Cari-Cari Kesalahan

DI 10072014

Daniel 6:4
Kemudian para pejabat tinggi dan wakil raja itu mencari alasan dakwaan terhadap Daniel dalam hal pemerintahan, tetapi mereka tidak mendapat alasan apa pun atau sesuatu kesalahan, sebab ia setia dan tidak ada didapati sesuatu kelalaian atau sesuatu kesalahan padanya.

Daniel org yg setia dan pny integritas, tp toh tetap masuk dlm gua singa. Dimana pembelaan Tuhan?

Berjalan dg Tuhan itu ‘ngeri-ngeri sedep’ kata seorg hamba Tuhan. Memang spt itu kenyataan hidup ini. Knpa Daud yg sdh diurapi sbg raja malah jd buronan kerajaan? Knpa Daniel yg setia pd kerajaan ingin disingkirkan? Knpa org benar terkena musibah? Jwbannya adalah : itu skenario Tuhan.

Dlm pertandingan sepakbola, selain strategi teknis bermain bola, ada kalanya diterapkan strategi ‘psikologis’ yaitu sengaja memancing emosi pemain lawan spya akhirnya berbuat kesalahan yg bs mengakibatkan dia dihukum wasit, paling parah diberi ‘kartu merah’ dikeluarkan dr arena pertandingan hingga dihukum FIFA.

Hidup benar bkn jaminan kita bebas dr masalah, org lain selalu mencari ‘celah’ kita. Dan kadang-kadang Tuhan biarkan org lain menemukan celah itu dan membuat kita jd ‘gerah dan takut’. Knpa dibiarkan? Itu skenario Tuhan. Spt film kebanyakan : jagoan biasanya kalah duluan tp akhirnya menang.

Tuhan melihat lebih jelas situasi kita karena Dia melihat ‘dari atas’. Spt melihat situasi perang dr atas bukit, bs terbaca strategi dan bs atur strategi utk memenangkan peperangan. Dlm hal iman mgkin berlaku rumusan ini:

“Jangan terlalu yakin dg apa yg terlihat matamu, mata Tuhan melihat yg tdk terlihat matamu, lihat apa yg Tuhan lihat.”

Awalnya mgkin ‘ngeri’ tp percayalah akhirnya ‘sedep’. Selama dlm kendali Tuhan, yg ‘ngeri’ mgkin terjadi namun pasti Tuhan melindungi org yg dikasihi-Nya. Biarkan ‘Goliat’ berkoar-koar, Tuhan sediakan ‘Daud’ utk membungkamnya. Mgkin hrs masuk ‘dapur api dan goa singa’ namun Tuhan luputkan. Tuhan pegang kendali.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.