Permintaan Berlebihan

DI 26012016

Matius 20:22
Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: “Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta …

Sbg Bapa Yangbaik, Dia senang kita sbg anak-anak-Nya mengajukan bnyk permintaan, ini hal yg wajar tentunya. Tapi Tuhan ingatkan ayat ini agar kita jgn mengajukan permintaan yg ‘lebay’ atau berlebihan.

Ada bbrpa permintaan kita yg langsung bs disetujui dan dipenuhi Tuhan, misalnya saja minta diberkati, minta dipenuhi kebutuhan kita, minta solusi atas masalah kita, dsbnya. Tapi ada jg permintaan yg langsung ditolak Tuhan, yaitu permintaan yg tdk sesuai dg Firman Tuhan, permintaan yg sifatnya mencobai Tuhan, dsbnya. Permintaan yg ujungnya membahayakan hidup kita pasti jg Tuhan tolak.

Ada jg permintaan kita yg dipertimbangkan Tuhan, mgkin krna belum waktunya utk kita terima, ada hal-hal yg perlu dikoreksi, dsbnya. Bukan berarti Tuhan menolaknya, tp menunggu wkt yg tepat. Kita hrs sabar menanti Tuhan memberikan jwban doa kita.

Mintalah apa yg bkn sekedar memanjakan nafsu kita semata, boleh minta ini dan itu, tapi jgn utk dinikmati sndrian, apalg utk pamer dan membuat kita sombong nantinya. Jgn juga merasa ‘sok dekat’ dg Tuhan, ingatlah bhw sedekat apapun kita dg Tuhan, Dia tetap Raja dlm hidup kita, hrs tetap menghormati dan tunduk pd otoritas Tuhan.

Kalau permintaan kita berlebihan lalu ditolak Tuhan, jgn paksakan diri mengusahakannya sndri. Kita tetap memaksa pilihan kita utk direalisasikan, hingga akhirnya kita menderita dan mengalami bnyk kerugian. Ini tindakan nekad dan bodoh, apa yg dilarang Tuhan pasti itu tdk baik bagi kita. Akibat kita tanggung sndri, penyesalan tdk akan mengubah keadaan. Lebih baik tunduk pd keputusan Tuhan drpd menyesal pd akhirnya. Kita tdk mahatahu, hanya bs memprediksi atau membuat perkiraan, jgn percaya diri scra berlebihan.

Mintalah apa yg baik, bermanfaat, ujungnya kebahagiaan dan memuliakan nama Tuhan. Tuhan sdh merancangkan yg terbaik utk hidup kita, selebihnya Dia sediakan bnyk ‘bonus’

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.