DI 13112015
Kisah Para Rasul 22:12 NKJV
Then a certain Ananias, a devout man according to the law, having a good testimony with all the Jews who dwelt there,
Kemudian seorang Ananias yang dapat dipercaya, seorang yang saleh sesuai dengan hukum Taurat, memiliki sebuah kesaksian yang baik dengan semua orang Yahudi yang berdiam di sana,
Istilah ‘nge-roh’ mgkin pernah kita dengar, biasanya ditujukan pd mrka yg kelihatannya rohani, mengaitkan semua hal dg ‘dunia roh’, shga dlm pandangan bbrpa kalangan, org-org spt ini dianggap aneh dan berlebihan.
Bkn hal yg salah utk kita pny cukup pengetahuan ttg ‘dunia roh’, justru bodoh kalau kita ‘buta’ tdk memiliki pengetahuan ttg ‘dunia roh’, namun ini hrs diimbangi dg memiliki kesaksian hidup yg baik di dlm kita berkomunitas dan bermasyarakat scra umum.
Ananias seorg yg saleh, hidup sesuai dg hukum Taurat sebagaimana seharusnya seorg Yahudi hidup. Istilah zaman skrg, Ananias pny kerohanian yg baik dan dewasa, namun dia jg mampu hidup bermasyarakat dg baik, shga dia punya nama baik dan disukai lingkungannya, pny reputasi yg bagus. Bnyk org yg kelihatannya rohani, tp kalau bcra mudah menghakimi, menyakiti perasaan org lain, tdk menepati janji, tdk mau bergaul dg masyarakat umum, tdk peduli dg kesusahan org lain, dsbnya. Tentu ini sesuatu yg tdk baik, membuat org lain trauma terhadap org Kristen.
Menjd Kristen bkn berarti menjd org yg ‘eksklusif’ atau lebih baik dr org lain. Dlm hal berbuat baik, mgkin org yg bkn Kristen bahkan seorg yg ‘atheis’ bs lebih baik melakukannya dr kita. Menjd Kristen bkn berarti menutup diri terhadap lingkungan, tp kita hrs menutup diri dr pergaulan yg buruk, kita hrs memberi dampak positif bagi komunitas kita.
Apakah dlm komunitas, kita disukai atau dibenci? Koreksi diri kita sendiri. Kita bcra ttg kasih tp justru kita membw perpecahan, kita bcra ttg Tuhan, tp kelakuan kita ‘setan’. Melihat org lain susah, kita cm komentar tp tdk menolong