DI 06012016
Galatia 5:25-26 NKJV
If we live in the Spirit, let us also walk in the Spirit.
Let us not become conceited, provoking one another, envying one another.
Jika kita hidup di dalam Roh, biarlah kita juga berjalan di dalam Roh.
Biarlah kita tidak menjadi sombong, menghasut satu dengan lainnya, mendengki satu dengan lainnya.
Zaman ini org salah memahami ttg hidup di dlm Roh, kalau seseorg bs berbahasa lidah, bisa bernubuat, punya karunia Roh, bs berdoa, dsbnya, itu sdh dianggap bhw org itu penuh Roh Kudus dan hidup di dlm Roh. Rasul Paulus memberi pelajaran yg berbeda, org yg hidup di dlm Roh itu org yg tdk sombong, tdk menghasut dan tdk mendengki. Kalau bs disimpulkan, org spt ini org yg penuh dg damai sejahtera.
Sdh bkn rahasia lagi kalau para ‘pendeta’ dr berbagai gereja, denominasi, sinode yg berbeda berkumpul utk memilih seorg pemimpin di antara mereka, dlm rapat timbul pertengkaran, menjelekkan hamba Tuhan lain, ancam mengancam. Bkn rahasia lg ada pengusaha Kristen yg tipu sana sini, tdk jujur, dsbnya. Ada apa sbnarnya? Pdhal di gereja semuanya terlihat ramah, santun, bs dipercaya, dsbnya.
Tdk semua org Kristen itu hidup di dlm Roh. Mereka sekedar beragama, sekedar mencari keuntungan dg label ‘Kristen’, sesungguhnya mrka tdk mau taat pd Firman Tuhan, dengar khotbah tp tdk mengerti dan sekedar dengar saja. Selalu cari gara-gara, bikin gosip sana sini, senang lihat org ribut, senang lihat org gagal. Beragama Kristen tapi tdk percaya Tuhan Yesus.
Bersyukur masih bnyk org yg benar-benar hidup dlm Roh, masih bnyk pendeta yg punya integritas, jujur, tdk cari keuntungan, masih bnyk pengusaha Kristen yg jujur dan bs dipercaya, masih bnyk org Kristen yg cinta damai, tdk sombong dan taat pd Firman Tuhan. Apa yg kita perbuat, kita akan menerima upahnya dr Tuhan. Kita lakukan yg buruk, upah kita jg hal yg buruk, kita lakukan yg baik, upah kita jg hal yg baik. Jika kita ingin mengalami hal yg baik, lakukanlah yg baik