Dikeluarkan Tuhan

DI 11032026

Yohanes 13:31, 34-35
Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: “Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia.
Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

Perintah utk saling mengasihi pd seluruh murid, muncul setelah Yudas pergi, pdhal dia jg termasuk 12 murid utama, jadi apa makna di balik peristiwa ini?

Pertama, Yesus sdh tahu bhw nanti ketika semua peristiwa kematian & kebangkitan diri-Nya, Yudas Iskariot tdk lagi tergolong di antara para murid-Nya. Dia Mahatahu & apa yg akan Yudas Iskariot alami, semua itu ada dlm kemahatahuan Dia. Buat apa berpesan utk org yg akan segera mati? Ini alasan mengapa perintah utk mengasihi satu sama lain hanya diberikan kepada 11 murid saja, Yesus tahu Yudas Iskariot pd akhirnya mati bunuh diri dan tdk lagi jadi bagian dr para rasul. Tuhan berfirman bkn utk org yg tidak menghormati firman-Nya: “Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu (Matius 7:6).

Kedua, Yesus tahu nantinya para rasul ini akan mengalami pergesekan ketika nanti mereka melayani: Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah dan Barnabas membawa Markus juga sertanya berlayar ke Siprus. Tetapi Paulus memilih Silas, dan sesudah diserahkan oleh saudara-saudara itu kepada kasih karunia Tuhan (Kisah Para Rasul 15:39-40). Kasih itu penting untuk tetap mengikat hubungan mereka sebagai para rasul yg diutus Tuhan. Pergesekan yg terjd jgn sampai berujung perpecahan dlm gereja mula-mula. Yang diutamakan bkn ego atau gengsi, tetapi kerendahan hati yg mengingatkan bhw mereka itu pemimpin sekaligus hamba dr Kristus, hrs bersikap penuh kasih dan memberi teladan.

Kita jg hrs saling mengasihi, bukan hanya satu pihak yg mengasihi, supaya apapun yg terjadi, tetap ada dlm kesatuan, selalu ada ketaatan pd Kristus.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.