Yesus Berdoa Kepada Tuhan?

DI 17072026

Yohanes 17:1
Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: “Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.

Banyak kalangan mempertanyakan tentang pasal ini: Yesus itu Tuhan, koq berdoa pada Tuhan? Sesuatu yg sebenarnya mudah utk dipahami.

Hal awal yg hrs dipahami dulu adalah bhw Yesus dan Bapa adalah satu: “Aku dan Bapa adalah satu.” (Yohanes 10:30). Percakapan yg terjadi bs kita perbandingan ketika Tuhan menciptakan bumi dan yg lainnya dlm kitab Kejadian 1 dan 2. Pemahaman ttg Yesus dg Bapa adalah satu mgkin bs kita ilustrasikan seperti melihat 2 sisi uang asli, melihat sisi satunya saja sudah bisa kita kenali uang itu uang dgn nominal 50 ribu misalnya. Melihat Yesus berarti jg melihat Bapa: “Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami (Yohanes 14:9). Kalau hanya melihat rupa Yesus dlm rupa seorang manusia, maka kita hanya menganggap Dia hanya manusia biasa saja, tapi bukankah Ia bkn manusia biasa?

Doktrin ttg Yesus itu 100% manusia jg 100% Tuhan agaknya hrs dikoreksi: “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kpd orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu km mendengarnya.(Lukas 4:18, 21). Yesus itu Roh-Nya adalah Roh Tuhan, tubuh raganya memang tubuh biasa sama spt manusia lainnya. Kalau ada yg bertanya knpa Yesus berdoa pd Bapa? Ini karena di saat itu Dia sdg datang ke dunia lewat jalur kelahiran seorg manusia, tentu unsur tubuh manusia dari Yesus ini yg membedakan Dia dgn Bapa, dan Yesus adalah Anak Manusia, Roh Tuhan yg tinggal dlm tubuh manusia. Di dlm Yohanes 4:24 tertulis: Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Org bnyk bertanya ttg ketuhanan Yesus, ini tentu hrs kita sikapi dgn bijak, perdalam trs pengetahuan kita ttg Alkitab, ditambah dgn pencerahan Roh Kudus saat kita belajar.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.