seseorg masih hidup, bukan hanya dari fisiknya, tp jiwanya jg. Tapi ingat bhw sejak seseorg lahir, dia memiliki keinginan daging yaitu keinginan yg mengarah pd dosa. Ada keinginan yg normal dan tdk membawa kita pd dosa, tetapi ada jg keinginan daging yg membawa pd dosa. Keinginan daging tentu sangat ‘mengenakkan’ nafsu kita sehingga pd akhirnya seseorg bs menjd serakah, gila hormat, terlalu konsumtif hingga mengarah jg pd perzinahan. Kalau kita gagal untuk bs menguasai diri, kita menjd kecanduan akan nafsu liar dan terpikat olehnya. Kecanduan ini bahkan menyeret langkah kita yg tadinya menuju kekudusan, berubah arah menuju ke arah hidup penuh nafsu dan tdk peduli akan Tuhan, akhirnya berakhir pd diperbudak oleh dosa itu sendiri.

Kedua, setelah terseret oleh keinginan yang disebut kedagingan, maka keinginan mulai berubah menjadi perbuatan dosa. Tentunya kenikmatan duniawi tdk berhenti pd pikiran saja, tp berubah menjd tindakan/perbuatan sesuai yg dipikirkan. Dari satu dosa berubah menjd serangkaian dosa berikutnya, hingga ketika sdh saatnya, menjd sebuah kematian yg nyata. Jadi memang benar, ada kematian yg disebabkan langsung oleh dosa tertentu, ada jg yg normal artinya setiap org tentunya akan meninggal, tubuh mati akibat dosa, tp jiwanya diselamatkan. Jadi pada tahap yg dasar, tiap org akan mengalami kematian, tetapi ada yg diselamatkan, ada yang tidak diselamatkan. Inilah yg disebut kematian yg pertama. Kematian yg kedua yaitu kematian akibat dosa yang tdk terampuni, ini sifatnya kekal selamanya.

Jangan meremehkan sebuah keinginan yg timbul dlm diri kita, jgn kembangkan menjd sebuah dosa yg ujungnya adalah maut, jgn kita lengah.

Posted in Renungan | Comments Off on Dosa dan Maut

Melawan Iblis

DI 23092026

Yakobus 4:7
Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!

Melawan iblis? Sebagian org berpikir bahwa jgn cari gara-gara dgn iblis, nanti akan bnyk mengalami serangan dan hidup jadi susah, ya kalau bisa ‘tdk saling ganggu’ saja.

Tentu itu tdk sejalan dgn kebenaran firman Tuhan, karena dlm ayat ini kita tdk pasif dlm melawan iblis, artinya dlm kondisi yang bkn ‘tdk saling ganggu’, karena iblis selalu akan mengganggu org Kristen! Iblis hrs dilawan, bkn diajak berdamai, iblis tdk suka damai, ia suka dgn keributan dan kekacauan. Jd jika iblis mengganggu kita, lawanlah dia! Tetapi ada syaratnya yaitu tunduk pd Tuhan dulu, baru kita melawan iblis dan dia akan lari dr kita. Ingat, hanya akan lari, bukan ‘hancur’. Kpn iblis akan benar-benar dihukum? “dan Iblis, yg menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya (Wahyu 20:10). Jadi kalau ada nyanyian atau doa peperangan yg bisa menghancurkan iblis, apakah itu Alkitabiah dan benar?

Apa maknanya tunduk pd Tuhan? Artinya mudah: ada di pihak Tuhan dan takut pada Tuhan. Ada oknum org Kristen bahkan juga hamba Tuhan yg seolah-olah di pihak Tuhan tetapi sbnarnya berpijak di 2 sisi: sisi Tuhan dan sisi di luar Tuhan. Org spt ini contoh utk org yg tdk setia, tdk berani tegas berdiri di pihak siapa. Org spt ini tdk akan tenang dlm hidupnya: Sebab orang yang mendua hati tdk akan tenang dalam hidupnya (Yakobus 1:8). Jgn tanggung-tanggung, tentukan ada di pihak mana kita berada, tdk mungkin kita ada di 2 pihak di saat bersamaan. Kita bisa melawan iblis kalau kita tunduk pd Tuhan, Dia akan beritahu kita bgmna cara melawan dan mengalahkan tipu daya iblis, maka dia akan lari dr kita, tetapi dia trs berusaha utk menyerang kita kembali, utk itulah kita perlu waspada dan selalu berjaga-jaga, jangan jd lemah dan buka celah.

iblis tdk mengenal kata damai, tidak saling ganggu, dsbnya, yg dia tahu hanyalah selagi ada kesempatan dan celah, dia selalu akan mengganggu kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Melawan Iblis

Tidak Didengar Tuhan

DI 22092026

Mazmur 66:18
Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar.

Ada bbrpa penyebab doa kita tdk didengar oleh Tuhan, maksudnya adalah diabaikan, sdh terdengar tp ditolak Tuhan, salah satu penyebabnya ada dlm ayat ini.

Ketika kita memeriksa hati kita, apa yg ada di dlmnya? Semua yg baik? Atau ada sedikit yg jahat dlm hati kita, misalnya ada rencana yg jahat terhadap seseorg, ada niat buruk, ada iri hati, menginginkan milik org lain, dan sebagainya. Yang jahat dlm hati inilah jadi penyebab doa kita tdk didengar Tuhan. Spt sebuah minuman sehat tp sdh ditetesi dgn bbrpa tetes racun, jika diminum tentu saja menjd minuman yg mematikan. Hati yang dicemari oleh sesuatu yg jahat akan punya efek ‘meniadakan’ yang baik dlm hati, yg jadi terlihat bukan lagi hati yg ‘sehat’, tapi hati yg ‘sakit’ dan cenderung ‘menular’ pada orang lain. Karena hatinya sdh tercemar, yg dibuat jg bukan lagi yg baik tp cenderung yg jahat, yg merusak bahkan membinasakan. DI sini terletak perbedaan yg terjd, dr org baik dan tulus berubah menjd org yg jahat dan tidak memiliki kasih lagi.

Doa yg tdk didengar Tuhan hanya menjadi doa yg sia-sia. Tapi ada org yabg tdk sadar ttg hal ini, trs mendoakannya karna dalam pikirannya, doa yg trs menerus didoakan itu pasti dikabulkan Tuhan. Bukankah hrs tekun berdoa? Doktrin ttg bertekun dlm doa harus pd batasan yg benar, apakah org yg berdoa itu org benar di mata Tuhan? Apakah isi doa yg disampaikan itu tdk melawan kehendak Tuhan? Doa yg salah hanya menjd doa yang ‘dibuang’ Tuhan. Jadi jgn sembarang tekun berdoa tanpa memeriksa hari dan isi dr doa yg kita naikkan: Kamu meminta tetapi kamu tidak menerima, sebab kamu meminta dgn jahat, bhw kamu akan menghamburkannya dalam kesenanganmu (Yakobus 4:3 ILT3). Sesuatu yg dibalut dgn kejahatan, tdk akan pernah mendpt perkenanan Tuhan, apalagi dikabulkan, karenanya selalu jaga hati dari segala yg dpt mencemarinya.

Tiap org ingin doanya diterima dan didengar Tuhan, tapi kalau kita gagal menjaga hati & akhirnya hati tercemari oleh yg jahat, semua doa kita tdk akan didengar Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Didengar Tuhan

Akhir Yang Tragis

DI 21092026

1 Samuel 31:4
Lalu berkatalah Saul kepada pembawa senjatanya: “Hunuslah pedangmu dan tikamlah aku, supaya jangan datang orang-orang yang tidak bersunat ini menikam aku dan memperlakukan aku sebagai permainan.” Tetapi pembawa senjatanya tidak mau, karena ia sangat segan. Kemudian Saul mengambil pedang itu dan menjatuhkan dirinya ke atasnya.

Raja Saul akhirnya memilih ‘bunuh diri’ drpd dibunuh musuh dlm peperangan, satu akhir yg tragis, awalnya dia dipilih Tuhan tp akhir dari semuanya justru bunuh diri.

Ini salah siapa? Apakah salahnya org Israel yg dahulu mendesak Tuhan utk minta seorg raja memerintah atas mereka spt kerajaan yg lain? Atau ini salah Saul sepenuhnya? DI sini mgkin keduanya punya andil kesalahan. Jika bangsa Israel tdk minta seorg raja pd Tuhan, mgkin nasib Saul akan hanya seorg rakyat biasa spt pd umumnya, mgkin kisah dlm PL akan berbeda drastis, jadi ini resiko sebuah keinginan yg tdk sejalan dg maunya Tuhan. Terkadang org begitu menginginkan sesuatu dan ‘memaksa’ Tuhan utk berikan itu padanya, akhir dari semuanya itu sangat tragis bahkan berharap itu bs diubah kalau bs kembali ke waktu lampau. Memaksa yg kita mau utk diberikan Tuhan, bukanlah hal yg tepat, jangan ‘ngotot’ terus minta untuk dikabulkan Tuhan, sadari teori doa itu: ‘push until something happened’ itu ada batasan yg tdk boleh dilanggar.

Raja Saul jg punya kesalahan sehingga dia memiliki akhir hidup yg mengenaskan. Dia takut kehilangan dukungan rakyat sehingga melanggar perintah Tuhan (1 Samuel 13). DI sini kita melihat bhw pandangan yang salah yaitu bhw Saul melupakan bhw dirinya BKN dipilih oleh rakyat, tp oleh Tuhan. Dia mulai takut rakyat meninggalkan dia, takut tahta rajanya diganti oleh org lain, dan semuanya itu makin membuat dirinya keluar dr jalan yg Tuhan tetapkan baginya, jatuh dlm berbagai dosa hingga akhirnya keturunannya ikut hrs menanggung akibatnya. Org sebaik Yonatan hrs ikut mati di medan perang pdhal orang ini sangat baik karakternya. Dia setia pada persahabatan, tp tdk jg meninggalkan ayah dan keluarganya. Kadang org baik mengapa punya org-org di sekitarnya yg tdk baik, jadi harus mengalami nasib buruk? Seharusnya Yonatan layak menikmati hidup baik karena punya karakter yg baik.

Jgn biarkan akhir hidup kita sbg Kristen ini justru tragis, setalah pd Tuhan, apapun yang Dia percayakan pd kita, jgn keluar dr apa yg Dia tetapkan utk kita jalani.

Posted in Renungan | Comments Off on Akhir Yang Tragis