Melawan Iblis

DI 23092026

Yakobus 4:7
Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!

Melawan iblis? Sebagian org berpikir bahwa jgn cari gara-gara dgn iblis, nanti akan bnyk mengalami serangan dan hidup jadi susah, ya kalau bisa ‘tdk saling ganggu’ saja.

Tentu itu tdk sejalan dgn kebenaran firman Tuhan, karena dlm ayat ini kita tdk pasif dlm melawan iblis, artinya dlm kondisi yang bkn ‘tdk saling ganggu’, karena iblis selalu akan mengganggu org Kristen! Iblis hrs dilawan, bkn diajak berdamai, iblis tdk suka damai, ia suka dgn keributan dan kekacauan. Jd jika iblis mengganggu kita, lawanlah dia! Tetapi ada syaratnya yaitu tunduk pd Tuhan dulu, baru kita melawan iblis dan dia akan lari dr kita. Ingat, hanya akan lari, bukan ‘hancur’. Kpn iblis akan benar-benar dihukum? “dan Iblis, yg menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya (Wahyu 20:10). Jadi kalau ada nyanyian atau doa peperangan yg bisa menghancurkan iblis, apakah itu Alkitabiah dan benar?

Apa maknanya tunduk pd Tuhan? Artinya mudah: ada di pihak Tuhan dan takut pada Tuhan. Ada oknum org Kristen bahkan juga hamba Tuhan yg seolah-olah di pihak Tuhan tetapi sbnarnya berpijak di 2 sisi: sisi Tuhan dan sisi di luar Tuhan. Org spt ini contoh utk org yg tdk setia, tdk berani tegas berdiri di pihak siapa. Org spt ini tdk akan tenang dlm hidupnya: Sebab orang yang mendua hati tdk akan tenang dalam hidupnya (Yakobus 1:8). Jgn tanggung-tanggung, tentukan ada di pihak mana kita berada, tdk mungkin kita ada di 2 pihak di saat bersamaan. Kita bisa melawan iblis kalau kita tunduk pd Tuhan, Dia akan beritahu kita bgmna cara melawan dan mengalahkan tipu daya iblis, maka dia akan lari dr kita, tetapi dia trs berusaha utk menyerang kita kembali, utk itulah kita perlu waspada dan selalu berjaga-jaga, jangan jd lemah dan buka celah.

iblis tdk mengenal kata damai, tidak saling ganggu, dsbnya, yg dia tahu hanyalah selagi ada kesempatan dan celah, dia selalu akan mengganggu kita.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.