Setiap Orang Akan Diuji

DI 27022015

Daniel 3:24
Kemudian terkejutlah raja Nebukadnezar lalu bangun dengan segera; berkatalah ia kepada para menterinya: “Bukankah tiga orang yang telah kita campakkan dengan terikat ke dalam api itu?” Jawab mereka kepada raja: “Benar, ya raja!”

Sebelumnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego menerima anugerah diangkat sebagai pejabat pemerintah atas permintaan teman mereka, Daniel pada raja Nebudadnezar. Ini anugerah, tidak buat sesuatu tapi terima yg baik.

Tapi setelah menerima anugerah lantas tak berarti semuanya baik-baik saja, setiap org akan mengalami ujian atas kelayakannya menyandang sebuah kepercayaan. Mereka bertiga akhirnya diuji kelayakannya oleh Tuhan melalui rencana yg dibuat Nebukadnezar. Setelah diuji ternyata mereka lulus dan menerima kepercayaan yg lebih besar lagi.

Dlm hidup kita ada anugerah yg kita terima, kita nikmati lalu kita kelola. Ibaratnya kita diberi selengkap bahan bangunan, mau kita bangun di atas tanah atau pasir, setelah bangunannya jd, Tuhan sengaja mengirimkan ‘badai dan banjir’ utk menguji kokoh tidaknya bangunan yg kita dirikan. Akan nampak jelas yg kita bangun itu benar atau salah.

Demikian jg dengan berkat, bisa saja justru itu ujian yg Tuhan spya terlihat apakah kita pantas atau tidak dipercayakan mengelola yg lebih besar dr sblumnya. Jgn gembira dahulu, krna mgkin saja kita baru saja masuk dlm pengujian Tuhan. Kalau kita tdk lulus ujian, semuanya Tuhan ambil kembali dr tangan kita. Hanya ada 2 akibatnya: dapat yg lebih baik atau hilang sama sekali.

Jgnlah berkat berubah menjd jerat bagi diri kita, kelola dg baik dan penuh tanggung jawab, berkat bkn utk memuaskan keinginan pribadi, tp ada sesuatu yg Tuhan ingin kita lakukan melalui berkat yg Tuhan berikan. Jgn kita terlena oleh anugerah, jgn langsung berpikir kita sdh ‘bagus’ di mata Tuhan. Berkat bknlah satu-satunya bukti kita berkenan di mata Tuhan. Hati-hati. Kaya bkn berarti Tuhan berkenan, jgn sombong dan terlena.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.