Kelola Taman Edenmu

DI 03022015

Kejadian 2:15 NKJV
Then the Lord God took the man and put him in the garden of Eden to tend and keep it.

Kemudian TUHAN membawa manusia itu dan menempatkannya di dalam taman Eden untuk merawat dan menjaganya.

Tujuan Tuhan menciptakan manusia bukanlah untuk sebuah pernikahan, tapi awalnya untuk mengelola sebuah taman yaitu Taman Eden. Dan ini yg hrs kita sadari dlm hidup kita: Hawa diciptakan Tuhan untuk menolong Adam mengelola Taman Eden.

Setiap kita telah Tuhan sediakan masing-masing sebuah ‘taman Eden’ utk kita kelola. Apa ‘taman Eden’ kita? Sesuatu yang Tuhan rancangkan sebagai sebuah ‘profesi utama’ yang menjamin kelangsungan hidup kita. Bisa diartikan sebagai ‘mata pencaharian’ utama kita. 2 hal yg hrs kita perhatikan dan lakukan terhadap ‘taman Eden’ kita : merawat dan menjaganya.

Setiap org punya ‘profesi utama’nya sendiri, dia dikenal dr profesinya, apakah itu sbg pengusaha, karyawan, politikus, guru, dsbnya termasuk yg mereka yg jd pemimpin rohani, itu jg profesi utamanya. Tuhan percayakan dan telah merancangkan ‘profesi utama’ kita utk menjamin kelangsungan hidup kita, spt Dia merancang Taman Eden, ada pohon buah-buahan yg bs dimakan buahnya, maka ‘taman Eden’ kita jg sbnarnya telah Tuhan rancang dg menyediakan ‘pohon buah-buahan’ yaitu sumber penghasilan yg bs kita nikmati hasilnya. Tapi hrs dikelola dg baik spya trs bs menghasilkan.

Tdk bs taman Eden Adam kelola sndri, maka Hawa diciptakan utk membantu Adam, maka kita hrs sadar bhw pasangan hidup yg Tuhan tetapkan bagi kita, dialah yg pasti bs menolong kita mengelola ‘taman Eden’ yg Tuhan percayakan, jd sebuah pernikahan hanya sebuah bagian kehidupan, bkn yg utama. Pasangan hidup yg dr Tuhan pny kapasitas utk menolong pasangannya, istilah dunia bilang: bawa ‘hoki’ atau keberuntungan. Dipasangkan Tuhan, bkn atas dasar pilihan sndri krna hasrat hati.

Sudahkah kita tahu apa ‘taman Eden’ kita? Masih ‘gonta-ganti’ profesi utama? Tanya Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.