DI 05102015
Lukas 22:3
Maka masuklah Iblis ke dalam Yudas, yang bernama Iskariot, seorang dari kedua belas murid itu.
Memahami apa yg terjd pd Yudas Iskariot, salah satu murid Tuhan Yesus, tdklah sesederhana yg kita pikirkan. Yudas ‘terpilih’ menjd penggenap dr apa yg Yesus alami sbg penggenapan nubuat para nabi ttg bgmna Yesus dtg ke dunia dan mati di antara pemberontak.
Bgmna bs org yg selalu ikut Tuhan bisa dimasuki iblis dan melakukan persepakatan utk menjual Yesus? Diumpamakan spt gembala sidang sebuah gereja ternyata menjd ‘alat’ iblis, sulit kita pahami. Yudas tdk menyembah berhala, patung, dewa dewi, dsbnya. Darimana ‘celah’ shga iblis bs masuk? Sptnya dr hal ini :
Yohanes 12:6
Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.
Tdk menyembah berhala, tdk terlibat okultisme, bkn berarti tdk bs dimasuki iblis. Yudas seorg pencuri, artinya sering mencuri. Mencuri uang kas rombongan mereka, mencuri uang Tuhan Yesus. Ini jd sebuah peringatan bagi kita semua, khususnya yg menganggap bhw uang dan harta adalah segala-galanya dlm hidup. Cari uang dg cara yg tdk sesuai Firman Tuhan, mengejar kekayaan shga tdk peduli dg kehidupan rohaninya, merasa tdk butuh Tuhan krna memiliki bnyk harta, ini celah bagi iblis utk bs masuk.
Bnyk org Kristen yg hatinya tdk tertuju pd Tuhan. Dtg ke gereja tp hatinya tdk di gereja. Sibuk plynan bkn utk menyenangkan Tuhan, tp sekedar mengejar target ‘persembahan kasih’. Tujuannya bkn Tuhan lagi, tp uang.
Uang memang tdk ada patungnya, tp uang lebih berbahaya drpd berhala patung yg ada. Uang lebih mudah membuat org jatuh dlm dosa dan menjauhi Tuhan. Kalau kita mampu mengelola keuangan dg baik, uang bs digunakan utk bnyk hal yg baik dan memuliakan nama Tuhan. Pola pikir ttg uang akan menentukan cara kita menggunakan uang yg Tuhan percayakan utk kita kelola