Jagalah Dirimu

DI 23102014

I Yohanes 5:18 NKJV
We know that whoever is born of God does not sin; but he who has been born of God keeps himself, and the wicked one does not touch him.

Kita tahu bahwa siapapun yang dilahirkan Tuhan tidak berbuat dosa; tapi dia yang telah dilahirkan Tuhan menjaga dirinya sendiri, dan si jahat tidak menyentuhnya.

Kita semua yg percaya dan telah dibaptis, menjadi anak Tuhan, anak itu hasil dr sebuah kelahiran, anak berasal dr ayah dan ibunya. Ciri org yg ‘dilahirkan’ Tuhan adalah tdk berbuat dosa. Namun kenyataannya justru semua org yg telah dibaptis masih berbuat dosa. Apa ayat ini salah?

Ciri anak Tuhan dlm ayat ini adalah menjaga dirinya sendiri, dan inilah caranya utk kita mampu tdk berbuat dosa. Bgmna cara menjaganya?

Sewaktu seorg anak msh di dlm kandungan ibunya, dia tdk bs berbuat apa-apa, apapun makanan yg dimakan ibunya, gizinya terserap oleh si bayi. Ini yg dimaksud kita tinggal di dlm Tuhan spt seorg bayi ada di dlm perut ibunya.

Kemudian si bayi dilahirkan ke dunia, dlm tubuhnya ada DNA kedua org tuanya, ada sifat bawaan bahkan penyakit bawaan jika penyakit itu penyakit turunan. Darah org tuanya ada di dlm tubuhnya. Ini yg dimaksud Tuhan tinggal di dlm kita, ada Firman Tuhan dlm hidup kita, ada ‘DNA’ dan sifat Tuhan yg tertanam dlm hidup kita.

Lalu mengapa kita masih terus berbuat dosa pdhal sdh ‘dilahirkan kembali’ oleh Tuhan?

Seorg bayi ada dlm proteksi ibunya, si bayi tdk bs menolak apapun yg masuk dlm tubuhnya selama dlm kandungan, tdk pernah kita dengar bayi dlm kandungan protes dan marah-marah krna ibunya makan makanan yg tdk dia suka. Tapi ketika bayi dilahirkan, bertumbuh jd anak-anak, sdh bs protes dan marah jika tdk suka dg makanan yg ada.

Kalau kita menolak Firman Tuhan, krna merasa tdk cocok dg cara kita berpikir, itu spt kita merobohkan sendiri benteng perlindungan Tuhan atas hidup kita. Apalg jika tdk suka dg Firman Tuhan, itu sama dg membuka celah utk kita berbuat dosa.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.