DI 29092026
Yohanes 21:18
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki.”
Semua kita pasti pernah muda, atau ada yg masih muda, bahkan menjelang muda, tiap tahapan kehidupan punya tantangan serta keunikan masing-masing.
Menarik ketika Tuhan memberitahukan ttg apa yg akan Petrus alami di masa tua, Dia membandingkannya dgn masa muda, satu hal yg jg patut kita renungkan. Waktu muda, kita punya keinginan dan bebas melakukan apa yang kita mau, fisik masih mendukung, teman masih banyak menemani, dsbnya, tp apakah semua org akan trs bersama kita? Kenyataannya suatu saat orgtua akan tidak bersama kita lagi, teman-teman juga punya kehidupan keluarganya sendiri, fisik tentu makin menurun staminanya, apakah sudah siap menghadapinya? Setiap tahapan yang kita jalani dalam hidup ini adalah persiapan utk masa berikutnya, masa muda akan jadi masa persiapan utk kita memasuki tahapan dewasa dan tua. Makanan yg kita konsumsi masa muda akan mulai terlihat dampak yg negatifnya saat ke depan, di sinilah penting bagi kita utk menggunakan masa muda dgn sebaik mgkin.
Waktu tdk akan kembali, masa muda nanti akan menjd sebuah kenangan: “kita pernah muda”, jgn sampai kita menyesal, bermain dgn waktu dan kesempatan. Isi masa muda kita dgn hal yg baik, menyiapkan semuanya dgn sekuat tenaga. Belajar dan bekerjalah dgn semangat, tanpa kehilangan identitas kita sbg anak Tuhan. Bertobat nanti setelah tua itu satu pemikiran yg berbahaya, apakah kita akan berumur panjang? Bgmna jika tdk ada kesempatan bertobat karena kematian datang begitu cepat? Masih brpa lama lagi orgtua ada menemani kita? Apakah suami atau istri kita jg takut akan Tuhan? Pd masa dewasa, ada hal-hal yg hrs kita hadapi sndri dan itu butuh kedewasaan emosi, moral, ini tentu dihasilkan dari masa muda yang baik. Selagi masih muda, siapkan diri sebaik yang kita bisa, supaya ke depannya, hidup bukan utk disesali, tp utk dinikmati.
Menikmati masa muda itu harus, tapi perlu tanggung jawab dan usaha menyiapkan yg perlu utk masa berikutnya, waktu tdk akan kembali.