DI 12012016
Yosua 2:13
bahwa kamu akan membiarkan hidup ayah dan ibuku, saudara-saudaraku yang laki-laki dan yang perempuan dan semua orang-orang mereka dan bahwa kamu akan menyelamatkan nyawa kami dari maut.”
Rahab seorg perempuan sundal/PSK, namun ternyata dia peduli dg nasib keluarganya, dia memohon pd 2 pengintai Israel utk tdk turut membinasakan dia dan keluarganya saat mrka akan menyerang Yerikho.
Apa yg ada di pikiran kita ttg seorg PSK/pelacur? Tentu lebih ke arah negatif, padahal tdk semua dr mrka itu menjalani profesinya krna menyukainya, sebagian krna faktor ekonomi, sebagian krna kehilangan citra diri, dsbnya. Kisah Rahab ini menunjukkan bhw dr org yg kita pandang negatif, ternyata punya kepedulian besar terhadap nasib keluarganya.
Kepedulian pd nasib keluarga adalah bukti dr kasih kita, tdk mgkin org yg mengaku mengasihi Tuhan tapi dia tdk mengasihi sesamanya, terlebih tdk mengasihi keluarganya. Apa yg kita perbuat akan berpengaruh terhadap nasib keluarga kita. Kita hidup bejad dan nakal maka nama baik keluarga jd tercemar, malu dan membuat keluarga kita dicemooh oleh lingkungannya. Ayah yg gemar berjudi dan menkonsumsi narkoba akan membuat keluarganya melarat krna harta pribadi dan keluarganya habis utk berjudi dan narkoba.
Sebaliknya, prestasi dr anggota keluarga akan membuat semua isi keluarganya bangga dan dipuji. Perbuatan baik orgtua akan membuat lingkungannya menghargai keberadaan anak-anak mereka. Baik atau buruk yg kita buat, keluarga turut menikmati ‘buah’nya.
Terlebih lg sbg org Kristen, nama Tuhan Yesus akan terpengaruh oleh perbuatan yg kita lakukan. Tdk sedikit org mencemooh nama Tuhan krna perbuatan org Kristen yg tdk terpuji. Krna itu sadarlah bhw yg kita perbuat bkn hanya mempengaruhi nama baik kita saja, tp juga nama baik keluarga dan jg Tuhan.
Perhatikan nasib keluarga apapun kesibukan yg kita jalani. Materi tdk cukup membuat mrka bahagia. Perhatian dan kasih sayang itu yg penting