DI 23122014
Efesus 6:2-3 NKJV
“Honor your father and mother,” which is the first commandment with promise: “that it may be well with you and you may live long on the earth.”
“Hormati ayah dan ibumu.” yang mana ini adalah perintah pertama dengan janji: “bahwa itu akan menjadi baik denganmu dan kamu boleh hidup lama di bumi.”
Kmren kita mempetingati Hari Ibu, dan sebuah pepatah atau mgkin sebuah paham dari kepercayaan tertentu berkata : surga ada di bawah telapak kaki ibu. Pepatah ini mengingatkan utk jgn ‘kualat’ krna berlaku tdk sepantasnya pd ibu.
Bgmna kita sbg org Kristen menilainya, ternyata pepatah atau paham ini bertentangan dg kebenaran Firman Tuhan, walaupun mgkin maksud dr pepatahnya sama yaitu menghormati ibu kita.
Pertama, seorg ibu tetaplah manusia biasa, bkn Tuhan, urusan masuk surga tdk ada kaitannya dg menghormati org tua, dlm hal ini menghormati ibu kita. Masuk surga itu bila nama kita tercatat dlm Kitab Kehidupan. Menghormati ibu bkn penentu pasti masuk surga, jd hati-hati dlm memahami ini. Apa dasar kebenarannya?
Baca ayat di atas, kalau menghormati ibu, pengaruh atau efeknya hanya sampai hidup di bumi : keadaan kita jd baik dan berumur panjang di bumi. Firman Tuhan jgn dilebihkan jg jgn dikurangi kebenarannya. Hidup bahagia di bumi: hormati ibu kita, mau hidup bahagia di surga: hormati Tuhan dan pastikan nama kita tercatat dlm Kitab Kehidupan.
Jgn kita menjadikan ibu kita sbg ‘pengganti’ Tuhan. Malaikat saja yg menghuni surga menolak disembah manusia, kalau menganggap manusia spt Tuhan, itu sdh masuk kategori penyembahan berhala. Jgn ‘meng-tuhankan’ ibu kita, dia hanya manusia biasa. Memang kedudukan ibu kita ada di atas kita, artinya ibu kita punya otoritas sbg orgtua atas kita sbg anaknya, kita hrs taat pd ibu, tp tentu kalau yg diperintahkan bertentangan dg firman Tuhan, kita hrs lebih taat pd Tuhan drpd pd manusia.
Hormati ibu kita dg selayaknya, tp jgn melampaui batasan yg dibolehkan Tuhan.