Bertemu Dengan Kebenaran

DI 13032026

Kisah Para Rasul 16:13-14 ILT3
Dan pada hari Sabat kami pergi ke luar kota, ke tepi sungai, yang diduga ada tempat berdoa. Kemudian sambil duduk, kami berbicara kepada para wanita yang berkumpul.
Dan, seorang wanita dengan nama Lidia, seorang pedagang kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Elohim, yang telah YAHWEH buka hatinya untuk memberi perhatian pada apa yang dibicarakan oleh Paulus, tekun mendengarkan.

Tokoh wanita yg disebut namanya dalam Alkitab, biasanya pny satu keistimewaan, jika tidak, yg diinfokan hanya dia seorang perempuan tapi namanya tdk disebutkan.

Siapa itu Lidia? Mengutip dr Ensiklopedia Alkitab, Lidia itu seorang wanita dr Tiatira di Lidia, yg di Filipi menjadi murid Paulus yg mula-mula bertobat di Eropa. Mungkin dia ini seorg janda atau tidak menikah, Ia ialah penganut agama Yahudi, yg terlibat dlm doa-doa dan penyucian pd hari Sabat di tempat di tepi sungai. Dia non Yahudi. Dlm ayat ini disebutkan bhw dia akhirnya mendengar ttg Injil dan kemudian dirinya dibaptis. Hal yg menarik adalah Tuhan yg membuka hatinya shga memperhatikan apa yg Paulus beritakan ttg Injil, sehingga dia menjd percaya. Ini hal yg penting utk diingat bhw pemberitaan Injil hrs disertai dgn penyertaan Tuhan shga org bertobat dan memberi diri dibaptis. Tuhan bekerja dlm pemberitaan Injil.

Membuat orang tertarik mau mendengar ttg Injil itu tdk mudah, apalagi mereka yg sdh terbiasa hidup dlm dosa. Tantangan di zaman ini adalah bgmna org-org muda berusaha untuk menerima Alkitab sebagai kebenaran dilihat dari sisi logika manusia. Yg tdk masuk logika itu tdk layak diakui & dipercaya, inilah pikiran kebanyakan orang di zaman ini. Kalau hrs masuk logika, apa artinya Tuhan? Bukankah Tuhan Pencipta manusia? Berarti Dia yang menciptakan logika jg, bukankah aneh kalau Pencipta hrs masuk logika? Jadi pemikiran seperti itu jelas hanyalah sanggahan yg lucu dan menyesatkan pikiran kita. Kuasa Tuhan yg tanpa terbatasi akan membuat semua yg dilakukan dlm penginjilan ini menjd suatu yg efektif menyentuh roh, hati dan pikiran manusia, sehingga bs bertobat & percaya.

Penginjilan tanpa campur tangan Tuhan, hanya suatu kegiatan biasa yg tdk pernah menghasilkan pertobatan, libatkan Tuhan dan andalkan Tuhan.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.