Tunjukkan Kasih Itu

DI 01112014

1 Petrus 1:22 NLT
You were cleansed from your sins when you obeyed the truth, so now you must show sincere love to each other as brothers and sisters. Love each other deeply with all your heart.

Kamu dibersihkan dari dosa-dosamu ketika kamu mentaati kebenaran, sehingga kamu sekarang harus salingĀ  menunjukkan kasih yang tulus/sungguh-sungguh sebagai saudara laki-laki dan saudara perempuan. Saling mengasihi dengan sangat dengan segenap hatimu.

Tanda org yg menerima pengampunan dosa adalah mempraktekkan kasih pada sesama. Bukan sekedar merasa tenang dosa telah diampuni, tapi sbg respon kita akan sebuah pengampunan adalah mempraktekkan kasih.

Bnyk peristiwa yg menyedihkan kita dengar, ada org yg bunuh diri terjun dr lantai atas mall, lompat dr lantai atas apartemen, tempat parkir, dsbnya. Ada jg org yg akhirnya mengalami gangguan jiwa krna beban hidup yg sangat berat, dan bnyk cerita lainnya.

Mengapa mrka melakukan itu? Alasan utama krna mrka ‘menutup diri’ krna tdk menemukan kasih di lingkungan mereka. Tdk mrka temukan org yg mau peduli dg mrka, mrka justru disakiti dan dikhianati, direndahkan dan dipermalukan.

Kita senang dg org-org yg membuat kita bahagia dan menyenangkan, tp kita ‘menjauhi’ org yg sdg berbeban berat, tdk mau jd pendengar yg baik, tdk mau ‘meminjamkan bahu’ kita utk mrka menangis mengeluarkan keluh kesahnya, tdk mau tahu. Maaf, kita bukan tdk bs peduli, tp justru tdk mau.

Kasih itu bkn sebuah wacana belaka, bukan sekedar sesuatu yg ada dlm bayangan, kasih itu nyata, sama spt Tuhan itu nyata. Kasih yg sebatas dlm gedung gereja adalah kasih yg terbatas, kasih yg kadang ‘basa basi’ walau sbnarnya bnyk yg tulus. Kasih hrs nyata dlm keseharian kita.

Setiap org ada waktunya ‘tdk berdaya’, karakter aslinya muncul, saat mereka menyenangkan, kita dekat dg mrka, tp ketika mrka sdg dlm ‘lembah kelam’, maukah kita mendampingi mrka melewatinya? Kasih bkn sekedar kata-kata, tp perbuatan jg.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.