Akhiri Dengan Baik

DI 29122014

Galatia 3:3 NKJV
Are you so foolish? Having begun in the Spirit, are you now being made perfect by the flesh?

Apakah kamu begitu bodoh? Telah memulai di dalam Roh, apakah kamu sekarang menjadi dibuat sempurna oleh daging?

Peristiwa hilang kontaknya pesawat AirAsia kemarin (28/12) tentu mengejutkan khususnya bagi pihak keluarga para penumpang penerbangan itu. Ini terjadi di H-4 sebelum 2015, sepertinya kita bisa menarik pesan Tuhan dr peristiwa ini.

Para penumpang sdh menjalani tahun 2014 dr awal hingga kemarin dg baik, semua aktivitas sesuai harapan mungkin, namun karena memilih pergi ke Singapura dg maskapai ini, terjadilah peristiwa kemarin. Seandainya memilih maskapai yg lain, mgkin beda ceritanya, hr ini semua sdh di Singapura. Ada jg penumpang yg kmrin terlambat dtg sehingga terhindar dr peristiwa kemarin.

Kita tdk tahu apa yg akan terjd tahun 2015 nanti, akan ada bnyk pilihan yg hrs kita pilih, pesan Tuhan adalah: Jangan salah dlm memilih apapun dan jgn salah dlm memutuskan apapun. Libatkan Tuhan, jgn andalkan kehebatan diri sndri atau org lain. Setiap pilihan mengandung resikonya masing-masing, salah pilih akan membawa kita pd penyesalan yg dalam.

Secanggih apapun pesawat, yg namanya buatan manusia bs saja ‘rusak’ atau gagal berfungsi, blm lg faktor di luar kuasa manusia yaitu baik buruknya cuaca. Dlm hidup kitapun akan berhadapan dg faktor di luar diri kita, ini hrs membuat kita sadar: kita tdk dpt berjalan sendiri, butuh Tuhan bersama kita.

Bnyk hambatan, tantangan dan hal yg tdk terduga yg akan kita hadapi tahun 2015, jalani bersama Tuhan dan jg akhiri bersama Tuhan. Jgn diawali di dlm Roh kemudian kedagingan yg justru dominan menguasai kita. Kalau keadaan baik, jgn lupakan Tuhan, jgn sombong dan merasa hebat, tanpa Tuhan kita bukan apa-apa.

Terlebih lagi, jgn yg awalnya kita diberi anugerah keselamatan dan masuk surga justru di akhir hidup kita, malah kita meninggalkan Tuhan, masuk neraka.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.