DI 27072020
Kisah Para Rasul 2:40 KJV
And with many other words did he testify and exhort, saying, Save yourselves from this untoward generation.
- Dan dengan banyak perkataan lain dia bersaksi dan mendesak, berkata: “Selamatkan dirimu dari generasi yang bengkok ini.”
Peristiwa pencurahan Roh Kudus pd hari raya Pentakosta berdampak pd pemberitaan Injil secara besar-besaran yg menghasilkan pertobatan, kira-kira 3000 org memutuskan utk dibaptis.
Ada 2 kata yg hilang dlm terjemahan bahasa Indonesia di Kisah Para Rasul 2:31 yaitu: “… gladly received his words were baptized …” Gembira menerima perkataan Petrus dan para rasul lainnya. Injil diberitakan dan diterima dg senang hati, tentu ini jg hasil karya Roh Kudus pd wkt itu. Salah satu kalimat yg disampaikan ada dlm ayat yg kita baca, bkn hanya disampaikan dg penuh Roh Kudus, tp jd dg sebuah ‘desakan’ yaitu memohon dg sangat utk segera dilakukan dg sebuah alasan yaitu selamatkan diri dr generasi mrka yg ‘bengkok’, generasi yg hanya tahu ttg hukum Tuhan tp menyimpang dlm prakteknya, mengasihi Tuhan hanya di bibir saja, tdk keluar dr hati.
Tuhan pasti membedakan org benar dg org fasik, Nuh dan keluarga, Lot dan keluarganya jg, serta penduduk Niniwe di zaman Yunus hidup, adalah contoh-contoh penyelamatan Tuhan dr murka yg akan Dia turunkan ke atas org-org berdosa. Bertobat dan dibaptis bknlah sekedar utk menjd Kristen dan bs masuk surga, tp itu sebuah tindakan penyelamatan diri dr murka Tuhan yg akan turun di saat yg Dia telah tentukan. Artinya stlah dibaptis maka tdk boleh lg berpaling dan mengikuti cara hidup yg penuh dosa, hrs hidup dlm hukum Tuhan dan tdk menyimpang ke kanan atau ke kiri. Dibaptis tp kemudian hidup scra fasik justru ujungnya adalah kebinasaan.
Kita yg sdh dibaptis jgn lg hidup dlm cara yg lama, jgn dikuasai lg oleh dosa dan keinginan daging kita, hiduplah sbg manusia baru yg telah diperbaharui oleh Tuhan.