Cukup Taat Saja

DI 27092014

Ulangan 4:2 The Message
Don’t add a word to what I command you, and don’t remove a word from it. Keep the commands of God , your God, that I am commanding you.

Jangan menambahkan sebuah kata pada apa yang aku perintahkan kepadamu, dan jangan menghilangkan sebuah kata daripadanya. Pelihara perintah-perintah Tuhan, Tuhanmu, yang aku perintahkan kepadamu.

Musa menjadi ‘wakil’ Tuhan utk memerintahkan bangsa Israel utk mentaati apa yg Tuhan suruh mereka lakukan dan diberi catatan penting: jangan ditambahi atau dikurangi isi perintah-Nya.

Kalau kita menambahi sesuatu, itu karena dirasa kurang (menurut penilaian kita). Menambahi sesuatu bisa mengubah subtansi atau keadaan yg sebenarnya shga perubahan ini melenceng dr yg seharusnya. Menambahi sebuah kata pd Firman Tuhan maka maknanya bs berubah dan kita bs salah mengerti.

Mengurangi kata atau bahkan menghilangkan sebuah kata pd Firman Tuhan biasanya dilakukan krna kita merasa tdk sanggup melakukannya. Dimodifikasi sedemikian rupa shga kita seolah-olah mampu melakukannya namun sebenarnya yg kita lakukan bknlah Firman Tuhan tapi ‘firman diri kita sendiri’.

Waspadalah bhw ternyata bnyk pengajaran yg katanya berdasarkan Alkitab namun pd kenyataannya sdh dicampuri oleh ‘hikmat dunia dan hikmat pribadi’. Tujuannya jelas yaitu bkn utk kemuliaan Tuhan tapi utk keuntungan diri sndri dan mempopulerkan diri sndri. Mengadakan seminar dg menjanjikan pemahaman Alkitab namun ternyata isinya hikmat diri sndri. Membuat diri populer spya banyak ‘fans’ dan sponsor, bkn Tuhan yg jadi fokus tp dirinya sndri.

Lakukanlah apa yg Tuhan perintahkan walau mgkin sulit dan bnyk hambatannya. Tuhan pasti beri kita kesanggupan utk bs taat namun itu hrs dimulai dr diri kita sendiri yg mau taat. Jgn kita meremehkan perintah-Nya, meskipun itu hal yg sederhana tp yg Tuhan nilai adalah ketaatan kita, tdk menambahi atau mengurangi, tepat spt yg Tuhan kehendaki, ini salah satu bentuk hormat kita pd Dia.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.