DI 28102026
Lukas 11:1
Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: “Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.”
Dari kitab Lukas, awal mula Yesus mengajar ttg Doa Bapa Kami ialah suatu keinginan dr para murid setelah mereka melihat Yohanes (Pembaptis) mengajar tentang doa pd para muridnya.
Keinginan utk menjd spt orang lain memang tdk selalu buruk, tapi kalau motivasinya itu salah, ini yg jadi kurang baik. Misalnya krna tdk mau kalah, karna ingin gaya-gayaan, dan yg lainnya. Tp jika utk memotivasi diri menjd lebih baik dgn mencontoh yg lain, ini masih bisa dimaklumi. Para murid Yesus ingin spt para murid Yohanes (Pembaptis) yg diajar ttg doa, apakah ini hanya utk gaya-gayaan saja? Yg kita lihat ternyata Yesus justru dgn senang hati mengajar mereka ttg Doa Bapa Kami. Jadi agaknya keinginan para murid ini masih tulus walau kelihatannya ingin spt yg lain, tapi permintaan mereka dipandang sbg sesuatu yg baik oleh Yesus. Ini menjd satu contoh bagi kita, ingin menjd spt org lain itu tdk selalu buruk, asalkan membuat diri kita jadi lebih baik dan membuat kita makin bisa dekat dgn Tuhan dan tdk merugikan orang lain.
Di sisi lain, ada motivasi yg keliru sebagian org yg ingin spt yg lainnya. Misalnya kisah Kain dan Habel, Kain jg ingin persembahan yg dia berikan itu diterima Tuhan spt Habel, tp dia justru membunuh Habel, adiknya. Dg pemikiran bhw kalau Habel tdk ada, tinggal dirinyalah waktu itu. Brpa bnyk org yg dalam pikirannya menganggap org yang lebih baik keadaannya membuat dia iri hati dan dalam pikirannya menganggap org itu sbg saingan bahkan jadi alasan berbuat yg jahat. Ada yg mulai menyebar gosip, fitnah, bahkan juga ada yg sampai ingin merusak hidup org lain. Tak jarang cara licik dipakai utk ‘menjegal’ langkah org lain, ada jg yg berakhir sampai terjadi pembunuhan. Semua tergantung apa motivasinya, selama itu baik, tdk menjd hal yang buruk, bahkan membawa keuntungan bagi diri kita maupun org lain, jadi jaga agar motivasi kita tetap murni.
Kita memang hrs meng-upgrade diri, tetapi jgn sampai kita melakukan yg jahat karena ingin spt orang lain, tetap jaga motivasi kita supaya kita melakukan yg baik.